Pusing Gejala Tumor Otak dan 4 Berita Kesehatan Terpopuler Lainnya

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Jum'at, 23 Oktober 2020 | 09:08 WIB
Pusing Gejala Tumor Otak dan 4 Berita Kesehatan Terpopuler Lainnya
Ilustrasi pemeriksaan tumor otak. [Shutterstock]

Suara.com - Pusing dengan tanda-tanda khusus bisa menandakan Anda mengalami kanker otak menjadi berita kesehatan terpopuler kemarin Kamis (22/10/2020).

Simak berita kesehatan lainnya, mulai dari risiko infeksi Covid-19 setelah sembuh dan suplemen untuk membantu melawan Covid-19.

1. Awas, Pusing yang Seperti Ini Bisa Jadi Gejala Tumor Otak

Ilustrasi pusing. (Shutterstock)
Ilustrasi pusing. (Shutterstock)

Seringkali orang menganggap remeh pusing yang timbul di kepala. Sebagian dari mereka menganggap bahwa pusing itu akan hilang dengan sendirinya.

Tapi, jika muncul pusing di kepala juga harus diwaspadai sebagai gejala umor otak.

Baca selengkapnya

2. Lawan Gejala Covid-19 Panjang, Ahli Sarankan Konsumsi Suplemen Ini!

Ilustrasi Pasien Covid-19. (Pexels)
Ilustrasi Pasien Covid-19. (Pexels)

Beberapa pasien virus corona Covid-19 mengalami gejala jangka panjang setelah dinyatakan sembuh. Kondisi ini biasanya dikenal sebagai "Long Covid-19" atau Covid-19 panjang.

Biasanya kelelahan adalah gejala virus corona Covid-19 yang bisa bertahan lama. Dr Chris pun telah membahas gejala Covid-19 panjang yang dialami pasien lebih muda.

Baca Juga: Awas, Pusing yang Seperti Ini Bisa Jadi Gejala Tumor Otak

Baca selengkapnya

3. Pasien Sembuh Covid-19 Ternyata Berisiko Tinggi Terinfeksi Kembali

Ilustrasi Covid-19.(Pixabay/fernandozhiminaicela)
Ilustrasi Covid-19.(Pixabay/fernandozhiminaicela)

Bagi pasien yang sudah sembuh dari Covid-19, nampaknya tidak boleh terlalu berlega hati dan merasa memiliki antibodi atau kekebalan tubuh sehingga tidak akan terinfeksi kembali. Mengingat sebuah penelitian terbaru membuktikan mereka yang sudah sembuh, justru berisiko tinggi tertular kembali atau reinfeksi Covid-19.

Hal ini diungkap oleh spesialis rehab medik dr. Kevin Triangto, Sp.KFR yang sudah menelaah hasil penelitian yang dilakukan di RS Chengdu Jiaotong University di China bekerjasama University of California, yang mendapati jumlah reseptor ACE2 lebih banyak di tubuh survivor Covid-19.

Baca selengkapnya

4. Studi Oregon: Pasien Covid-19 OTG atau Gejala Ringan hanya Menular 10 Hari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Bagaimana Prediksimu untuk Tahun 2026? Lebih Baik atau Lebih Suram?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Trivia Natal: Uji Pengetahuan Anda Tentang Tradisi Natal di Berbagai Negara
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Kepribadian: Siapa Karakter Ikonik Natal dalam Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mitos vs Fakta Sampah: Cara Cerdas Jadi Pahlawan Kebersihan Lingkungan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI