10 Makanan Berwarna Gelap yang Bermanfaat untuk Kesehatan

Vania Rossa

Rabu, 02 Desember 2020 | 10:59 WIB
10 Makanan Berwarna Gelap yang Bermanfaat untuk Kesehatan
Beras hitam, makanan berwarna gelap yang menyehatkan. (Shutterstock)

Suara.com - Selama ini, Anda mungkin berpikir bahwa hanya sayuran dan buah-buahan yang berwarnalah yang sehat untuk tubuh. Tapi, makanan berwarna gelap ternyata tak kalah menyehatkan, lho.

Warna gelap pada makanan berasal dari kandungan flavonoid yang punya banyak manfaat sehat. Selain itu, menurut penelitian, anthocyanin atau kandungan antioksidan yang kuat telah memberikan warna gelap pada buah dan sayuran.

Kandungan flavonoid vital ini memiliki efek antikanker, antidiabetes, antimikroba, anti inflamasi, dan anti obesitas. Sedangkan, kandungan makanan kaya antosianin secara tradisional dapat digunakan untuk mengobati banyak penyakit.

Berikut ini 10 makanan berwarna gelap yang mengandung banyak anthocyanin dan flavonoid yang baik untuk tubuh, seperti dilansir dari Boldsky, Selasa (1/12/2020).

1. Beras Hitam
Beras hitam memiliki efek antioksidan terhadap gangguan stres oksidatif seperti peradangan, alzheimer dan aterosklerosis. Adanya antioksidan antosianin berperan besar dalam memberikan manfaat. Sebuah penelitian telah menunjukkan efek pelindung saraf dari biji-bijian ini.

2. Zaitun Hitam
Ketika buah zaitun dipanen setelah matang sempurna, secara alami buah ini menjadi hitam karena penumpukan antosianin. Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa total senyawa fenolik dalam buah zaitun hitam berlipat ganda dibandingkan dengan buah zaitun hijau, karena pematangan sebelumnya meningkatkan konsentrasi senyawa dalam buah. Ini membuat buah zaitun hitam ampuh melawan penyakit seperti kanker, gangguan jantung, dan penyakit inflamasi.

3. Lada Hitam

Ilustrasi lada hitam. (Pixabay/PublicDomainPictures)
Ilustrasi lada hitam. (Pixabay/PublicDomainPictures)

Lada hitam dikenal karena senyawa aktifnya yang disebut piperin. Senyawa ini membantu banyak masalah pencernaan dan juga memiliki efek kemopreventif. Piperine dalam lada hitam juga terbukti bermanfaat dalam meningkatkan fungsi kognitif, kekebalan, dan gejala depresi.

4. Teh Hitam
Teh hitam adalah alternatif rendah kalori untuk minuman. Selain itu, teh hitam juga kaya akan polifenol seperti theaflavin, asam amino, thearubigins, dan banyak flavonoid dan katekin lainnya yang membantu mencegah risiko penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi.

baca juga

5. Anggur Hitam
Anggur dikonsumsi secara melimpah di seluruh dunia. Anggur hitam mengandung antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan dengan anggur merah atau hijau. Mereka juga tinggi flavonoid dan polifenol yang membuatnya lebih manis, berwarna gelap dan bergizi dibandingkan jenis anggur lainnya.

6. Blackberry

Blackberry. (Shutterstock)
Blackberry. (Shutterstock)

Blackberry kaya akan antosianin dan senyawa fenolik seperti flavonol dan ellagitannin. Semua ini berkontribusi pada efek antioksidan buah yang selanjutnya membantu mencegah penyakit neurodegeneratif terkait usia seperti alzheimer, penyakit kronis seperti diabetes dan penyakit inflamasi seperti radang sendi.

7. Kacang Hitam
Kacang hitam mengandung sejumlah besar karbohidrat yang tidak dapat dicerna, yang berhubungan dengan rendahnya kolesterol serum, efek glikemik rendah, dan risiko rendah kanker usus besar. Mereka diketahui dapat mencegah risiko penyakit metabolik karena kandungan seratnya yang tinggi dan juga memiliki kapasitas antioksidan melawan berbagai penyakit.

8. Biji Wijen Hitam
Biji wijen hitam berperan penting dalam mencegah penyakit terkait jantung dan aterosklerosis serta menurunkan kadar kolesterol total dan lemak darah. Mereka juga dikenal karena sifat anti-penuaan, anti-kanker dan anti-inflamasi. Biji wijen hitam menunjukkan efek positif pada kesehatan ginjal dan tulang.

9. Kedelai Hitam

Kedelai Hitam. (Shutterstock)
Kedelai Hitam. (Shutterstock)

Kedelai hitam berasal dari keluarga kedelai kuning yang digunakan untuk pembuatan produk kedelai seperti tahu dan tempe. Fitokimia dalam kedelai hitam memiliki nilai terapeutik. Mereka membantu mencegah penyakit seperti diabetes, kanker, kerusakan otak, dan alzheimer

10. Jamur Black Forest
Jamur hitam atau black fungus merupakan jamur liar yang dapat dimakan menyerupai bentuk telinga manusia. Mereka memiliki efek perlindungan terhadap penyakit neurodegeneratif, masalah pencernaan, pertumbuhan bakteri, kolesterol tinggi, dan kesehatan hati. Jamur hitam banyak digunakan dalam pengobatan tradisional selama ratusan tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Makanan yang Ampuh Mempercepat Penyembuhan Luka

5 Makanan yang Ampuh Mempercepat Penyembuhan Luka

Health | Senin, 30 November 2020 | 19:08 WIB

6 Makanan yang Dapat Melindungi Anda dari Covid-19

6 Makanan yang Dapat Melindungi Anda dari Covid-19

Health | Senin, 30 November 2020 | 13:24 WIB

Suplemen dan Makanan untuk Tingkatkan Kekebalan Tubuh, Apa Saja?

Suplemen dan Makanan untuk Tingkatkan Kekebalan Tubuh, Apa Saja?

Kalbar | Senin, 30 November 2020 | 08:00 WIB

Terkini

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

×