Studi: Hamil Usia 30-an Tingkatkan Risiko Serangan Jantung Usai Melahirkan

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Rabu, 28 Oktober 2020 | 15:00 WIB
Studi: Hamil Usia 30-an Tingkatkan Risiko Serangan Jantung Usai Melahirkan
Ilustrasi ibu hamil. (Shutterstock)

Suara.com - Serangan jantung meningkat di antara ibu hamil di usia 30 tahun atau lebih, terutama di periode-periode usai melahirkan. Meski kejadian tersebut tidak umum, namun sebuah penelitan menunjukkan adanya penambahan kasus serangan jantung pada ibu hamil.

Melansir dari Medical Xpress, sebuah penelitian terhadap hampir 11,3 juta catatan kasus kehamilan, persalinan, dan nifas menunjukkan bahwa hampir tiga perempat dari 913 wanita yang mengalami serangan jantung dari tahun 2003 hingga 2015. Studi tersebut telah diterbitkan pada Journal of the American Heart Association.

Dari wanita yang mengalami serangan jantung dalam penelitian ini, 37 persen mengalaminya selama kehamilan, 12 persen selama persalinan dan melahirkan, serta 51 persen selama pascapartum.

Pada kehamilan normal, tekanan darah menurun paling sering pada trimester pertama dan kedua dan kemudian meningkat ke tingkat sebelum kehamilan pada trimester ketiga.

"Orang sering melupakan masa nifas tapi itu masa yang berisiko tinggi karena perubahan sistem kardiovaskular terjadi," kata peneliti senior Dr. Kathleen Stergiopoulos, direktur ekokardiografi rawat jalan di Rumah Sakit St. Francis, Pusat Jantung di Roslyn, New York.

Kebanyakan gejala muncul usai para ibu keluar dari rumah sakit dan jauh dair pantuan medis. Oleh karena itu, Stergiopoulos memperingatkan bahwa penting untuk menyadari faktor risiko serangan jantung selama kehamilan yang meliputi penyakit arteri koroner yang diketahui, gangguan tekanan darah tinggi gestasional, kolesterol tinggi, kondisi pembekuan darah, riwayat penyalahgunaan zat, riwayat merokok dan kegemukan.

Ilustrasi hamil anak kembar. (unsplash)
Ilustrasi hamil anak kembar. (unsplash)

"Seiring bertambahnya usia dan memikirkan kehamilan maka Anda benar-benar membutuhkan diskusi yang erat dengan ginekolog tentang apa risiko kehamilan," kata Dr. Laxmi Mehta, ahli jantung non-invasif di The Ohio State University di Columbus yang tidak terlibat dalam penelitian ini.

"Kehamilan dapat memberikan banyak tekanan pada tubuh, terutama jantung Anda," kata Mehta yang juga memimpin penulisan pernyataan ilmiah American Heart Association.

Stergiopoulos mengatakan penelitian di masa depan harus secara khusus memeriksa status sosial ekonomi dan ras sebagai faktor risiko potensial lain penyakit jantung selama kehamilan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kembali Langsing, Ini 5 Cara Menurunkan Berat Badan Setelah Melahirkan

Kembali Langsing, Ini 5 Cara Menurunkan Berat Badan Setelah Melahirkan

Health | Rabu, 28 Oktober 2020 | 12:24 WIB

FDA: Hindari Konsumsi Ibuprofen dan Pereda Sakit di Kehamilan 20 Minggu

FDA: Hindari Konsumsi Ibuprofen dan Pereda Sakit di Kehamilan 20 Minggu

Health | Rabu, 28 Oktober 2020 | 12:41 WIB

5 Makanan dan Minuman yang Sebaiknya Dihindari Ibu Hamil

5 Makanan dan Minuman yang Sebaiknya Dihindari Ibu Hamil

Health | Senin, 26 Oktober 2020 | 16:12 WIB

Terkini

Retinoid dan Retinol Bedanya Apa? Ini Panduan Memilih yang Tepat Bagi Pemula

Retinoid dan Retinol Bedanya Apa? Ini Panduan Memilih yang Tepat Bagi Pemula

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 09:38 WIB

Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB

Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 09:37 WIB

Hadir di Deklarasi yang Diikuti Mahasiswa Bodong di HI, Raffi Ahmad Buka Suara dan Minta Maaf

Hadir di Deklarasi yang Diikuti Mahasiswa Bodong di HI, Raffi Ahmad Buka Suara dan Minta Maaf

News | Minggu, 01 November 2026 | 09:35 WIB

Tayang 26 November, Iron Girls 3 Kembali dengan Tantangan Olahraga Baru

Tayang 26 November, Iron Girls 3 Kembali dengan Tantangan Olahraga Baru

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 09:30 WIB

Ahli BPKP Ungkap Metode Potential Loss, Kuasa Hukum JMB Soroti Kepastian Audit

Ahli BPKP Ungkap Metode Potential Loss, Kuasa Hukum JMB Soroti Kepastian Audit

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 09:21 WIB

The Midnight Library: Belajar Berhenti Berandai dan Menerima Realita Hidup

The Midnight Library: Belajar Berhenti Berandai dan Menerima Realita Hidup

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 09:00 WIB

Berapa Harga Pertalite Per 1 November 2026? Cek Update Tarif BBM Hari Ini

Berapa Harga Pertalite Per 1 November 2026? Cek Update Tarif BBM Hari Ini

Otomotif | Minggu, 01 November 2026 | 08:59 WIB

Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak

Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 08:56 WIB

Aktivis 98 Tuntut Prabowo-Gibran Jalankan Agenda Reformasi atau Mundur

Aktivis 98 Tuntut Prabowo-Gibran Jalankan Agenda Reformasi atau Mundur

News | Minggu, 01 November 2026 | 08:54 WIB

7 Rekomendasi Skincare Biokos Martha Tilaar untuk Wanita Usia 40 sampai 50 Tahun

7 Rekomendasi Skincare Biokos Martha Tilaar untuk Wanita Usia 40 sampai 50 Tahun

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:39 WIB

×