Jaga Kesehatan Jantung selama Musim Dingin, Konsumsi Antioksidan Alami Ini

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 02 November 2020 | 15:50 WIB
Jaga Kesehatan Jantung selama Musim Dingin, Konsumsi Antioksidan Alami Ini
Padi, beras, nasi (Pixabay/zcf428526)

Suara.com - Saat musim dingin yang bersamaan dengan pandemi virus corona Covid-19 sekarang ini, para ahli kesehatan mengatakan bahwa konsumsi antioksidan alami bisa membantu menjaga kesehatan jantung dan bagian tubuh lainnya.

Para ahli mengkhawatirkan kondisi kesehatan semua orang di musim dingin sekaligus pandemi virus corona Covid-19 bersamaan, terutama bagi penderita jantung.

Oleh karenanya, semua orang disarankan berusaha lebih keras untuk melindungi diri dan meningkatkan kekebalan tubuh agar tak terserang penyakit, sekaligus menjaga kesehatan jantung.

Para ahli menyarankan untuk mengonsumsi antioksidan alami, seperti gamma-oryzanol yang biasa ditemukan dalam dedak padi.

Kesehatan jantung. (Shutterstock)
Kesehatan jantung. (Shutterstock)

Sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa konsumsi gamma-oryzanol bisa membantu menurunkan kolesterol total, kolesterol jahat (LDL) dan lemak darah yang disebut trigliserida.

Di Jepang dan AS, gamma oryzanol sebagai campuran senyawa antioksidan dalam dedak telah terbukti efektif mengendalikan kadar kolesterol tinggi dalam tubuh. Bahkanm mereka telah menggunakannya sebagai obat alami untuk hiperlipidemia (peningkatan kadar kolesterol).

"Gamma-oryzanol ini berguna untuk mengontrol kadar kolesterol dan trigliserida yang mendukung kesehatan jantung dan mengendalikan gejala menopause," kata Dr Swapna Chaturvedi, ahli diet senior dari All India Institute of Medical Sciences (AIIMS) New Delhi, dikutip dari Times of India.

Gamma oryzanol bisa membantu mengendalikan kolesterol dengan menurunkan penyerapannya dan meningkatkan eliminasi kolesterol. Antioksidan alami ini juga meningkatkan laju metabolisme dan membantu menurunkan berat badan.

Menurut Praveen Chandra, Kepala Departemen Kardiologi Intervensional, Rumah Sakit Medanta di Gurugram, gamma oryzanol bisa membantu menurunkan risiko serangan jantung dengan mencegah agregasi trombosit, yaitu sistem di mana darah trombosit saling menempel dan membentuk gumpalan yang menyumbat arteri.

Para ahli menekankan bahwa orang dengan hati lemah harus sangat berhati-hati selama musim dingin. Meskipun penderita mesti terus berolahraga secara teratur, mereka tetap harus memperhatikan waktunya untuk menghindari cuaca ekstrem.

Pola hidup yang sehat, mencakup diet dan olahraga teratur, telah terbukti sebagai langkah tepat bagi pasien jantung tetap dalam kondisi stabil untuk jangka waktu lama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Pola Hidup Pasangan Bisa Pengaruhi Kesehatan Jantung

Studi: Pola Hidup Pasangan Bisa Pengaruhi Kesehatan Jantung

Health | Selasa, 27 Oktober 2020 | 11:30 WIB

Balitbangtan RI Berhasil Kembangkan Varietas Padi Tahan Hama Wereng Coklat

Balitbangtan RI Berhasil Kembangkan Varietas Padi Tahan Hama Wereng Coklat

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2020 | 16:39 WIB

Pola Makan Sehat Kurangi Risiko Kematian Penyakit Jantung, hingga 60 Persen

Pola Makan Sehat Kurangi Risiko Kematian Penyakit Jantung, hingga 60 Persen

Health | Senin, 26 Oktober 2020 | 16:05 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB