Jangan Abaikan Sariawan Lebih dari 2 Minggu, Pria Ini Meninggal Karenanya

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 01 Desember 2020 | 14:17 WIB
Jangan Abaikan Sariawan Lebih dari 2 Minggu, Pria Ini Meninggal Karenanya
Ilustrasi sariawan. (Shutterstock)

Suara.com - Kematian memang tidak ada yang mengetahuinya. Bahkan, penyebabnya pun tak terduga. Inilah yang terjadi pada seorang pria asal Merseyside, Inggris.

Alan Birch, lelaki berusia 37 tahun dengan pola hidup sehat, tidak pernah merokok serta minum minuman beralkohol, meninggal akibat kanker mulut agresif.

Saat Alan berusia 35 tahun, lidahnya diangkat akibat kanker yang menyerangnya pada 2018 itu. Diagnosis kankernya mengejutkan, karena selama ini pola hidupnya sehat dan aktif.

Lelaki dengan tujuh anak ini sempat menjalani radioterapi dan kemoterapi. Namun meski diobati, kankernya 'kambuh' dan, bahkan, lebih agresif. Hingga akhirnya dokter memvonis Alan hanya dapat hidup beberapa bulan saja.

Ilustrasi sariawan (Dok. Elements Envato)
Ilustrasi sariawan (Dok. Elements Envato)

Dilansir Manchester Evening News, Alan meninggal pada April 2020, beberapa minggu setelah pernikahannya dengan kekasih 12 tahunnya, Debbie McDonough.

Karena pengalaman ini, sekarang Debbie selalu mendorong orang untuk periksa ke dokter gigi apabila ada gejala kanker mulut dan lidah.

"Selalu berhati-hati terhadap ulkus (luka di mulut) terlebih jika Anda mengalaminya lebih dari dua minggu, dan jangan pernah berpikir untuk membuang waktu jika Anda khawatir tentang apa pun. Lebih baik aman daripada menyesal," kata Debbie.

Penelitian menyebut bahwa kesadaran masyarakat dan pengetahuan mereka tentang kanker ini masih kurang. Hal ini mendorong dokter gigi untuk mengubahnya.

"Sebagai dokter gigi, kami melihat secara langsung dampak penyakit ini, dan itulah mengapa kami ingin memastikan orang-orang mengetahui tanda dan gejalanya. apa yang harus dilakukan, dan langkah apa yang dapat diambil untuk mengurangi risikonya," jelas Dr Catherine Tannahill, dokter gigi dan direktur kedokteran gigi klinis di Portman Dental Care, yang melakukan studi.

Ia menambahkan bahwa diagnosis dini kanker mulut mengarah pada tingkat kelangsungan hidup hingga 90%.

"Itulah mengapa sangat penting bagi orang untuk terus mengunjungi dokter gigi mereka untuk pemeriksaan rutin," lanjutnya.

Ia menjelaskan tanda paling umum dari kanker mulut, yaitu sariawan yang tidak sembuh dalam tiga minggu, benjolan atau pembengkakan yang tidak biasa di mulut, kepala atau leher, dan bercak merah dan putih di dalam mulut.

"Kanker mulut bisa muncul di amandel, atap atau dasar mulut dan lidah, jadi penting bagi orang untuk memeriksa semua area mulut secara menyeluruh," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Kanker Mulut, Coba Lakukan Pemeriksaan Mandiri Selama 2 Menit

Cegah Kanker Mulut, Coba Lakukan Pemeriksaan Mandiri Selama 2 Menit

Health | Senin, 23 November 2020 | 07:00 WIB

Sering Disepelekan, Sariawan Ternyata Bisa Berujung Pada Kanker Mulut

Sering Disepelekan, Sariawan Ternyata Bisa Berujung Pada Kanker Mulut

Banten | Rabu, 18 November 2020 | 05:29 WIB

Sariawan Lebih dari Sebulan, Awas Tanda Kanker Mulut

Sariawan Lebih dari Sebulan, Awas Tanda Kanker Mulut

Health | Sabtu, 14 November 2020 | 18:10 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB