Awas! Ini Beberapa Masalah Kulit yang Marak di Musim Hujan

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Minggu, 01 November 2020 | 18:45 WIB
Awas! Ini Beberapa Masalah Kulit yang Marak di Musim Hujan
Ilustrasi penyakit kulit. (Shutterstock)

Suara.com - Memasuki musim hujan, sejumlah penyakit juga kerap datang dan perlu diwaspadai. Salah satunya ialah penyakit kulit seperti jamur. 

Dokter Spesialis Kulit dr. Ariani Astasari Widodo, Sp. KK mengingatkan risiko jamur pada kulit jadi lebih tinggi saat musim hujan, karena udara berubah menjadi lebih lembab. 

Beberapa area di tubuh yang patut diwaspadai munculnya jamur adalah lokasi yang banyak mengeluarkan keringat di antara lipatan kaki, sela paha, rambut dan ketiak.

Jenis jamur yang bisa muncul di kulit cenderung berbeda dan beragam, begitu juga dampaknya pada masalah kulit, bisa menyebabkan kelainan yang beragam.

Ilustrasi perempuan menderita penyakit kulit, psoriasis. (Shutterstock)
Ilustrasi perempuan menderita penyakit kulit. (Shutterstock)

"Misalnya jamur yang menyebabkan panu dan yang menyebabkan kutu air berbeda," terang dr. Ariani dalam diskusi awak media beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan, pityrosporum folliculitis atau fungal acne belakangan ini sedang menjadi sorotan karena kasusnya yang meningkat. Fungal acne adalah sejenis jerawat yang disebabkan oleh jamur, dan tidak seperti jerawat pada umumnya yang disebabkan bakteri.

"Fungal acne, prevalensi atau risiko paparannya semakin meningkat saat udara atau kondisi kulit sangat lembab. Apalagi bila menggunakan bahan yang berminyak di punggung seperti minyak pijat," tutur dr. Ariani.

Panu, biang keringat dan pityrosporum folliculitis menurut dr. Ariani kerap kali terjadi di punggung saat musim hujan, karena itu area yang lembab dan sering berkeringat. 

"Hal ini dapat dicegah dengan memakai baju yang menyerap keringat, mengganti baju langsung setelah berkeringat, dan mandi secara teratur," jelasnya.

Ingat juga di musim hujan banyak serangga berkeliaran seperti nyamuk. Selain berisiko sebabkan demam berdarah, masalah kulit alergi atau kulit super sensitif bisa sangat meningkat.

"Tentunya prevalensi kondisi kulit seperti insect bite hypersensitivity atau hipersensitivitas akibat gigitan serangga akan meningkat," tuturnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cek Benjolan Kuning di Tubuh, Bisa Jadi Tanda Kolesterol Tinggi!

Cek Benjolan Kuning di Tubuh, Bisa Jadi Tanda Kolesterol Tinggi!

Health | Sabtu, 31 Oktober 2020 | 11:29 WIB

4 Masalah Kesehatan Akibat Terlalu Banyak Mengonsumsi Kulit Ayam

4 Masalah Kesehatan Akibat Terlalu Banyak Mengonsumsi Kulit Ayam

Health | Sabtu, 31 Oktober 2020 | 08:05 WIB

Sam Smith Ungkap Rahasia Kulit Cantik dan Sehat, Ini Tahapan Skincarenya

Sam Smith Ungkap Rahasia Kulit Cantik dan Sehat, Ini Tahapan Skincarenya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 17:09 WIB

Terkini

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB