Satgas Covid-19: Kepatuhan Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan Menurun

Risna Halidi, Luthfi Khairul Fikri

Kamis, 10 Desember 2020 | 07:05 WIB
Satgas Covid-19: Kepatuhan Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan Menurun
Ilustrasi Pandemi Covid-19 (pexels)

Suara.com - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito menyinggung tren kasus Covid-19  yang terus meningkat, terjadi akibat tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan yang menurun.

Ia bahkan menyinggung bagaimana tingkat kepatuhan masyarakat Indonesia dalam menerapkan protokol kesehatan secara persentase terus menurun jika dibandingkan pada September dan awal Desember.  

Dia mencontohkan dalam kepatuhan memakai masker di bulan September, tercatat sebanyak 83,67 persen masyarakat mengaku memakai masker. Angka tersebut menurun pada awal Desember menjadi 57,78 persen.

Sementara itu, kedisiplinan menjaga jarak juga turun dari 59,57 persen menjadi 41,75 persen pada periode September dan awal Desember.

"Menerapkan disiplin protokol kesehatan yang telah dianjurkan pemerintah dan World Health Organization (WHO) adalah cara yang paling efektif dalam menekan penularan Covid-19," ujar Wiku dalam pernyataan seperti yang dikutip di laman resmi Satgas Covid-19, Rabu (9/12/2020) kemarin.

wiku kembali mengingatkan bahwa patuh menerapkan protokol kesehatan harus dijadikan kewajiban bagi masyarakat.

Untuk aparat penegakan hukum di daerah beserta pimpinan daerah, ia meminta adanya penegakkan kedisiplinan tanpa pandang bulu kepada masyarakat yang tidak patuh protokol kesehatan. 

“Ingat, dokter dan tenaga kesehatan yang memberikan perawatan, merupakan benteng terakhir. Jumlah mereka sangat terbatas, hargailah mereka,” tegasnya.

Selain itu, Wiku juga meminta Pemerintah Daerah (Pemda) untuk segera memenuhi kekurangan logistik kesehatan seperti obat-obatan, reagen maupun alat pelindung diri (APD) jelang libur akhir tahun 2020.

baca juga

“Pastikan kebutuhan logistik mencukupi, sehingga tidak menghambat penanganan pada pasien Covid-19,” jelas dia.  

Wiku menambahkan saat ini kapasitas testing (pemeriksaan) Covid-19 di Indonesia juga semakin mendekati target yang direkomendasikan WHO. Kapasitas testing Indonesia saat ini sudah sebesar 96,35 persen. Namun demikian, peningkatan testing ternyata diikuti tren peningkatan kasus positif yang semakin memburuk.

"Seharusnya, angka testing yang tinggi tidak diikuti dengan peningkatan kasus positif. Ini artinya tingkat penularan makin tidak terkendali. Tolong pengertiannya, tolong kerjasama yang serius. Jangan sampai kerja keras kita selama ini hilang percuma," tuturnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Nyoblos di TPS, Bapak-bapak Rela Pakai Kresek karena Tak Punya Masker

Demi Nyoblos di TPS, Bapak-bapak Rela Pakai Kresek karena Tak Punya Masker

Sumsel | Rabu, 09 Desember 2020 | 19:55 WIB

Pilkada Serentak, Kepatuhan Pakai Masker Paling Rendah Pemilih di Papua

Pilkada Serentak, Kepatuhan Pakai Masker Paling Rendah Pemilih di Papua

Banten | Rabu, 09 Desember 2020 | 19:14 WIB

Takut Periksa Gigi Saat Pandemi Covid-19? Ini Saran Dokter!

Takut Periksa Gigi Saat Pandemi Covid-19? Ini Saran Dokter!

Lifestyle | Rabu, 09 Desember 2020 | 19:30 WIB

Terkini

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

×