Studi: Nutrisi & Lingkungan Berperan Paling Banyak dalam Tinggi Badan Anak

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 24 November 2020 | 08:25 WIB
Studi: Nutrisi & Lingkungan Berperan Paling Banyak dalam Tinggi Badan Anak
Ilustrasi tinggi badan anak. (Shutterstock)

Suara.com - Tinggi badan anak, salah satunya ditentukan dari genetik orangtuanya. Namun sebuah studi baru-baru ini yang diterbitkan dalam jurnal medis The Lancet menunjukkan bahwa meskipun genetik berperan dalam tinggi badan seseorang, tetapi nutrisi dan lingkungan berperan yang lebih besar.

Studi yang keluar bulan ini menganalisis pertumbuhan fisik anak-anak di berbagai negara dengan mengumpulkan data indeks massa tubuh dan tinggi badan dari 193 negara.

Dalam studi ini mencatat bahwa remaja di China telah mencapai peningkatan tinggi badan yang signifikan selama 35 tahun terakhir. Pada tahun 1985, tinggi rata-rata wanita berusia 19 tahun di Cina adalah 157,4 cm dan tinggi rata-rata pria berusia 19 tahun 167,6 cm. Pada 2019, angkanya masing-masing adalah 163,5cm dan 175,7cm.

Menurut penelitian, peningkatan tinggi anak laki-laki di China adalah yang terbesar di dunia dan peningkatan tinggi anak perempuan adalah yang terbesar ketiga.

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa perkembangan ekonomi di China dalam empat dekade terakhir telah mengurangi malnutrisi pada anak-anak. Namun, ketidaksetaraan yang meningkat juga membuat anak-anak yang tinggal di daerah pedesaan tertinggal dari rekan-rekan mereka di perkotaan dalam hal asupan gizi dan tinggi badan.

Menurut studi tahun 2014 yang diterbitkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia, wilayah yang lebih berkembang di China juga mengalami peningkatan obesitas pada masa kanak-kanak atau remaja berkat akses yang lebih besar ke camilan manis dan makanan cepat saji.

Studi Lancet membandingkan perubahan indeks massa tubuh (BMI) anak-anak dan remaja secara global. Negara-negara yang memiliki BMI tertinggi untuk kedua jenis kelamin antara lain Amerika Serikat, Selandia Baru, dan Kuwait. Sedangkan negara-negara dengan BMI terendah antara lain India, Bangladesh, Timor Leste, Ethiopia, dan Chad.

Diperkirakan juga ada perbedaan rata-rata tinggi badan 20 cm antara anak usia 19 tahun di negara-negara tertinggi dan terpendek. Negara dengan populasi remaja tertinggi termasuk Belanda, Montenegro, Estonia dan Denmark.

Meski terjadi lonjakan pertumbuhan dalam 35 tahun terakhir, laki-laki berusia 19 tahun di China rata-rata 8,1 cm lebih pendek daripada mereka di Belanda dan perempuan lebih pendek 6,9 cm.

baca juga

Di beberapa negara berkembang telah mengalami peningkatan terbesar dalam tinggi badan anak. Tetapi banyak negara di Afrika Sub-Sahara tinggi anak tetap sama atau bahkan menurun, demikian dilaporkan AsiaOne.

Secara keseluruhan, anak perempuan di Korea Selatan, Vietnam, Arab Saudi, Turki dan beberapa negara Asia Tengah, dan anak laki-laki di Eropa tengah dan barat, memiliki perubahan paling sehat dalam status pertumbuhan tubuh selama tiga setengah dekade terakhir. Karena mereka memiliki peningkatan tinggi badan yang jauh lebih besar.

Memiliki tinggi badan rendah dan BMI rendah dikaitkan dengan peningkatan risiko morbiditas dan mortalitas, gangguan perkembangan kognitif, dan kinerja pendidikan dan produktivitas kerja yang lebih buruk di kemudian hari.

Oleh karena itu, para peneliti merekomendasikan kebijakan untuk mendukung pertumbuhan yang sehat bagi kaum muda. Seperti menerapkan program makan sekolah gratis dan menerapkan pembatasan tentang berapa banyak karbohidrat olahan yang harus dimakan seorang anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pola Makan Buruk Pengaruhi Tinggi Badan Anak, Bisa Lebih Pendek 20cm!

Pola Makan Buruk Pengaruhi Tinggi Badan Anak, Bisa Lebih Pendek 20cm!

Health | Jum'at, 06 November 2020 | 15:04 WIB

Agar Tinggi Badan Anak Optimal, Ajak Ia Lakukan 5 Kegiatan Ini

Agar Tinggi Badan Anak Optimal, Ajak Ia Lakukan 5 Kegiatan Ini

Health | Senin, 17 Februari 2020 | 17:30 WIB

Ini Pentingnya Rutin Cek Berat dan Tinggi Badan Anak

Ini Pentingnya Rutin Cek Berat dan Tinggi Badan Anak

Health | Selasa, 29 Januari 2019 | 16:30 WIB

Terkini

Dino Patti Djalal Sebut Isu Konspirasi Singapura dan MSCI Jatuhkan Ekonomi Indonesia Tak Logis

Dino Patti Djalal Sebut Isu Konspirasi Singapura dan MSCI Jatuhkan Ekonomi Indonesia Tak Logis

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:27 WIB

BGN Kembalikan Rp160,37 M ke Kas Negara Usai BPK Temukan 75 SPPG Punya Rekening Ganda!

BGN Kembalikan Rp160,37 M ke Kas Negara Usai BPK Temukan 75 SPPG Punya Rekening Ganda!

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:20 WIB

4 Zodiak Paling Rajin Menabung, Paling Anti Impulsive Buying

4 Zodiak Paling Rajin Menabung, Paling Anti Impulsive Buying

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:19 WIB

Rangkuman Pidato Prabowo Kemarin: Tak Takut MSCI, Biang Kerok Kebakaran Hutan

Rangkuman Pidato Prabowo Kemarin: Tak Takut MSCI, Biang Kerok Kebakaran Hutan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:16 WIB

Karhutla Jadi Masalah Lintas Negara, Ignasius Jonan Ajak Singapura dan Malaysia Turun Tangan

Karhutla Jadi Masalah Lintas Negara, Ignasius Jonan Ajak Singapura dan Malaysia Turun Tangan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Modus Top Up Umur dan Tiket Surga, Pria Bangkalan Dikelabui Imam Mahdi Palsu Rp1,3 Miliar

Modus Top Up Umur dan Tiket Surga, Pria Bangkalan Dikelabui Imam Mahdi Palsu Rp1,3 Miliar

Jatim | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:06 WIB

Review Clayface: Tragedi Kelam sang Aktor Gotham dalam Teror Body Horror!

Review Clayface: Tragedi Kelam sang Aktor Gotham dalam Teror Body Horror!

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:05 WIB

Sejarah Baru Calvin Verdonk di Liga Champions Berakhir Pahit, Lille Dihajar Galatasaray

Sejarah Baru Calvin Verdonk di Liga Champions Berakhir Pahit, Lille Dihajar Galatasaray

Bola | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:02 WIB

Rano Karno Bocorkan Netflix Bakal Syuting Sekuel Film Populer di Jakarta pada 2027

Rano Karno Bocorkan Netflix Bakal Syuting Sekuel Film Populer di Jakarta pada 2027

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:54 WIB

Rupiah Makin Sengsara, Merosot ke Level Rp18.052 per Dolar Amerika Serikat

Rupiah Makin Sengsara, Merosot ke Level Rp18.052 per Dolar Amerika Serikat

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:50 WIB

×