Waspada! Pria dengan Testosteron Rendah Berisiko Lebih Parah Alami Covid-19

Rima Sekarani Imamun Nissa, Fita Nofiana

Minggu, 06 Desember 2020 | 14:00 WIB
Waspada! Pria dengan Testosteron Rendah Berisiko Lebih Parah Alami Covid-19
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - Sebuah penelitian yang diterbitkan pada jurnal Medical Hypotheses menunjukkan bahwa ada korelasi langsung antara kadar testosteron, sitokin inflamasi, perkembangan penyakit, dan hasil yang lebih buruk pada pasien Covid-19 pria. Studi ini disusun oleh para peneliti dari Amerika Serikat dan Arab Saudi.

Melansir dari News Medical, rute SARS-CoV-2 masuk KE SEL melalui membran mukosa, di mana virus memasuki sel epitel alveolar menggunakan reseptor angiotensin-converting enzyme II (ACE-2) dan TMPRSS2. Reseptor ACE-2 memainkan peran kunci dalam perlindungan paru dan pengikatan virus ke reseptor ini menderegulasi jalur pelindung paru-paru.

Karena ACE-2 juga diekspresikan dalam sel Leydig pada testis sebagai produk konstitutif, hal ini memengaruhi sekresi testosteron pada pasien Covid-19 pria.

Tingkat testosteron yang rendah meningkatkan regulasi reseptor ACE-2 dan peluang masuknya virus.

Testosteron memodulasi respons imun sehingga saat kadarnya rendah bisa berdampak negatif pada penanda biologis. Pasien Covid-19 dengan kadar testosteron rendah dilaporkan mengalami gejala parah yang memerlukan dukungan ventilator, peningkatan risiko kerusakan paru-paru, dan katabolisme otot pernapasan.

Penelitian telah menunjukkan bahwa Covid-19 mempengaruhi pria secara signifikan lebih banyak daripada perempuan. Tingkat kematian pada pasien Covid-19 pria juga dua kali lipat daripada pasien perempuan.

Ilustrasi Covid-19. (Pixabay/geralt)
Ilustrasi Covid-19. (Pixabay/geralt)

Penurunan kadar testosteron pada pasien pria yang sakit kritis berdampak negatif pada fungsi sel endotel dan meningkatkan respons imun yang salah. Kondisi ini juga memengaruhi kemampuan untuk membersihkan virus dan mendukung peradangan sistemik.

Berdasarkan temuan ini, penulis berhipotesis bahwa kadar testosteron rendah secara langsung berkorelasi dengan keparahan penyakit dan hasil klinis yang lebih buruk pada pasien Covid-19 pria.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sama-Sama Melindungi Tubuh, Mana yang Lebih Baik Antara Vitamin C dan D?

Sama-Sama Melindungi Tubuh, Mana yang Lebih Baik Antara Vitamin C dan D?

Health | Minggu, 06 Desember 2020 | 12:05 WIB

Teganya Mensos Juliari, Colong Duit Bansos Corona saat Rakyat Susah

Teganya Mensos Juliari, Colong Duit Bansos Corona saat Rakyat Susah

Kalbar | Minggu, 06 Desember 2020 | 10:59 WIB

Sri Mulyani Beri Dana Bansos, Tapi Dikorupsi Rekan Sendiri Mensos Juliari

Sri Mulyani Beri Dana Bansos, Tapi Dikorupsi Rekan Sendiri Mensos Juliari

Bisnis | Minggu, 06 Desember 2020 | 10:51 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB