Hari Cuci Tangan Sedunia: Terlalu Sering Justru Bisa Bunuh Bakteri Baik

Ririn Indriani

Kamis, 15 Oktober 2020 | 13:21 WIB
Hari Cuci Tangan Sedunia: Terlalu Sering Justru Bisa Bunuh Bakteri Baik
Ilustrasi cuci tangan pakai sabun. (shutterstock)

Suara.com - Hari ini, Kamis, 15 Oktober 2020 merupakan peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia. Peringatan tentang kebiasaan hidup sehat ini merupakan momentum tepat untuk mengingatkan lagi pentingnya mencuci tangan pakai sabun atau bisa juga hand sanitizer bila Anda bepergian, terlebih hingga kini masyarakat dunia masih menghadapi pandemi Covid-19.

Mencuci tangan pakai sabun diketahui ampuh untuk menekan penyebaran virus Corona Covid-19. Inilah yang menjadi alasan mengapa para ahli kesehatan selalu mengimbau agar semua orang rutin mencuci tangan pakai sabun dan air untuk mencegah virus corona Covid-19.

NHS sendiri menyarankan semua orang mencuci tangan setelah memakai toilet, mengganti popok, sebelum dan sesudah makan, setelah bersin atau batuk, sebelum dan sesudah mengobati luka dan setelah menyentuh binatang.

Perlukah Cuci Tangan Pakai Sabun Anti-bakteri?
Selain itu, ahli kesehatan juga menyarankan semua orang mencuci tangannya selama 20 detik setiap kali. Sebab, lamanya durasi ini bisa benar-benar membunuh mikroorganisme di tangan.

INFOGRAFIS: Bebas Dari Covid-19 dengan 7 Langkah Cuci Tangan
INFOGRAFIS: Bebas Dari Covid-19 dengan 7 Langkah Cuci Tangan

Namun yang menjadi pertanyaan, apakah cuci tangan pakai sabun mandi sama efektif dengan sabun khusus cuci tangan (sabun anti-bakteri)?

Louis R Guenin dari Holford Partners Curaden mengatakan tidak ada perbedaan cuci tangan menggunakan sabun khusus tangan dan sabun mandi.

"Tidak masalah bila Anda mencuci tangan pakai sabun mandi. Pastikan saja Anda mencuci tangan selama 20 detik dan menyeluruh sesuai panduan," kata Guenin dikutip dari metro.co.uk.

Situs web Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun menyarankan semua orang membersihkan tangan secara menyeluruh pakai sabun dan air atau alkohol.

Sementara itu, Dr Robynne Chutkan juga menjelaskan Anda tidak perlu mencuci tangan pakai sabun bakteri. Mengapa? Karena, sabun biasa dengan panduan cuci tangan yang sesuai sudah cukup membunuh virus.

baca juga

"Anda tidak perlu sabun dan pembersih anti-bakteri tambahan untuk melawan bakteri dan virus. Hal terpenting adalah cuci tangan pakai sabun dan air hangat secara teratur selama 20 detik," kata Robynne.

Peseda mencuci tangan di fasilitas tempat mencuci tangan untuk umum di kawasan Senayan, Jakarta, Senin (23/3). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Peseda mencuci tangan di fasilitas tempat mencuci tangan untuk umum di kawasan Senayan, Jakarta, Senin (23/3). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Bahaya Terlalu Sering Cuci Tangan 
Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa mencuci tangan secara berlebihan setiap kali merasa kotor ternyata tidak baik, karena kotoran tidak akan menyebabkan penyakit.

Penggunaan hand sanitizer, desinfektan dan cuci tangan menggunakan sabun merupakan cara untuk melindungi diri dari penularan virus corona Covid-19.

Akhirnya banyak orang berusaha sering mencuci tangan dan menggunakan hand sanitizer agar tak tertular corona Covid-19. Karena, penularan corona jenis baru ini bisa melalui tetesan cairan tubuh.

Namun, ketakutan masyarakat terhadap virus corona Covid-19 dengan cara sering mencuci tangan bukan langkah terbaik. Orang perlu mengontrol rasa takut dan khawatirnya agar tak berlebihan.

Lantas, bahaya atau risiko apa saja yang bisa muncul bila terlalu sering cuci tangan dengan sabun atau alkohol? Simak ulasan lengkapnya di halaman selanjutnya.

Tiga Risiko Bila Terlalu Sering Cuci Tangan Pakai Sabun atau Hand Sanitizer

1. Meningkatkan Risko Infeksi
Beberapa ahli medis mengatakan terlalu sering mencuci tangan dan menggunakan hand sanitizer yang beralkohol juga tidak baik. Cara ini justru meningkatkan risiko infeksi melalui gangguan kulit.

Menurut Japan Today dilansir oleh World of Buzz, para ahli mengatakan bahwa terlalu sering mencuci tangan dengan sabun bisa memberikan efek sebaliknya atau tidak dapat melindungi diri.

Karena, mencuci tangan pakai sabun terlalu sering bisa mengikis kulit, melemahkan kemampuannya bekerja sebagai penghalang untuk menjaga kelembapan dan efek berbahaya lainnya.

2. Membunuh Bakteri Baik
Begitu pula jika Anda berlebihan memakai hand sanitizer berbasis alkohol secara dan mencuci tangan dengan cara salah. Langkah tersebut justru bisa membunuh flora bakteri normal alias bakteri baik.

Hand Sanitizer. (Shutterstock)
Hand Sanitizer. (Shutterstock)

Flora bakteri ini melapisi kulit dan membantu menangkis setiap serangan agen patogen seperti norovirus. Bahkan produsen produk hand sanitizer pun mengakui penggunaan produknya yang berlebihan bisa berbahaya.

"Orang tentu saja perlu mencuci tangannya dan menggunakan hand sanitizer berbasis alkohol untuk mengurangi risiko penularan virus, tetapi melakukannya secara berlebihan juga tidak baik," jelas juru bicara produsen produk kimia dan konsumen Jepang Kao Corp.

3, Kulit Jadi Kering dan Rusak
Selain itu, hand sanitizer berbasis alkohol bisa membuat kulit berminyak dan tidak bisa menyerap air. Kondisi ini akan mebuat kulit lebih kasar dan pecah-pecah jika penggunaannya berlebihan.

INFOGRAFIS: Yuk #CuciTangan Jika...
INFOGRAFIS: Yuk #CuciTangan Jika...

Penggunaan bahan kimia yang terlalu banyak di tangan juga bisa menyebabkan masalah iritasi kulit, karena fungsi penghalang normal terganggu dan membuatnya lebih rentan.

"Kulit kering dan rusak bisa menjadi sarang bakteri penyakit dan meningkatkan risiko virus memasuki tubuh melalui luka di kulit. Guna mencegah infeksi, jauh lebih penting untuk mencuci tangan dengan sabun dalam jumlah sedang selama lebih dari 30 detik secara efektif, daripada mencuci tangan beberapa kali sehari," jelasnya.

Pihaknya juga menyarankan seseorang harus menyeka tangannya dengan handuk bersih ssetelah dicuci. Karena, tangan basah bisa menyebabkan gangguan kulit dan memungkinkan patogen menempel pada tangan.

Cara tersebut juga berlaku bagi orang yang sering menggunakan lotion atau krim pelembap untuk membantu menjaga kulit kering, pecah-pecah dan memperkuat penghalangnya.

Lantas, kapan waktu tepat untuk mencuci tangan pakai sabun atau alkohol? Simak di halaman berikutnya.

10 Waktu Tepat untuk Mencuci Tangan Pakai Sabun

Dikutip dari situs resmi WHO, berikut 10 waktu tepat harus mencuci tangan pakai sabun atau bisa juga hand sanitizer saat Anda bepergian.

Waktu yang tepat untuk mencuci tangan. (Twitter/@WHOWPRO)
Waktu yang tepat untuk mencuci tangan. (Twitter/@WHOWPRO)
  1. Setelah membuang ingus, batuk atau bersin
  2. Setelah mengunjungi ruang publik, termasuk angkutan umum
  3. Setelah menyentuh permukaan di luar rumah, termasuk uang
  4. Sebelum, selama, dan setelah merawat orang sakit
  5. Sebelum dan sesudah makan
  6. Setelah menggunakan toilet
  7. Setelah menangani sampah
  8. Setelah menyentuh hewan dan hewan peliharaan
  9. Setelah mengganti popok bayi atau membantu anak menggunakan toilet
  10. Saat tangan Anda terlihat kotor

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Keracunan MBG, Prabowo Ingatkan Guru Ajari Siswa Cuci Tangan: Virus-Bakteri Bisa dari Mana Saja

Soal Keracunan MBG, Prabowo Ingatkan Guru Ajari Siswa Cuci Tangan: Virus-Bakteri Bisa dari Mana Saja

News | Sabtu, 18 Oktober 2025 | 17:02 WIB

Edukasi PHBS: Langkah Kecil di Sekolah, Dampak Besar untuk Kesehatan Anak

Edukasi PHBS: Langkah Kecil di Sekolah, Dampak Besar untuk Kesehatan Anak

Health | Kamis, 09 Oktober 2025 | 15:49 WIB

Cuci Tangan Selamatkan Nyawa: Fakta Penting Sanitasi Sekolah yang Sering Disepelekan

Cuci Tangan Selamatkan Nyawa: Fakta Penting Sanitasi Sekolah yang Sering Disepelekan

Health | Minggu, 24 Agustus 2025 | 15:55 WIB

Cuci Tangan Pakai Sabun Cuci Piring, Aman atau Bencana untuk Kulit?

Cuci Tangan Pakai Sabun Cuci Piring, Aman atau Bencana untuk Kulit?

Lifestyle | Kamis, 01 Mei 2025 | 08:51 WIB

Viral Aksi Emak-Emak Cuci Tangan Di Kolam Renang Usai Makan Sambal Bikin Geram

Viral Aksi Emak-Emak Cuci Tangan Di Kolam Renang Usai Makan Sambal Bikin Geram

News | Kamis, 19 Desember 2024 | 10:29 WIB

Genggam Tangan Nathan Tjoe-A-On, Arsya Hermansyah Ogah Cuci Tangan Usai Jadi Pendamping Pemain di Laga Timnas

Genggam Tangan Nathan Tjoe-A-On, Arsya Hermansyah Ogah Cuci Tangan Usai Jadi Pendamping Pemain di Laga Timnas

Lifestyle | Jum'at, 07 Juni 2024 | 19:02 WIB

Pentingnya Sanitasi, Ribuan Santri Dapat Edukasi Kesehatan di Ponpes Asshiddiqiyah Jakarta

Pentingnya Sanitasi, Ribuan Santri Dapat Edukasi Kesehatan di Ponpes Asshiddiqiyah Jakarta

Press Release | Jum'at, 16 Februari 2024 | 20:55 WIB

15 Oktober Memperingati Hari Apa? Momen Berarti Bagi Pelajar, Perempuan Pedesaan hingga Binatang

15 Oktober Memperingati Hari Apa? Momen Berarti Bagi Pelajar, Perempuan Pedesaan hingga Binatang

Lifestyle | Sabtu, 14 Oktober 2023 | 16:25 WIB

Waspada Penyakit, Ini 4 Tips Mengajarkan Anak agar Terbiasa Cuci Tangan

Waspada Penyakit, Ini 4 Tips Mengajarkan Anak agar Terbiasa Cuci Tangan

Your Say | Minggu, 07 Mei 2023 | 13:35 WIB

Hindari 6 Jenis Makanan Ini agar Usus Tidak Mudah Rusak dan Selalu Sehat

Hindari 6 Jenis Makanan Ini agar Usus Tidak Mudah Rusak dan Selalu Sehat

Your Say | Rabu, 02 November 2022 | 19:37 WIB

Terkini

Adu Nasib Anak Pelatih Timnas Indonesia: Putra Kluivert Paling Sukses, STY dan Herdman Beda Jalan

Adu Nasib Anak Pelatih Timnas Indonesia: Putra Kluivert Paling Sukses, STY dan Herdman Beda Jalan

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:19 WIB

Lulus S2 di Semarang, WN Afghanistan Malah Dideportasi Gara-Gara Bikin Restoran

Lulus S2 di Semarang, WN Afghanistan Malah Dideportasi Gara-Gara Bikin Restoran

Jawa Tengah | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:17 WIB

Tolic Wanti-wanti Rival: Ketika Semua Menyatu, Persib Bakal Jadi Tim Luar Biasa

Tolic Wanti-wanti Rival: Ketika Semua Menyatu, Persib Bakal Jadi Tim Luar Biasa

Jabar | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:17 WIB

Cari Bibit Unggul, Ratu Tisha Puji Festival Sepak Bola Rakyat di 5 Kota

Cari Bibit Unggul, Ratu Tisha Puji Festival Sepak Bola Rakyat di 5 Kota

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:16 WIB

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp488,49 Miliar, ISAT dan ANTM Banyak Dijual

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp488,49 Miliar, ISAT dan ANTM Banyak Dijual

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:14 WIB

Masa TNI Disuruh Masak?: Gatot Nurmantyo Kritik Masifnya Militer di Program MBG dan Kopdes

Masa TNI Disuruh Masak?: Gatot Nurmantyo Kritik Masifnya Militer di Program MBG dan Kopdes

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:12 WIB

Lahir di Tengah Cuaca Panas Ekstrem, Bayi Gajah Sumatera di Padang Sugihan Dapat Perawatan

Lahir di Tengah Cuaca Panas Ekstrem, Bayi Gajah Sumatera di Padang Sugihan Dapat Perawatan

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:12 WIB

Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan

Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan

Surakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:06 WIB

Bukan Modifikasi Cuaca, BMKG Jelaskan Penyebab Hujan yang Guyur Jakarta Hari Ini

Bukan Modifikasi Cuaca, BMKG Jelaskan Penyebab Hujan yang Guyur Jakarta Hari Ini

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Ulasan Novel Halaman Terakhir, Ketika Kekuasaan Dapat Membungkam Keadilan

Ulasan Novel Halaman Terakhir, Ketika Kekuasaan Dapat Membungkam Keadilan

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:00 WIB

×