Minuman dengan Pemanis Buatan Berdampak Buruk pada Kesehatan Jantung

Angga Roni Priambodo | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 27 Oktober 2020 | 20:15 WIB
Minuman dengan Pemanis Buatan Berdampak Buruk pada Kesehatan Jantung
Ilustrasi minum minuman bersoda. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi menemukan bahwa minuman yang mengandung pemanis buatan justru lebih berbahaya dari minuman dengan gula asli, terlebih bagi jantung.

"Studi kami menunjukkan minuman yang dimaniskan secara buatan mungkin bukan pengganti yang sehat untuk minuman dengan gula asli," kata penulis studi Eloi Chazelas. mahasiswa doktoral dan anggota tim peneliti epidemiologi nutrisi di Sorbonne Paris Nord University.

Mendukung pernyataan tersebut, ahli jantung Andrew Freeman dari American College of Cardiology menjelaskan bahwa minuman yang dimaniskan dengan gula buatan memiliki 'hubungan buruk' dengan kardivaskular dan aspek kesehatan lain.

Misalnya, tambah Freeman, dibandingkan dengan wanita yang minum soda, minuman olahraga atau jus kurang dari sekali sebulan, wanita yang minum lebih dari dua porsi sehari (baik gelas, botol, atau kaleng) memiliki 63 persen peningkatan risiko kematian diri.

Sedangkan pria yang mengonsumsi lebih dari dua porsi memiliki peningkatan sebesar 29 persen, menurut studi 2019, dilansir CNN.

Ilustrasi minuman soda. (Shutterstock)
Ilustrasi minuman soda. (Shutterstock)

"Banyak orang berkata, 'Ya, mungkin soda diet dan minuman dengan pemanis buatan lebih daripada minuman yang dimaniskan dengan gula'. Tapi ada bukti menunjukkan bahwa ada kemungkinan bahaya, terutama pada wanita," ujar Freeman.

Minum empat atau lebih minuman yang dimaniskan secara buatan, berdasarkan studi 2019 lain, dapat meningkatkan risiko kemtaian dini akibat kardiovaskular pada wanita.

Penelitian sebelumnya juga menunjukkan hubungan antara minuman ini dengan stroke, demensia, diabetes tipe 2, obesitas, dan sindrom metabolik, yang dapat menyebabkan penyakit jantung.

Itulah sebabnya Freeman memberi tahu pasiennya untuk memilih minuman dengan bijak.

"Saya memberi tahu mereka bahwa minuman yang sempurna untuk konsumsi manusia adalah air putih. Mungkin dengan teh dan kopi tanpa pemanis. Sisanya mungkin tidak boleh dikonsumsi secara teratur," imbuh Freeman

Studi baru yang terbit pada Senin (26/10/2020) di Journal of American College of Cardiology, menganalisis data lebih dari 100 ribu sukarelawan Prancis dewasa yang berpartisipasi dalam NutriNet-Santé Prancis, studi nutrisi yang diluncurkan sejam 2009 hingga sekarang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resep Susu Almond, Mudah dan Super Sehat Tanpa Pemanis Buatan

Resep Susu Almond, Mudah dan Super Sehat Tanpa Pemanis Buatan

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2020 | 12:08 WIB

Pemanis Buatan Rendah Kalori Beri Dampak Kesehatan yang Sama Seperti Gula?

Pemanis Buatan Rendah Kalori Beri Dampak Kesehatan yang Sama Seperti Gula?

Health | Minggu, 14 Juli 2019 | 13:55 WIB

Awas Terserang Penyakit ini Karena Konsumsi Pemanis Buatan

Awas Terserang Penyakit ini Karena Konsumsi Pemanis Buatan

Health | Selasa, 08 Januari 2019 | 14:30 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB