Selain Wanita, Lansia dan Pasien Asma Juga Berisiko Alami Long Covid-19

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 22 Oktober 2020 | 15:07 WIB
Selain Wanita, Lansia dan Pasien Asma Juga Berisiko Alami Long Covid-19
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Wanita dikategorikan sebagai orang paling berisiko mengalami efek jangka panjang virus corona Covid-19 atau Long Covid-19 dibandingkan pria. Tapi tidak hanya wanita, orang lebih tua dan pasien dengan berbagai gejala juga berisiko mengembangkan Long Covid-19.

Menurut makalah dari para peneliti di King's College London, Covid-19 panjang didefinisikan sebagai gejala yang menetap selama lebih dari 4 minggu. Sementara durasi pendek Covid-19 biasanya terjadi kurang dari 10 hari, tanpa infeksi ulang.

Analisis dari Covid Symptom Study menunjukkan, sekitar 1 dari 20 orang dengan Covid-19 atau 45 persen cenderung mengalami gejala virus corona selama 8 minggu atau lebih.

Data yang dikumpulkan lebih dari 4.182 pengguna aplikasi di Inggris ini dilaporkan positif terinfeksi virus corona Covid-19 serta mencatat informasi kesehatan mereka.

Penelitian pun mengidentifikasi dua kelompok utama penderita Covid-19 yang berkepanjangan. Satu kelompok mengalami gejala gangguan pernapasan, seperti batuk dan sesak napas, kelelahan dan sakit kepala.

Ilustrasi Lansia (Shutterstock)
Ilustrasi Lansia (Shutterstock)

Kelompok lain mengalami gejala "multi-sistem" di banyak bagian tubuh, seperti jantung berdebar-debar, masalah usus, kesemutan atau mati rasa dan kabut otak.

"Penting bagi kami untuk menggunakan pengetahuan yang kami peroleh dari gelombang pertama pandemi untuk mengurangi dampak jangka panjang gelombang kedua virus corona. Cara ini akan membuka jalan bagi uji coba intervensi awal untuk mengurangi efek jangka panjang," kata Dr Claire Steves, akademisi klinis dan penulis senior di King's College London dikutip dari CNN.

Sementara, sebagian besar orang dengan virus corona Covid-19 dalam penelitian tersebut melaporkan kondisi kembali normal dalam 11 hari atau kurang. Sekitar 1 dari 7 orang lantas melaporkan gejala yang berlangsung setidaknya selama 4 minggu.

Lalu, sekitar 1 dari 20 orang mengaku gejalanya hilang selama setidaknya 8 minggu dan sekitar 1 dari 50 orang melapor gejalanya hilang dalam 12 minggu.

Penelitian ini juga menemukan sekitar 1 dari 5 orang dewasa yang lebih tua dari 70 tahun, 21,9 persen yang positif terinfeksi virus corona Covid-19 lebih berisiko mengembangkan Long Covid-19. Persentase ini lebih besar daripada pasien virus corona berusia 18 hingga 49 tahun.

Selain orang yang lebih tua, orang yang memiliki BMI yang lebih tinggi dan menderita Covid-19 pendek juga berisiko mengembangkan Long Covid-19.

Bahkan para peneliti juga menemukan orang dengan asma lebih mungkin mengembangkan virus corona dalam waktu lama. Tapi, mereka tidak menemukan hubungan jelas dengan kondisi kesehatan lain yang mendasari dengan Long Covid-19.

Namun, analisis tersebut memiliki beberapa keterbatasan, antara lain informasi yang dilaporkan, Informasi yang diperoleh secara online melalui aplikasi, dan pengguna aplikasi yang tidak proporsional adalah perempuan dan lebih muda dari 70 tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daerah Zona Merah Akan Jadi Prioritas Distribusi Vaksin Covid-19

Daerah Zona Merah Akan Jadi Prioritas Distribusi Vaksin Covid-19

News | Kamis, 22 Oktober 2020 | 15:04 WIB

Alasan Hindari Corona, Rapat DPRD DKI di Puncak Dihadiri 1.000 Orang

Alasan Hindari Corona, Rapat DPRD DKI di Puncak Dihadiri 1.000 Orang

News | Kamis, 22 Oktober 2020 | 14:58 WIB

CDC: Covid-19 Lima Kali Lebih Parah Dibanding Flu pada Pasien di RS

CDC: Covid-19 Lima Kali Lebih Parah Dibanding Flu pada Pasien di RS

Health | Kamis, 22 Oktober 2020 | 14:53 WIB

Terkini

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB