CDC: Covid-19 Lima Kali Lebih Parah Dibanding Flu pada Pasien di RS

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 22 Oktober 2020 | 14:53 WIB
CDC: Covid-19 Lima Kali Lebih Parah Dibanding Flu pada Pasien di RS
Ilustrasi pasien covid-19 mengalami koma. (Shutterstock)

Suara.com - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS mengatakan bahwa Covid-19 lebih mematikan daripada influenza atau flu.

Berdasarkan studi yang mereka lakukan, pasien infeksi virus corona yang dirawat di rumah sakit lima kali lebih mungkin meninggal daripada pasien yang terinfeksi flu.

Terlebih, dilansir Live Science, penelitian tersebut menemukan pasien Covid-19 berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi kesehatan lainnya, seperti pneumonia, gagal pernapasan, dan pembekuan darah, dibandingkan dengan pasien flu.

Namun, karena studi ini hanya mengamati pasien yang dirawat di rumah sakit, berarti tidak dapat secara langsung membandingkan tingkat kematian keseluruhan antara kedua penyakit tersebut.

Dalam studi baru, yang terbit Selasa (20/10/2020) di jurnal CDC Morbidity and Mortality Weekly Report, para peneliti membandingkan komplikasi dari Covid-19 dan flu menggunakan data dari rumah sakit Veterans Health Administration.

Medical ventilator yang sangat dibutuhkan para pasien Covid-19. Pabrikan otomotif juga akan menggarap ketersediaannya. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].
Ilustrasi pasien Covid-19 parah [Shutterstock].

Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan 21 persen pasien Covid-19 meninggal saat dirawat di rumah sakit, dibandingkan dengan empat persen pasien flu.

Selain itu, pasien Covid-19 juga memiliki risiko dua kali lipat untuk dirawat di ruang ICU dan lama perawatan mereka hampir tiga kali lipat, juga.

Menurut CDC, sekitar satu persen orang yang sakit flu dirawat di rumah sakit selama 2019 hingga 2020, sedangkan 20 persen pasien Covid-19 mungkin memerlukan rawat inap, berdasarkan perkiraan awal WHO.

"Secara keseluruhan, temuan ini menggambarkan peningkatakn risiko komplikasi yang melibatkan sistem organ pada pasien Covid-19 dibandingkan penderita influenza," tulis peneliti.

Karenanya, dokter harus waspada terhadap gejala dan tanda spektrum komplikasi pada pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit sehingga intervensi medis dapat dilakukan untuk meningkatkan hasil dan mengurangi efek jangka panjang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duh, Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 AstraZeneca di Brasil Meninggal

Duh, Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 AstraZeneca di Brasil Meninggal

Health | Kamis, 22 Oktober 2020 | 14:28 WIB

Kenali Gejala Brain Fog, Masalah yang Kerap Dialami Penyintas Covid-19

Kenali Gejala Brain Fog, Masalah yang Kerap Dialami Penyintas Covid-19

Health | Kamis, 22 Oktober 2020 | 14:28 WIB

Fadli Zon: Jangan Sampai Rakyat Jadi Kelinci Percobaan Vaksin Covid-19

Fadli Zon: Jangan Sampai Rakyat Jadi Kelinci Percobaan Vaksin Covid-19

News | Kamis, 22 Oktober 2020 | 14:32 WIB

Terkini

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB