Alasan Dokter THT Tak Sarankan Bersihkan Telinga Pakai Cotton Bud

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 08 September 2020 | 04:58 WIB
Alasan Dokter THT Tak Sarankan Bersihkan Telinga Pakai Cotton Bud
Ilustrasi membersihkan telinga pakai cotton bud. (Shutterstock)

Suara.com - Membersihkan telinga pakai cotton bud mungkin sudah jadi kebiasaan bagi banyak orang. Rasanya, ada yang gatal di dalam telinga kalau belum dibersihkan dengan cotton bud. Padahal, tindakan bersihkan telinga pakai cotton bud sudah lama tak disarankan oleh dokter.

Penggunaan cotton bud justru bisa membuat kotoran semakin menumpuk di dalam. Padahal mnurut dokter spesialis THT dr. Abdillah Hasbi, Sp.THT-KL, kotoran telinga sebenarnya bisa keluar sendiri dan tak perlu dibersihkan menggunakan cotton bud.

"Yang disebutkan kotoran telinga itu sebenarnya bukan kotoran. Mungkin orang masih berpikir bahwa yang disebut kotoran itu adalah debu dari luar masuk ke dalam telinga bertumpuk di situ," kata Hasbi dalam siaran langsung Instagram, Senin (7/9/2020).

Hasbi menjelaskan, kotoran telinga dihasilkan oleh kelenjar keringat tubuh dan kelenjar minyak dari kulit. Begitu dihasilkan dari kulit, akan didorong otomatis oleh mekanisme bulu halus di telinga dan akan keluar.

Sebagian besar kotoran itu akan menguap, sebagian lagi tertinggal di bagian luar berwarna kuning membentuk seperti cincin. Menurut Hasbi, kondisi itu normal dan pasti terjadi pada kebanyakan orang.

"Apakah telinga perlu dibersihkan rutin? Jawaban saya tidak. Karena secara otomatis akan keluar sendiri. Kalau mau dibersihkan pun boleh, misalnya dengan tisu taruh di kelingking kita, lap sendiri," ujarnya.

Jika membersihkan telinga dengan cotton bud, menurut Hasbi, justru akan mendorong kotoran semakin ke dalam. Dan akan menutupi kotoran yang seharusnya akan keluar.

"Jadi sudah bagus ada di luar malah terdorong lagi ke dalam. Akibatnya yang tadinya mau keluar terhambat lagi sama yang tadi masuk. Menumpuk terus sampai jadi bongkahan kotoran," paparnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tidak Perlu Dibersihkan, Ternyata Kotoran Telinga Menyehatkan!

Tidak Perlu Dibersihkan, Ternyata Kotoran Telinga Menyehatkan!

Health | Selasa, 25 Agustus 2020 | 17:09 WIB

Belajar dari Ifan Seventeen, Ini Cara Bersihkan Kotoran Telinga yang Benar!

Belajar dari Ifan Seventeen, Ini Cara Bersihkan Kotoran Telinga yang Benar!

Health | Selasa, 25 Agustus 2020 | 16:13 WIB

Gara-gara Cotton Bud, Ifan Seventeen Demam dan Dilarikan ke RS

Gara-gara Cotton Bud, Ifan Seventeen Demam dan Dilarikan ke RS

Entertainment | Senin, 24 Agustus 2020 | 12:06 WIB

Terkini

Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh

Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 22:40 WIB

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:06 WIB

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Health | Senin, 13 Juli 2026 | 14:59 WIB

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:41 WIB

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

×