Aneh, Air Kencing Lelaki Ini Berwarna Hijau

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Kamis, 03 Desember 2020 | 09:26 WIB
Aneh, Air Kencing Lelaki Ini Berwarna Hijau
Seorang lelaki kencing di toilet. [shutterstock]

Suara.com - Tentu aneh bila air kencing berwarna hijau, sebab pada orang sehat, warna air kencing atau urine umumnya adalah jernih kekuningan. Sedangkan pada orang sakit atau sedang dehidrasi, warna urine tetap dalam kisaran warna kuning, namun lebih keruh dan pekat. 

Fenomena air kencing berwarna hijau ini ada dan nyata terjadi pada seorang lelaki berusia 62 tahun yang menderita penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), salah satu penyakit paru yang progresif.

Menurut laporan The New England Journal of Medicine pada 2 Desember, diwartakan Live Science, Kamis (3/12/2020), lelaki tersebut dilarikan ke unit gawat darurat (UGD) lantaran mengalami kesulitan napas selama dua hari berturut-turut.

Untungnya menurut dokter, tidak ada dampak atau tanda bahaya dari urine yang berubah menjadi hijau. Hanya saja, perubahan warna ini dipastikan karena efek samping obat-obatan.

Setelah di bawa ke rumah sakit, lelaki itu dirawat Intensive Care Unit (ICU) dengan ventilator atau alat bantu napas, ditambah ia diberikan obat anestesi umum yang disebut propofol. Anehnya, lima hari kemudian, urine lelaki tersebut dalam kantong kateter berubah menjadi hijau.

Fenomena ini dibenarkan peneliti sekaligus penulis laporan dari Weiss Memorial Hospital Chicago, yang menyebutkan urine berwarna hijau disebabkan berbagai faktor seperti obat-obatan, infeksi penyakit, dan masalah pada organ hati.

Dalam kasus yang dialami lelaki ini, urine yang menghijau disebabkan karena obat anestesi atau untuk membius pasien yang disebut propofol, tapi kasus ini sangat jarang terjadi.

Penulis menduga perubahan terjadi, karena saat propofol masuk ke tubuh, alih-alih dipecah atau diolah hati, propofol diolah melalui ginjal. Proses inilah yang menyebabkan urine berubah menghijau, karena pada umumnya propofol dipecah oleh hati.

Perubahan warna ini adalah normal, dan akan hilang setelah pengobatan dihentikan. Dan benar saja, warna urine lelaki tersebut berubah normal saat pemberian propofol disudahi dalam pengobatan.

Sementara itu, ternyata 'kelainan' warna urine bukan hanya sekali terjadi. Selain hijau, urine juga dapat keluar dengan berbagai warna. Pada 2019 lalu, seorang perempuan dikabarkan mengalami purple urine bag syndrome, dimana urinenya berubah menjadi warna ungu, hasil dari reaksi obat kimia dan ginjal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditangkap Polisi di Hotel, Hasil Tes Urine Millen Cyrus Positif Sabu

Ditangkap Polisi di Hotel, Hasil Tes Urine Millen Cyrus Positif Sabu

Video | Senin, 23 November 2020 | 13:50 WIB

Virus Corona Tingkatkan Masalah Kejiwaan, Warna Urine Tanda Kanker Prostat

Virus Corona Tingkatkan Masalah Kejiwaan, Warna Urine Tanda Kanker Prostat

Health | Selasa, 10 November 2020 | 09:06 WIB

Urine Kamu Seperti Ini, Awas Tanda Kanker Prostat

Urine Kamu Seperti Ini, Awas Tanda Kanker Prostat

Health | Selasa, 10 November 2020 | 06:15 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB