Update Covid-19 Global: WHO Khawatir Lonjakan Kasus di Eropa dan Amerika

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 17 November 2020 | 09:15 WIB
Update Covid-19 Global: WHO Khawatir Lonjakan Kasus di Eropa dan Amerika
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Kasus Covid-19 di Eropa dan Amerika semakin mengkhawatirkan. Kedua wilayah itu masih menjadi penyumbang infeksi harian terbanyak. Update Covid-19 global hari ini, Selasa (17/11/2020), mengutip data dari situs worldometers.info, kasus Covid-19 di dunia bertambah 491.805 infeksi dalam satu hari, dan sekitar 80 persennya terjadi di Eropa dan Amerika Serikat.

Eropa mengalami penambahan infeksi baru sebanyak 202.668 kasus. Sedangkan Amerika Serikat tercatat mengalami penambahan 154.041 kasus baru.

Hingga hari ini, Selasa (17/11) pukul 00.39 GMT atau 07.40 WIB, tercatat total kasus Covid-19 mencapai 55,32 juta infeksi tersebar di 219 negara. Lebih dari 38,46 juta orang di antaranya telah dinyatakan sembuh, namun 1,33 juta jiwa meninggal dunia.

Para ahli kesehatan dunia memperingatkan masih ada bulan-bulan yang sulit dan berbahaya ke depan. Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan kekhawatiran khusus tentang situasi di Eropa dan Amerika, di mana petugas kesehatan dan sistem pelayanan didorong ke titik puncak.

"Petugas kesehatan di garis depan telah meregang selama berbulan-bulan. Mereka kelelahan. Kami harus melakukan semua yang kami bisa untuk melindungi mereka, terutama selama periode ketika virus menyebar dan pasien memenuhi tempat tidur rumah sakit," kata Tedros dikutip dari Channel News Asia.

Tedros bersikeras bahwa negara tidak punya alasan untuk tidak bertindak. Walaupun dalam beberapa waktu terakhir kabar baik mengenai penelitian vaksin terus bermunculan, Tedros mengingatkan untuk jangan cepat puas diri.

"Kami terus menerima berita menggembirakan tentang vaksin Covid-19 dan tetap optimis tentang potensi alat baru untuk mulai tiba dalam beberapa bulan mendatang. Tapi ini bukan waktunya untuk berpuas diri," katanya.

Komentarnya muncul ketika harapan global untuk mengatasi pandemi virus corona meningkat setelah vaksin Moferna dari AS dilaporkan memiliki efektifitas hampir 95 persen dalam uji coba yang sedang berlangsung.

Itu terjadi setelah hasil serupa diumumkan pekan lalu untuk kandidat vaksin yang dikembangkan oleh perusahaan farmasi Pfizer dan mitranya dari Jerman, BioNTech.

Tetapi WHO telah memperingatkan bahwa ketersediaan luas vaksin masih jauh, bahkan ketika kasus Covid-19 dan angka kematian melonjak di banyak negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Turki, Ribavirin Teruji Mampu Obati Virus Covid 19

Di Turki, Ribavirin Teruji Mampu Obati Virus Covid 19

Sumsel | Selasa, 17 November 2020 | 07:56 WIB

Vaksin Moderna 94 Persen Efektif Cegah Infeksi dan Tekan Keparahan Covid-19

Vaksin Moderna 94 Persen Efektif Cegah Infeksi dan Tekan Keparahan Covid-19

Health | Selasa, 17 November 2020 | 07:54 WIB

Penelitian Ini Sebut Covid-19 Muncul di Italia Lebih Dulu dari China

Penelitian Ini Sebut Covid-19 Muncul di Italia Lebih Dulu dari China

Tekno | Selasa, 17 November 2020 | 08:30 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB