Waspada, Depresi Dibarengi Diare Bisa Jadi Tanda Radang Usus di Masa Depan

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 12 November 2020 | 14:57 WIB
Waspada, Depresi Dibarengi Diare Bisa Jadi Tanda Radang Usus di Masa Depan
Ilustrasi sakit maag, sakit perut, gangguan pencernaan. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi menunjukkan bahwa masalah saluran pencernaan yang terjadi selama periode depresi bisa jadi penanda terjadinya radang usus atau IBD beberapa tahun mendatang. Penelitian ini telah diterbitjan dalam jurnal Gut.

Melansir dari Medical Xpress, para peneliti dari St George's University of London, Imperial College London, University College London dan King's College London mempelajari catatan dari lima belas ribu orang dengan radang usus atau IBD.

Studi ini meneliti hubungan antara depresi dan kemungkinan mengembangkan IBD di kemudian hari. Peneliti menunjukkan bahwa seseorang bisa saja didiagnosis dengan depresi mungkin akan mengembangkan masalah radang usus setidaknya maksimal 9 tahun kemudian. 

Radang usus sendiri dapat menyebabkan sakit perut, diare atau pendarahan rektal. Dalam hal ini, orang yang depresi dibarengi dengan masalah saluran pencernaan 40 persen lebih mungkin mengembangkan radang usus dibandingkan dengan orang tanpa depresi.

Ilustrasi depresi
Ilustrasi depresi

Namun, individu dengan depresi tanpa masalah saluran pencernaan sebelumnya tidak lebih mungkin didiagnosis dengan radang usus dibandingkan individu tanpa depresi.

Studi tersebut menunjukkan bahwa depresi bukanlah faktor risiko untuk mengembangkan IBD, namun orang dengan depresi dan gejala gastrointestinal sebelumnya mungkin lebih mungkin untuk mengembangkan radang usus atau IBD.

"Hubungan antara depresi dan IBD tidak jelas, tetapi kemungkinan beberapa individu mengalami depresi sebagai akibat dari gejala gastrointestinal yang mereka alami sebelum didiagnosis dengan IBD," kata penulis studi Dr. Jonathan Blackwell dari Imperial's School of Public Health dan St George's University of London

"Jika Anda mengalami depresi dengan sakit perut, diare, atau pendarahan dubur temui dokter Anda dan lakukan tes karena mungkin ada penyebab yang bisa diobati," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rumah Mau Disita karena Hutang, Wanita Berjilbab Ini Nekat Bunuh Diri

Rumah Mau Disita karena Hutang, Wanita Berjilbab Ini Nekat Bunuh Diri

Jogja | Kamis, 12 November 2020 | 13:00 WIB

Depresi, Pasien Covid-19 Tewas Setelah Nekat Lompat dari Lantai Lima RS

Depresi, Pasien Covid-19 Tewas Setelah Nekat Lompat dari Lantai Lima RS

News | Kamis, 12 November 2020 | 12:17 WIB

Kotoran Telinga Bisa Ukur Tingkat Stres dan Depresi, Begini Caranya!

Kotoran Telinga Bisa Ukur Tingkat Stres dan Depresi, Begini Caranya!

Health | Sabtu, 07 November 2020 | 09:00 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB