Benarkah Penyintas Covid-19 Alami Masalah Kognitif? Ahli Masih Sangsi

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Kamis, 29 Oktober 2020 | 09:00 WIB
Benarkah Penyintas Covid-19 Alami Masalah Kognitif? Ahli Masih Sangsi
Ilustrasi pasien menggunakan alat bantu pernapasan. (Shutterstock)

Suara.com - Pasien yang pulih dari Covid-19 mungkin masih menderita masalah kognitif pasca infeksi, terutama pada mereka yang mengalami penyakit parah.

Sebuah studi yang belum ditinjau rekan sejawat (peer-review), menganalisis data dari 84.285 peserta Great British Intelligence Test, lapor Fox News.

Tes tersebut adalah bagian dari proyek kolaborasi yang sedang berlangsung dengan BBC2 Horizon, catat penulis penelitian.

Tim peneliti, yang dipimpin oleh Dr. Adam Hampshire dari Imperial College London, menemukan orang yang sembuh dari Covid-19 menunjukkan berkurangnya kemampuan kognitif atau defisit kognitif secara signifikan.

Peneliti sebelumnya memperhitungkan usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, pendapatan, kelompok ras-etnis, dan penyakit penyerta pasien.

Medical ventilator yang sangat dibutuhkan para pasien Covid-19. Pabrikan otomotif juga akan menggarap ketersediaannya. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].
Ilustrasi pasien covid-19 parah [Shutterstock].

Untuk peserta yang dilaporkan dirawat di rumah sakit dan mendapat bantuan ventilator, peneliti menemukan penurunan kinerja kognitif selama 10 tahun.

"(Defisit kognitif) memiliki ukuran efek yang substansial untuk orang-orang yang telah dirawat di rumah sakit, juga untuk kasus ringan yang tidak mengalami kesulitan bernapas," tulis peneliti, dalam unggahan yang terbit di MedRxiv.

Menurut mereka, studi ini membuktikan hipotesis tentang Covid-19 memiliki dampak pada kemampuan kognitif manusia.

Namun, para ahli yang tidak terlibat dalam penelitian mengatakan temuan ini tidak boleh dipandang sebagai hal pasti, sebab, tes mereka tidak mengukur fungsi kognitif sebelum infeksi, dan tidak menyelesaikan tindak lanjut dalam waktu lama.

baca juga

“Secara keseluruhan (ini) adalah penelitian yang menarik tetapi tidak meyakinkan tentang efek Covid pada otak,” kata Derek Hill, profesor ilmu pencitraan medis di University College London.

Menurutnya, penting untuk menyelidiki lebih lanjut sejauh mana infeksi berdampak pada kognitif pasien dalam beberapa minggu dan bulan. Dan apakah kerusakan permanen pada fungsi otak terjadi pada beberapa pasien.

Tim peneliti pun mengatakan temuan mereka seharusnya bisa mendorong lebih banyak penelitian tentang defisit kognitif pada penyintas Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketoasidosis Diabetik Turunkan Kemampuan Kognitif Anak Penderita Diabetes

Ketoasidosis Diabetik Turunkan Kemampuan Kognitif Anak Penderita Diabetes

Health | Sabtu, 26 September 2020 | 17:15 WIB

Manfaat Olahraga: Tingkatkan Kemampuan Kognitif, Memori, dan Suasana Hati

Manfaat Olahraga: Tingkatkan Kemampuan Kognitif, Memori, dan Suasana Hati

Health | Kamis, 24 September 2020 | 07:30 WIB

Studi: Bicara Dua Bahasa Bisa Tunda Penurunan Kognitif di Usia Tua

Studi: Bicara Dua Bahasa Bisa Tunda Penurunan Kognitif di Usia Tua

Health | Senin, 21 September 2020 | 20:31 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×