Studi: Main Boneka Bisa Tumbuhkan Rasa Empati Pada Anak

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 19 November 2020 | 10:54 WIB
Studi: Main Boneka Bisa Tumbuhkan Rasa Empati Pada Anak
Ilustrasi anak main boneka. (Pixabay)

Suara.com - Situasi pandemi yang memaksa orang tetap berada di rumah mungkin telah membuat para orangtua khawatir dengan perkembangan sosial anak-anak karena mereka jarang berinteraksi dengan orang lain. Salah satu solusinya, orangtua kemudian beralih memberikan mainan untuk menghibur anak-anaknya. Dan main boneka jadi salah satu permainan yang sangat disarankan. Kenapa?

Main boneka ternyata bisa membantu perkembangan sosial dan empati anak. Penelitian baru yang dilakukan oleh Barbie dan sekelompok ahli saraf di Universitas Cardiff, Inggris, menemukan bahwa main boneka membantu perkembangan anak dalam hal pemahaman sosial dan empati.

Barbie melakukan survei global di 22 negara berbeda dan bertanya kepada 15.000 orangtua. Sekitar 91 persen orangtua menganggap empati sebagai keterampilan sosial utama yang mereka harapkan dari perkembangan anaknya. Namun, hanya 26 persen dari mereka yang tahu seberapa banyak main boneka dapat bermanfaat bagi keterampilan sosial anak mereka.

Ahli Pusat Ilmu Perkembangan Manusia dari Universitas Cardiff Dr. Sarah Gerson dan timnya memantau aktivitas otak anak-anak berusia empat hingga delapan tahun saat mereka bermain dengan boneka Barbie dan perangkat bermain lainnya.

Para peneliti menemukan bagaimana main boneka merangsang pikiran anak dengan mengaktifkan daerah otak yang membantu anak-anak mengembangkan empati dan keterampilan sosial bahkan saat bermain sendiri.

Diketahui bahwa aktivitas otak ini mirip dengan saat anak berinteraksi dengan orang lain. Ditemukan juga bahwa anak-anak menunjukkan lebih banyak aktivasi otak dalam permainan boneka dibandingkan saat mereka bermain dengan tablet atau perangkat gawai lainnya.

Temuan itu sama hasilnya baik pada anak laki-laki maupun perempuan. Temuan itu membuktikan bahwa bermain dengan boneka memungkinkan anak-anak untuk melatih keterampilan sosial dan mengembangkan empati lebih baik daripada jenis permainan lainnya.

Misalnya, saat bermain dengan bonekanya, anak mungkin membuat skenario sendiri tentang cara mereka berinteraksi dengan seorang teman. Hal itu memungkinkan mereka belajar lebih banyak tentang perspektif dan perasaan orang lain yang berbeda. Menurut Gerson, penelitian ini penting bagi orangtua dan anak-anak.

"Bagaimana tanpa dorongan atau instruksi, anak-anak secara alami bermain dengan boneka dengan cara yang memungkinkan mereka untuk mempraktikkan interaksi sosial dan meningkatkan empati dan pemahaman mereka terhadap orang lain," kata Gerson dikutip dari AsiaOne.

"Jadi, sebagai orangtua, kami dapat diyakinkan bahwa bermain sendiri dengan boneka memungkinkan anak-anak melatih keterampilan yang mereka gunakan saat bermain dengan teman bermain dan dalam interaksi sosial di masa depan," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Psikolog: Anak Belajar Banyak Lewat Bermain

Psikolog: Anak Belajar Banyak Lewat Bermain

Batam | Rabu, 18 November 2020 | 15:11 WIB

Psikolog Sebut Bermain Jadi Cara Belajar Paling Alami Untuk Anak

Psikolog Sebut Bermain Jadi Cara Belajar Paling Alami Untuk Anak

Health | Rabu, 18 November 2020 | 08:25 WIB

Dokter Tekankan Pentingnya Waktu Bermain Anak untuk Kesehatannya

Dokter Tekankan Pentingnya Waktu Bermain Anak untuk Kesehatannya

Jawa Tengah | Rabu, 11 November 2020 | 15:24 WIB

Terkini

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Health | Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB