Hapus dari Daftar Narkotika, PBB Tetapkan Ganja Sebagai Tanaman Obat

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Kamis, 03 Desember 2020 | 13:00 WIB
Hapus dari Daftar Narkotika, PBB Tetapkan Ganja Sebagai Tanaman Obat
Ilustrasi ganja sebagai bantuan medis (Shutterstock)

Suara.com - Komisi Narkotika PBB (CND) pada hari Rabu menerima rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk menghapus ganja dan resin ganja dari Jadwal IV Konvensi Tunggal 1961 tentang narkotika. 

Pemungutan suara bersejarah di Wina dapat memiliki implikasi luas bagi industri ganja medis global, mulai dari pengawasan peraturan hingga penelitian ilmiah ke dalam tanaman dan penggunaannya sebagai obat. Demikian seperti dilansir dari Marijuana Business Daily. 

Persetujuan Rekomendasi 5.1 yang ditunggu-tunggu memiliki mayoritas tipis dengan 27 suara mendukung, satu abstain dan 25 suara menentang. CND - badan pembuat kebijakan obat utama di Perserikatan Bangsa-Bangsa - menolak kelima rekomendasi yang tersisa.

Pengesahan Rekomendasi 5.1 membawa signifikansi simbolis yang luas untuk ganja medis, karena dapat membantu meningkatkan upaya legalisasi ganja medis di seluruh dunia sekarang setelah CND diam-diam mengakui kegunaan medis obat tersebut.

Ilustrasi ganja (Unsplash)
Ilustrasi ganja (Unsplash)

"Gelombang ganja medis telah dipercepat dalam beberapa tahun terakhir, tetapi ini akan memberikan dorongan lain," kata Martin Jelsma, direktur program obat dan demokrasi di Institut Transnasional yang berbasis di Belanda, kepada Marijuana Business Daily.

"Dan bagi negara-negara yang pada dasarnya mencerminkan penjadwalan PBB dalam undang-undang domestik mereka, hal itu dapat mengarah pada penjadwalan nasional dan menghilangkan hambatan untuk menggunakan ganja untuk tujuan medis dan penelitian."

Pemungutan suara tersebut dapat mendorong negara-negara untuk mengevaluasi kembali bagaimana ganja diklasifikasikan dalam daftar obat-obatan narkotika mereka sendiri, yang berpotensi membuka jalan bagi lebih banyak penelitian tentang ganja medis dan penggunaannya sebagai pengobatan untuk berbagai penyakit dan kondisi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PBB Kini Kategorikan Ganja Sebagai Narkotika Tidak Berbahaya

PBB Kini Kategorikan Ganja Sebagai Narkotika Tidak Berbahaya

News | Kamis, 03 Desember 2020 | 08:54 WIB

Hasil Awal Referendum, Warga Selandia Baru Tolak Legalkan Penggunaan Ganja

Hasil Awal Referendum, Warga Selandia Baru Tolak Legalkan Penggunaan Ganja

News | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 12:51 WIB

4 Fakta Budidaya Ganja Adik Kandung Walikota Serang, Pengguna Sejak Kecil

4 Fakta Budidaya Ganja Adik Kandung Walikota Serang, Pengguna Sejak Kecil

Banten | Rabu, 21 Oktober 2020 | 13:16 WIB

Terkini

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB