Kontrol Gula Darah hingga Kesehatan Mulut, Simak 5 Manfaat Susu Hangat

Rima Sekarani Imamun Nissa | Fita Nofiana | Suara.com

Senin, 26 Oktober 2020 | 08:09 WIB
Kontrol Gula Darah hingga Kesehatan Mulut, Simak 5 Manfaat Susu Hangat
Ilustrasi Susu (Pixabay/Couleur)

Suara.com - Mengontrol kadar gula darah, menjaga berat badan sehat, hingga tidur yang nyenyak adalah beberapa aspek penting untuk kesehatan. Berbagai aspek tersebut nyatanya bisa dicapai dengan rutin mengonsumsi susu hangat, utamanya yang disajikan tanpa gula.

Susu sendiri mengandung kalsium tinggi dan kaya akan nutrisi. Melansir dari Healthshoots, berikut beberapa manfaat konsumsi susu hangat menurut ahli gizi dari Apollo Telehealth, Dokter Deepika Rani:

1. Membantu Kontrol Gula Darah

Menurut Dr. Rani minum satu cangkir susu tanpa pemanis sebelum tidur merupakan cara yang tepat untuk mengatur kadar gula darah. Rutinitas tersebut cukup berpengaruh terutama bagi penderita diabetes tipe 1 dan orang yang rentan terhadap fluktuasi gula darah.

Seorang perempuan minum susu. [shutterstock]
Seorang perempuan minum susu. [shutterstock]

2. Membantu Tidur Nyenyak

Susu hangat membantu menenangkan pikiran dan tubuh. "Segelas susu hangat yang dikonsumsi sebelum tidur membantu mendorong dan meningkatkan kualitas tidur. Itu karena adanya zat yang disebut triptofan," kaya Dr. Rani.

"Susu hangat juga meningkatkan pencernaan dan kekebalan”, imbuhnya.

3. Menurunkan Berat Badan

Konsumsi susu hangat sebelum tidur bisa meningkatkan rasa kenyang. "Ini jelas menghentikan keinginan ngemil sehingga cenderung menurunkan berat badan," ujar Dr. Rani.

4. Menyehatkan Tulang

Minum susu hangat meningkatkan nutrisi dalam susu. Sebab, proses pemanasan pada susu mengaktifkan enzim sehingga lebih baik diserap oleh tubuh dan meningkatkan kepadatan tulang.

"Minum susu hangat mengurangi risiko penyakit terkait tulang seperti osteopenia, osteoporosis, dan patah tulang," kata Dr. Rani.

5. Menjaga Kesehatan Mulut

Jika Anda bermasalah dengan kerusakan gigi dan bau mulut, minum susu hangat setiap hari bisa sangat membantu.

Ilustrasi kesehatan mulut. (Shutterstock)
Ilustrasi kesehatan mulut. (Shutterstock)

Susu memiliki efek perlindungan pada enamel gigi dan mengurangi risiko kerusakan gigi. Susu memiliki komponen bioaktif yang mengubah populasi mikroba di plak gigi sehingga memberikan efek perlindungan.

Sementara kasein-fosfopeptida dari susu bereaksi dengan kalsium dan fosfat pada permukaan gigi di mana menghasilkan kompleks kalsium fosfat amorf koloid yang mendorong mineralisasi ulang email gigi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikonsumsi Sejak Kecil, Benarkah Susu akan Meningkatkan Kepadatan Tulang?

Dikonsumsi Sejak Kecil, Benarkah Susu akan Meningkatkan Kepadatan Tulang?

Health | Selasa, 20 Oktober 2020 | 14:30 WIB

Hari Pangan Sedunia: Masyarakat Indonesia Makin Sadar Minum Susu, Tetapi...

Hari Pangan Sedunia: Masyarakat Indonesia Makin Sadar Minum Susu, Tetapi...

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 19:25 WIB

Waspada Sindrom Biskuit Susu Mengancam Anak, Apa Itu?

Waspada Sindrom Biskuit Susu Mengancam Anak, Apa Itu?

Health | Selasa, 13 Oktober 2020 | 16:22 WIB

Terkini

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 19:44 WIB

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB