Menggunakan Lidi, Pria Ini Keluarkan Kapas Cotton Bud dari Dalam Telinga!

Rauhanda Riyantama | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 01 Desember 2020 | 11:13 WIB
Menggunakan Lidi, Pria Ini Keluarkan Kapas Cotton Bud dari Dalam Telinga!
Ilustrasi cotton bud tertinggal di telinga [shutterstock]

Suara.com - Sudah banyak kasus yang mana kapas tertinggal di dalam telinga ketika membersihkan kotoran menggunakan cotton bud.

Inilah yang terjadi pada seorang pria, yang tidak diketahui identitasnya, setelah nekat membersihkan telinganya sendiri menggunakan cotton bud.

Berdasarkan unggahan video akun Instagram @makassar_iinfo, yang didapat dari Aceng Karyadi, terlihat seorang pria sedang berusaha mengeluarkan kapas yang tertinggal di dalam telinga pria lain.

"Diam ya Kak, kurang panjang lagi," tutur pria yang sedang berusaha mengeluarkan kapas.

Sementara kapas yang tertinggal sudah berbahaya, alat yang digunakan pun sama bahayanya. Mereka menggunakan potongan lidi yang diputar untuk mengakali kapas tersebut.

Kapas tertinggal di dalam telinga (Instagram/Makassar_iinfo)
Kapas tertinggal di dalam telinga (Instagram/Makassar_iinfo)

Untungnya tak berapa lama kemudian kapas dapat terambil.

Sebenarnya, para dokter sudah memperingatkan untuk tidak membersihkan kotoran telinga menggunakan cotton bud, sebab dapat menyebabkan infeksi.

Untuk membersihkan kotoran telinga, menurut Alodokter, Anda dapat menggunakan obat tetes telinga yang dijual bebas di apotek.

Obat ini dapat melunakkan gumpalan sehingga mudah dikeluarkan. Bisa juga menggunakan tetes telinga yang mengandung hidrogen peroksida, minyak untuk bayi atau gliserin.

Apabila menggunakan cara ini, dua sampai tiga hari setelahnya Anda perlu memiringkan kepala dan meneteskan air hangat ke dalam saluran telinga yang bermasalah, kemudian, miringkan ke sisi lain untuk mengeluarkan kotorannya.

Keringkan air dari saluran telinga, lalu lap dengan handuk pelan-pelan.

Kemungkinan, Anda perlu mengulang proses ini beberapa kali hingga seluruh kotoran keluar. Namun, jangan gunakan cara ini jika telinga dalam kondisi infeksi atau pernah menjalani operasi telinga.

Jika tidak, Anda bisa pergi ke dokter THT agar kotoran dapat dikeluarkan dengan alat khusus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inggris Resmi Larang Penggunaan Sedotan Plastik Hingga Cotton Bud

Inggris Resmi Larang Penggunaan Sedotan Plastik Hingga Cotton Bud

News | Sabtu, 03 Oktober 2020 | 06:43 WIB

Alasan Dokter THT Tak Sarankan Bersihkan Telinga Pakai Cotton Bud

Alasan Dokter THT Tak Sarankan Bersihkan Telinga Pakai Cotton Bud

Health | Selasa, 08 September 2020 | 04:58 WIB

Dialami Ifan Seventeen, Pakai Cotton Bud untuk Bersihkan Telinga Berbahaya!

Dialami Ifan Seventeen, Pakai Cotton Bud untuk Bersihkan Telinga Berbahaya!

Health | Selasa, 25 Agustus 2020 | 15:10 WIB

Terkini

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB