alexametrics

Penelitian Temukan Kekebalan dari Virus Corona Bisa Bertahan Sebulan

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Penelitian Temukan Kekebalan dari Virus Corona Bisa Bertahan Sebulan
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Penelitian menemukan antibodi penetral atau kekebalan tubuh terhadap virus corona Covid-19 bisa bertahan selama sebulan pada pasien virus corona sembuh.

Suara.com - Penelitian dalam Journal of Infectious Diseases menunjukkan Dr Stephen Smith dan tim penelitiannya telah menciptakan cara baru untuk mengidentifikasi kekebalan tubuh terhadap virus corona Covid-19.

Ketika seseorang terinfeksi virus corona Covid-19, lonjakan protein virus akan mengikat protein ACE2 di permukaan sel manusia.

Hal ini bisa menyebabkan seseorang menjadi pembawa penyakit atau jatuh sakit (terinfeksi). Gejala umumnya berupa batuk terus-menerus, demam tinggi, kehilangan perubahan indra penciuman dan perasa.

Jika seseorang menjadi kebal terhadap virus corona Covid-19, antibodi penetral akan menghalangi lonjakan protein virus agar tidak mengikat protein ACE2.

Baca Juga: Ilmuwan Oxford Buat Alat Tes Virus Corona Canggih, Hasilnya Hanya 5 Menit!

Proses ini diduga berkontribusi pada terbentuknya kekebalan virus corona Covid-19 pada orang yang sudah sembuh.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Dr Smith menciptakan cara inovatif untuk menguji kekebalan, menggunakan teknik yang disebut imunopresipitasi yang dideteksi oleh flow cytometry (IP-FCM).

Metode ini memungkinkan observasi interaksi antar protein. Dr Smith menggunakan protein buatan laboratorium yang bisa mengungkapkan adanya kekebalan hanya dalam semalam.

"Tes lain tentang kekebalan bekerja dengan mengambil antibodi dari darah dan mencampurkannya dengan virus. Kemudian, mereka memaparkan campuran itu ke sel hidup," kata Dr Smith dikutip dari Express.

Pada tiga hari kemudian, para ahli baru bisa menentukan kekebalan pasien berdasarkan darah mampu mencegah virus yang menginfeksi sel atau tidak.

Baca Juga: Inggris Membuat Tes Air Liur untuk Deteksi Virus Corona Hanya 15 Menit!

Sedangkan, tes kekebalan yang dikembangkan oleh Dr Smith dan rekannya ini bisa memberikan hasil salam hanya dalam semalam.

Komentar