Bertambah Lagi, Daftar 12 Efek Jangka Panjang Covid-19

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 16 November 2020 | 15:43 WIB
Bertambah Lagi, Daftar 12 Efek Jangka Panjang Covid-19
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - Gejala virus corona Covid-19 setiap pasien berbeda-beda. Selain tingkat keparahan infeksi virusnya yang berbeda, efek sampingnya juga berbeda-beda.

Beberapa orang melaporkan gejala neurologis dan masalah gastrointestinal akibat virus corona. Sedangkan lainnya mengalami masalah lain yang mungkin lebih umum atau lebih parah.

Tapi, CDC telah memperlajari lebih lanjut mengenai efek samping virus corona Covid-19 pada kesehatan tubuh dalam jangka pendek dan jangka panjang.

"Saat pandemi berkembang, kami mempelajari bahwa banyak organ tubuh yang terpengaruh oleh Covid-19, selain paru-paru dan banyak cara infeksi yang bisa memengaruhi kondisi seseorang," ujar CDC dikutip dari Express.

Sementara itu, kebanyakan orang dengan Covid-19 telah terbukti pulih dan kembali ke kehidupan normal. Namun, beberapa pasien justru menunjukkan gejala yang berlangsung berminggu-minggu atau berbulan-bulan sejak awal infeksi.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Bahkan orang yang tidak dirawat di rumah sakit karena memiliki gejala ringan bisa mengalami gejala terus-menerus yang tak kunjung hilang setelah pulih.

CDC pun memperbarui daftar efek jangka panjang Covid-19 (Long Covid-19) yang sering dianggap sebagai komplikasi jangka panjang serius.

Efek jangka panjang yang sering dilaporkan termasuk gejala kelelahan, sesak napas, batuk, nyeri sendi, dan nyeri dada. Efek jangka panjang Covid-19 lainnya, antara lain:

  1. Kesulitan berpikir dan konsentrasi
  2. Depresi
  3. Nyeri otot
  4. Sakit kepala
  5. Demam intermiten
  6. Jantung berdebar cepat

Sedangkan, komplikasi jangka panjang akibat virus corona Covid-19 yang lebih serius meski jarang terjadi termasuk:

  1. Kardiovaskular: radang otot jantung
  2. Pernapasan: kelainan fungsi paru
  3. Ginjal: cedera ginjal akut
  4. Dermatologis: ruam, rambut rontok
  5. Neurologis: masalah penciuman dan rasa, masalah tidur, kesulitan konsentrasi, masalah memori
  6. Psikiatri: depresi, kecemasan, perubahan suasana hati

Signifikansi efek jangka panjang Covid-19 ini belum diketahui. Tetapi cara terbaik untuk mencegah komplikasi jangka panjang adalah dengan mencegah infeksi Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makin Bertambah, Pasien Corona di RSD Wisma Atlet Kini Tembus 2.428 Orang

Makin Bertambah, Pasien Corona di RSD Wisma Atlet Kini Tembus 2.428 Orang

News | Senin, 16 November 2020 | 11:46 WIB

7 Bulan Tak Bertemu Keluarga, Nakes: Jangan Sia-siakan Pengorbanan Kita

7 Bulan Tak Bertemu Keluarga, Nakes: Jangan Sia-siakan Pengorbanan Kita

Health | Minggu, 15 November 2020 | 20:46 WIB

Buntut Libur Panjang, Jumlah Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Naik 21 Persen!

Buntut Libur Panjang, Jumlah Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Naik 21 Persen!

Health | Minggu, 15 November 2020 | 20:32 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB