Brasil Tunda Uji Klinis Vaksin Sinovac, Ini Kata Satgas Covid-19

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 11 November 2020 | 18:33 WIB
Brasil Tunda Uji Klinis Vaksin Sinovac, Ini Kata Satgas Covid-19
Penjaga stan pameran Ciftis di Beijing, Jumat (4/9), menunjukkan dua kandidat vaksin COVID-19 buatan Sinopharm dan Sinovac. (ANTARA/HO-GT)

Suara.com - Vaksin Covid-19 buatan perusahaan farmasi China, Sinovac, saat ini tengah diuji di Indonesia. Namun tidak seperti di Indonesia, Brasil justru menangguhkan uji klinis vaksin sinovac, dengan alasan ditemukannya Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) serius. Sontak hal ini menimbulkan keresahan, dan banyak pihak mengkhawatirkan nasib 1.603 relawan yang sudah disuntik vaksin, termasuk di antaranya Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, yang terdaftar sebagai relawan.

Menanggapi ini, Jubir Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito mengatakan bahwa Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI adalah badan yang punya kewenangan mengawal uji klinis vaksin Covid-19 di Indonesia, termasuk di antaranya Sinovac.

"BPOM sebagai lembaga yang berwenang selalu mengawal dan mengikuti perkembangan uji klinis kandidat vaksinnya," ujar Prof. Wiku melalui pesan singkatnya kepada suara.com, Rabu (11/11/2020).

Ia mengatakan pemerintah hingga saat ini masih mencari tahu informasi yang akurat seputar putusan dan kebijakan Brasil, terkait vaksin sinovac. Setelah dipastikan pemerintah menjamin akan segera menyampaikan kebenarannya kepada masyarakat.

"Jika ada update terkait vaksin yang signifikan pasti pemerintah akan segera menyampaikan kepada publik secara transparan. Untuk saat ini tidak ada informasi terkait hal itu (vaksin sinovac)," katanya.

Sehingga ia hanya menyarankan masyarakat untuk bersabar dan menunggu informasi yang valid, dan tidak menerka-nerka informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

"Jadi lebih baik kita bersabar dengan informasi terupdate," tutup Prof. Wiku.

Sementara itu, Bio Farma sebagai perusahaan farmasi Indonesia yang bekerjasama melakukan uji klinis vaksin dengan Sinovac, memastikan dari 1.603 relawan yang sudah dua kali disuntik vaksin sinovac tidak ada laporan KIPI serius yang menimpa relawan.

Di sisi lain, pihak Sinovac melalui klarifikasi yang ditulis di situs resminya mengklaim jika KIPI serius atau Serious Adverse Event (SAE) yang terjadi di Brasil tidak ada kaitannya dengan vaksin mereka.

baca juga

"Setelah berkomunikasi dengan mitra Institut Butantan Brasil, kepala institut tersebut yakin bahwa insiden KIPI serius atau SAE tersebut tidak ada hubungannya dengan vaksin. Sinovac akan terus berkomunikasi dengan Brasil mengenai masalah ini. Uji klinis di Brasil dilakukan secara ketat sesuai dengan persyaratan GCP (good clinical practice) dan kami yakin dengan keamanan vaksin tersebut," terang Sinovac di situsnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AS Mulai Vaksinasi Covid-19 Bulan Depan, Fauci: Saya Juga Divaksin

AS Mulai Vaksinasi Covid-19 Bulan Depan, Fauci: Saya Juga Divaksin

News | Rabu, 11 November 2020 | 18:29 WIB

Brasil Tangguhkan Vaksin Sinovac, Bagaimana Nasib Uji Klinis di Indonesia?

Brasil Tangguhkan Vaksin Sinovac, Bagaimana Nasib Uji Klinis di Indonesia?

Health | Rabu, 11 November 2020 | 17:17 WIB

Brasil Tangguhkan Vaksin Sinovac, Bio Farma: Investigasi Harus Dilakukan

Brasil Tangguhkan Vaksin Sinovac, Bio Farma: Investigasi Harus Dilakukan

Health | Rabu, 11 November 2020 | 18:05 WIB

Terkini

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:55 WIB

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:46 WIB

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:35 WIB

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

×