Waspada Sindrom Biskuit Susu Mengancam Anak, Apa Itu?

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 13 Oktober 2020 | 16:22 WIB
Waspada Sindrom Biskuit Susu Mengancam Anak, Apa Itu?
Ilustrasi biskuit dan susu. (Unsplash)

Suara.com - Banyak orang mungkin akan menganggap remeh batuk, pilek, sakit tenggorokan, hingga sembelit pada anak-anak. Tapi tahukah Anda, semua gejala di atas bisa jadi merupakan gejala milk and cookie disease atau sindrom biskuit susu.

Yap, sindrom biskuit susu itu benar adanya dan bukan lelucon semata. Mengutip Times of India, Selasa (12/10/2020), sindrom ini menyerang anak-anak yang kebanyakan mengonsumsi gula dan lemak olahan yang berlebihan.

Pola makan yang tidak sehat, khususnya di malam hari, memicu sindrom ini. Bukan seperti namanya, sindrom ini tidak hanya disebabkan biskuit dan susu semata, tapi ada makanan lain yang turut berperan.

Di antaranya adalah minuman ringan, soda, jus kemasan, susu, yogurt beraroma, es krim, cokelat, dan makanan ringan yang mengandung gula. Makanan dan minuman itulah penyebab utama sindrom ini.

Pemicu terbesarnya adalah semua produk makanan mengandung susu atau kadar pengawet dan gula yang tinggi.

Mengonsumsi makanan ini sebelum tidur jadi indikasi utama, karena saat anak tidur, kandungan asam dari makanan ini yang sudah ada di lambung, akan kembali mengalir ke kerongkongan, bahkan sampai ke tenggorokan.

Dampaknya tidak seperti orang dewasa yang mengalami mulas, yang terjadi pada anak justru pilek, sesak napas, batuk atau sakit tenggorokan akibat sindrom ini.

Sindrom ini memang bisa diatasi dengan dengan mengonsumsi obat. Tapi, obat hanya menghilangkan gejala sementara, sindrom tetap akan mucul jika pola makan tidak sehat anak tidak diperbaiki.

Cara satu-satunya dan terbaik untuk menghilangkan sindrom ini adalah dengan pengurangi produk susu olahan dan makanan bergula tinggi sebelum tidur. Cara ini akan mencegah refluks asam lambung yang menyebabkan sindrom biskuit susu.

baca juga

Nah, jika anak Anda terbiasa minum susu sebelum tidur, maka pastikan berkonsultasi dengan dokter ketika mulai muncul keluhan batuk, hidung mampet, sakit tenggorokan, atau sembelit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyakit Ginjal Kronis Tingkatkan Risiko Kematian pada Pasien Covid-19

Penyakit Ginjal Kronis Tingkatkan Risiko Kematian pada Pasien Covid-19

Health | Senin, 12 Oktober 2020 | 20:34 WIB

Penyakit Genetik Langka Sebenernya Bisa Dicegah, Lalu Apa Masalahnya?

Penyakit Genetik Langka Sebenernya Bisa Dicegah, Lalu Apa Masalahnya?

Health | Senin, 12 Oktober 2020 | 16:12 WIB

Indonesia Belum Punya Laboratorium Untuk Diagnosis Penyakit Langka

Indonesia Belum Punya Laboratorium Untuk Diagnosis Penyakit Langka

Health | Senin, 12 Oktober 2020 | 13:01 WIB

Terkini

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

×