Update Covid-19 Global: Rekor Lagi, AS Alami Gelombang Ketiga Pandemi?

Risna Halidi, Lilis Varwati

Sabtu, 31 Oktober 2020 | 15:23 WIB
Update Covid-19 Global: Rekor Lagi, AS Alami Gelombang Ketiga Pandemi?
Bendera-bendera Amerika berukuran kecil dipasang di National Mall oleh organisasi Proyek Memorial Covid-19, Amerika, Selasa (22/9). (Foto/Anadolu Agency)

Suara.com - Laju infeksi Covid-19 diseluruh dunia masih menunjukan peningkatan. Bahkan kembali tercatat penambahan kasus harian terbanyak sejak virus corona jenis baru tersebut mewabah di seluruh dunia.

Dikutip dari situs worldometers.info data per Sabtu (31/10) pukul 00.11 GMT atau 07.11 WIB, jumlah kasus Covid-19 diseluruh dunia telah lebih dari 45,88 juta orang.

Artinya, terdapat 571.335 kasus infeksi baru dalam 24 jam kemarin, atau kenaikan dengan jumlah terbanyak selama pandemi Covid-19 terjadi.

Lebih dari setengah jumlah kasus baru itu terjadi di Eropa dengan total 299.918 infeksi. Akumulasi total kasus Covid-19 di benua biru tersebut kini telah melampaui 9,7 juta infeksi.

Namun negara yang paling banyak menyumbang kasus baru merupakan Amerika Serikat. AS mencatatkan rekor baru kasus harian ketika melaporkan angkanya mencapai 99.381 kasus dalam satu hari. Separuh dari negara bagian AS mengalami lonjakan kasus dalam sebulan terakhir.

Angka total kasusnya mencapai 9,3 juta dengan rata-rata dalam sepekan terakhir lebih dari 75.000 infeksi baru setiap hari. Pengamat Global Naomi Grimley mengatakan, beberapa ahli menyatakan bahwa AS mengalami gelombang ketiga wabah virus corona.

Tetapi banyak ahli kesehatan masyarakat juga berpikir bahwa sebenarnya AS tidak pernah benar-benar keluar dari gelombang pertama.

Setelah musim semi, infeksi virus paling parah terjadi di Timur Laut. Namun sempat turun, seperti di New York, kasus turun menjadi sekitar 20.000 per hari di seluruh negeri pada awal musim panas.

"Tapi kemudian negara bagian Sun Belt, seperti Arizona, Florida dan Texas, dibuka kembali untuk bisnis dan kami melihat lonjakan mulai di sana," kata Grimley dikutip dari BBC.

Sempat sedikit turun di awal September, namun kasus-kasus melonjak lagi. Ada penularan yang tersebar luas di seluruh negeri, dengan negara bagian di Midwest seperti North Dakota, South Dakota, Wisconsin dan Minnesota terkena dampak paling parah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PM Jepang dan Menlu AS ke Indonesia, Jimly: Ada Potensi Perang Dunia III

PM Jepang dan Menlu AS ke Indonesia, Jimly: Ada Potensi Perang Dunia III

News | Sabtu, 31 Oktober 2020 | 13:40 WIB

Jakarta Jadi Tujuan Terbanyak Wisatawan Asal Batam, Apa Alasannya?

Jakarta Jadi Tujuan Terbanyak Wisatawan Asal Batam, Apa Alasannya?

Batam | Sabtu, 31 Oktober 2020 | 13:35 WIB

Kondisi Terkini Turki Usai Diguncang Gempa Dahsyat

Kondisi Terkini Turki Usai Diguncang Gempa Dahsyat

Foto | Sabtu, 31 Oktober 2020 | 13:30 WIB

Terkini

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:05 WIB

Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses

Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses

Health | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:36 WIB

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:17 WIB

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:34 WIB

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:05 WIB