Penderita Down Syndrome Lebih Berisiko Alami Kematian Covid-19, Mengapa?

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Senin, 26 Oktober 2020 | 18:46 WIB
Penderita Down Syndrome Lebih Berisiko Alami Kematian Covid-19, Mengapa?
Pengidap down syndrome (Ilustrasi/shutterstock)

Suara.com - Sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa anak dengan kelainan down syndrome memiliki risiko 10 kali lipat mengalami kematian akibat Covid-19 jika mereka terinfeksi.

Studi yang terbit dalam jurnal Annals of Internal Medicine ini juga menemukan peningkatan empat kali lipat risiko penderita dirawat inap, lapor CNN.

Analisis peneliti melibatkan lebih dari 8 juta orang dewasa yang menjadi bagian dari proyek penilaian risiko virus corona yang disponsori oleh pemerintah Inggris.

Mereka menemukan dari 8,26 juta orang dalam studi pelacakan, 4.053 menderita down syndrome. Dari jumlah tersebut, 68 orang penyandang disabilitas meninggal dan 40 persen tewas karena Covid-19. Sedangkan 17 meninggal karena pneumonia atau pneumonitis dan 35 persen meninggal karena sebab lain.

Jumlah tersebut dibandingkan dengan lebih dari 41 ribu pengidap down syndrome yang meninggal, tetapi hanya 20 persen yang meninggal akibat infeksi virus corona, 14 persen karena pneumonia atau pneumonitis, dan 65 persennya meninggal akibat hal lain.

Ilustrasi anak down syndrome. (Pixabay)
Ilustrasi anak down syndrome. (Pixabay)

Padahal, down syndrome tidak termasuk ke dalam kategori apa pun menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS atau kementerian kesehatan Inggris. Tidak sebagai kondisi yang akan meningkatkan risiko Covid-19.

"Namun itu terkait dengan disfungsi kekebalan, gagal jantung, dan patologi paru, dan mengingat prevalensinya, mungkin mungkin menjadi faktor risiko Covid-19 parah, meski belum dikonfirmasi," kata penulis studi.

Penelitian ini membuat Presiden dan CEO National Down Syndrome Society Kandi Pickard bersyukur karena akhirnya peneliti memfokuskan dampak Covid-19 terhadap penderita down syndrome.

"Sejak awal pandemi, kami prihatin dengan kelompok kami, terutama mengingat sejarah medis yang kompleks. Studi ini menegaskan kekhawatiran kami," ujar Kandi.

baca juga

Peneliti juga mengatakan bahwa kemungkinan penderita down syndrome mengalami kesulitan untuk memberi tahu orang lain ketika mereka tidak enak badan.

"Mereka mungkin mengalami kesulitan mengetahui apakah mereka bergejala atau bagaimana menjelaskannya. Karena alasan ini, mereka mungkin tidak menyampaikan kekhawatiran atau mencari perawatan medis dengan cepat," sambungnya.

Oleh karena itu, petugas orangtua atau terdekatnya perlu memperhatikan dan mewaspadai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditinggal Istri, Kisah Ayah Tunggal Besarkan Anak Down Syndrome Ini Viral

Ditinggal Istri, Kisah Ayah Tunggal Besarkan Anak Down Syndrome Ini Viral

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2020 | 10:22 WIB

Pasangan Down Syndrome Menikah, Suasana Haru Warnai Upacara Janji Suci

Pasangan Down Syndrome Menikah, Suasana Haru Warnai Upacara Janji Suci

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2020 | 09:57 WIB

Salut! Potret Ellie Goldstein, Model Gucci dengan Kondisi Down Syndrome

Salut! Potret Ellie Goldstein, Model Gucci dengan Kondisi Down Syndrome

Lifestyle | Jum'at, 03 Juli 2020 | 18:35 WIB

Terkini

Indonesia vs Thailand: Laga Final Dua Rival Klasik di Kawasan ASEAN

Indonesia vs Thailand: Laga Final Dua Rival Klasik di Kawasan ASEAN

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:40 WIB

Rumah Terlalu Lembap Bisa Ganggu Kesehatan, Ini Cara Mengatasinya

Rumah Terlalu Lembap Bisa Ganggu Kesehatan, Ini Cara Mengatasinya

Health | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:37 WIB

Harga Cabai Kompak Meroket, Ada yang Tembus  Rp100 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Kompak Meroket, Ada yang Tembus Rp100 Ribu per Kilogram

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:35 WIB

3 Rekomendasi Sepatu Lokal Sol Empuk Aman untuk Hujan-hujanan, Anti Licin

3 Rekomendasi Sepatu Lokal Sol Empuk Aman untuk Hujan-hujanan, Anti Licin

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:27 WIB

Bupati Afni Nangis Sesenggukan Lihat Kondisi Rakyatnya di Daerah Terluar Siak

Bupati Afni Nangis Sesenggukan Lihat Kondisi Rakyatnya di Daerah Terluar Siak

Riau | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:25 WIB

Tinted Sunscreen untuk Apa? Ini Manfaat dan Cara Memilih Produk yang Tepat

Tinted Sunscreen untuk Apa? Ini Manfaat dan Cara Memilih Produk yang Tepat

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:24 WIB

Menakar Nasib Gibran di Akhir Sidang Usai Ahli Relawan Diusir Hakim

Menakar Nasib Gibran di Akhir Sidang Usai Ahli Relawan Diusir Hakim

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Membongkar Teka-Teki Sejarah dalam Madiun 1948: PKI Bergerak

Membongkar Teka-Teki Sejarah dalam Madiun 1948: PKI Bergerak

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Fasilitas Minyak Aramco Digempur Rudal, Pasar Minyak Global Langsung Panik

Fasilitas Minyak Aramco Digempur Rudal, Pasar Minyak Global Langsung Panik

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:59 WIB

5 Rekomendasi Body Mist HMNS untuk Daily, dari Aroma Floral hingga Vanila Tersedia Ukuran 250 ml

5 Rekomendasi Body Mist HMNS untuk Daily, dari Aroma Floral hingga Vanila Tersedia Ukuran 250 ml

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:59 WIB

×