alexametrics

Tak Seajaib Namanya, Tisu Magic Malah Berefek Buruk pada Organ Intim Pria

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana
Tak Seajaib Namanya, Tisu Magic Malah Berefek Buruk pada Organ Intim Pria
Tisu magic untuk meningkatkan keperkasaan lelaki. (Shutterstock)

Tisu magic nyatanya memberikan berbagai efek pada kesehatan organ intim dan reproduksi pria.

Suara.com - Pada deretan etalase minimarket, mungkin Anda akan menemui bungkusan bertuliskan tisu magic. Tisu 'ajaib' ini nyatanya bukan sembarang tisu karena diklaim bisa meningkatkan performa seksual pria.

Melansir dari Hello Sehat, tisu magic sendiri merupakan tisu basah yang di dalamnya mengandung obat kuat untuk menunda ejakulasi dini. Tisu ini juga dianggap bisa menjaga kebersihan dan kesehatan kulit penis.

Namun menurut Kementerian Kesehatan Malaysia, tisu magic nyatanya tidak seajaib namanya. Produk ini ternyata memiliki efek samping tersendiri pada kesehatan organ initim dan kesuburan pria.

Mengutip The Sun, penggunaan tisu magic tidak aman karena dapat menurunkan jumlah sperma secara keseluruhan. Chief Operating Officer untuk Malaysian Communications and Multimedia Commission (MCMC), Mazlan Ismail mengatakan tisu magic mengandung bahan kimia seperti benzocaine dan lidocaine yang biasa digunakan sebagai anestesi dalam operasi.

Baca Juga: Jangan Terlalu Cepat, Ini Jarak Ideal Rencana Hamil Lagi setelah Melahirkan

Ilustrasi penis / Mr P lelaki. (Shutterstock)
Ilustrasi penis / Mr P lelaki. (Shutterstock)

Zat kimia ini bisa menimbulkan efek berbahaya terutama bila dioleskan ke area intim pria. Ia mengatakan, berdasarkan temuan medis sebelumnya bahan kimia dalam tisu magic bisa menghancurkan saraf dan jaringan mukosa serta membunuh sperma.

Tak hanya itu, menurut Hello Sehat, tisu magic juga mengandung alkohol tinggi yang bisa mengiritasi kulit, menyebabkan kulit kering, hingga mengelupas.

"Kadar gliserin tinggi dalam pelumas seks bukanlah pertanda baik. Gliserin dapat meningkatkan koloni jamur candida yang bisa meningkatkan risiko infeksi jamur vagina dan infeksi saluran kencing pada wanita yang rentan terhadap penyakit ini," catat Hello Sehat.

Komentar