Jangan Sampai Kecanduan, Berapa Lama Batasan Waktu Layar bagi Anak-Anak?

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Minggu, 18 Oktober 2020 | 20:05 WIB
Jangan Sampai Kecanduan, Berapa Lama Batasan Waktu Layar bagi Anak-Anak?
Kebanyakan main gadget (Shutterstock)

Suara.com - Anak-anak maupun orang dewasa menghabiskan lebih banyak waktu di depan layar, baik komputer maupun ponsel. Hal itu terlebih dengan berlakunya sistem belajar di rumah.

Kondisi ini tentu dapat menimbulkan dampak berbahaya bagi kesehatan, mental, dan otak pada anak-anak.

Jadi, berapa lama waktu yang sehat untuk di depan layar komputer?

Dilansir dari Insider, sementara tidak ada pedoman pasti tentang seberapa banyak waktu di depan komputer bagi orang dewasa, para ahli memiliki rekomendasi berdasarkan usia bagi anak-anak.

Rekomendasi berikut ini dibuat untuk memastikan waktu di depan komputer tidak mengganggu perkembangan anak.

0 hingga 18 bulan

Bayi di bawah 18 bulan tidak boleh berada di depan layar komputer atau ponsel kecuali untuk obrolan video dengan anggota keluarga.

"Sebaliknya, rekomendasinya adalah fokus mendorong mereka untuk bermain, membaca, dan interaksi antara orang tua dan anak," kata Angela Mattke, MD, dokter anak di Mayo Clinic Children's Center.

Ilustrasi orang tua dan anak bermain gadget
Ilustrasi orang tua dan anak bermain gadget (Shutterstock)

18 hingga 24 bulan

baca juga

Pada usia ini, anak-anak dapat memiliki beberapa waktu di depan layar, tetapi harus dibatasi untuk menonton konten pendidikan dengan diawasi orangtua atau pengasuhnya.

"Kami menyarankan untuk fokus pada mengekspos anak-anak ke program dan aplikasi berkualitas tinggi seperti PBS Kids, Sesame Workshop, dan hal-hal yang dibahas di Common Sense Media," kata Mattke.

2 hingga 5 tahun

Pada tahap ini, anak-anak dapat mulai memiliki waktu bermain di depan layar di luar pendidikan, tetapi harus dibatasi.

The American Academy of Child & Adolescent Psychiatry merekomendasikan waktu lebih dari satu jam pada hari kerja dan tiga jam pada akhir pekan.

Di atas 5 tahun

Tidak ada pendekatan satu ukuran untuk banyaknya waktu di depan layar komputer atau apa pun terhadap anak-anak yang lebih tua, kata Mattke.

Aturan umumnya adalah waktu layar tidak boleh mengganggu pembelajaran, hubungan dengan teman sebaya dan keluarga, aktivitas fisik, tidur, atau kesehatan mental mereka.

Hal yang perlu diingat adalah terlalu banyak waktu di depan komputer dapat merusak kesehatan fisik dan mental secara tidak langsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Masa Pandemi Covid-19

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Masa Pandemi Covid-19

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2020 | 13:19 WIB

Studi Ungkap Seks Bebas Berdampak Buruk Pada Kesehatan Mental

Studi Ungkap Seks Bebas Berdampak Buruk Pada Kesehatan Mental

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2020 | 21:45 WIB

Hari Kesehatan Mental Sedunia, Awas Toxic Relationship Orangtua dan Anak

Hari Kesehatan Mental Sedunia, Awas Toxic Relationship Orangtua dan Anak

Health | Sabtu, 10 Oktober 2020 | 16:28 WIB

Terkini

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

×