Update Covid-19 Global: WHO Ingatkan Dunia Tetap Waspada Meski Ada Vaksin

Vania Rossa, Lilis Varwati

Sabtu, 05 Desember 2020 | 10:40 WIB
Update Covid-19 Global: WHO Ingatkan Dunia Tetap Waspada Meski Ada Vaksin
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]

Suara.com - Update Covid-19 global hari ini, seperti dikutip dari situs worldometers, infeksi baru di dunia kembali meningkat hingga 684.085 kasus dalam satu hari. Totalnya, hingga Sabtu (5/12) pukul 08.41 WIB, angka infeksi Covid-19 telah lebih dari 66,22 juta kasus tersebar di 220 negara.

Jumlah orang meninggal akibat Covid-19 juga bertambah 12.121 jiwa dalam satu hari kemarin. Jumlah seluruhnya mencapai 1,52 juta jiwa di dunia.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan seluruh pemimpin negara dan masyarakat jangan melepaskan kewaspadaan terhadap Covid-19 meski vaksin kian dekat dengan tahap akhir. Menurut WHO, sistem perawatan kesehatan masih bisa goyah di bawah tekanan junlah kasus yang masih bertambah setiap hari.

"Kemajuan dalam vaksin memberi kita semua dorongan dan sekarang kita dapat mulai melihat cahaya di ujung terowongan. Namun, WHO khawatir bahwa ada persepsi yang berkembang bahwa pandemi Covid-19 sudah berakhir," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers Jenewa, dikutip dari Channel News Asia.

Tedros menambahkan bahwa masih ada jalan panjang untuk menghentikan pandemi.

"Kami tahu ini merupakan tahun yang sulit dan orang-orang lelah, tetapi di rumah sakit yang beroperasi melebihi kapasitas itu yang paling sulit," katanya.

"Sebenarnya saat ini, banyak tempat menyaksikan penularan virus COVID-19 yang sangat tinggi, yang memberikan tekanan besar pada rumah sakit, unit perawatan intensif dan petugas kesehatan," ujarnya.

Sejak muncul pertama kali di Wuhan, China, pada akhir tahun lalu, virus corona telah menyebar ke 220 negara di dunia. Sejak awal tahun 2020, Cina membatasi pergerakan masyarakatnya hingga kasus bisa ditekan. Jumlah kasus Covid-19 saat ini di Cina sebanyak 86.601 kasus, peringkat ke-75 di dunia.

Sedangkan kasus terbanyak saat ini justru ada di Amerika Serikat, dengan lebih dari 14,77 juta infeksi. Data yang dihimpun dari situs worldometers, 14 negara telah memiliki jumlah infeksi lebih dari 1 juta kasus.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hits: Tanda Pernah Terinfeksi Virus Corona, Pendiri Pizza Hut Meninggal

Hits: Tanda Pernah Terinfeksi Virus Corona, Pendiri Pizza Hut Meninggal

Health | Sabtu, 05 Desember 2020 | 10:24 WIB

Kompak! Hendrar Prihadi dan Putrinya Ikut Donorkan Plasma Darah

Kompak! Hendrar Prihadi dan Putrinya Ikut Donorkan Plasma Darah

Jawa Tengah | Sabtu, 05 Desember 2020 | 09:22 WIB

12 Hari Menegangkan, Perjuangan Hidup Mati Dokter Sembuh dari Covid-19

12 Hari Menegangkan, Perjuangan Hidup Mati Dokter Sembuh dari Covid-19

Health | Sabtu, 05 Desember 2020 | 07:05 WIB

Terkini

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri

Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:45 WIB

JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah

JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:45 WIB

Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot

Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:42 WIB

×