Jangan Sedih, Lakukan Ini Jika Ibu Tak Sempat Jalani Inisiasi Menyusui Dini

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 10 Desember 2020 | 20:15 WIB
Jangan Sedih, Lakukan Ini Jika Ibu Tak Sempat Jalani Inisiasi Menyusui Dini
Ilustrasi ibu menyusui. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Inisiasi Menyusui Dini (IMD) adalah proses yang sangat penting untuk memulai bonding antara ibu dan bayi. Lewat IMD juga bayi akan langsung berada dalam dekapan ibu dan merangsang air susu ibu (ASI) lebih cepat keluar.

Tapi ada beberapa ibu yang terlambat melakukan IMD, bahkan tidak punya kesempatan melakukan IMD. Misalnya saat bayi harus langsung dirawat di neonatal intensive care unit (NICU) setelah dilahirkan, atau sebaliknya ibu yang sakit dan baru sembuh beberapa bulan kemudian.

Kalau sudah begitu apa yang bisa harus dilakukan?

Dokter Spesialis Syaraf Anak, dr. Herbowo Soetomenggolo SpA(K) meminta ibu untuk tidak bersedih karena bonding atau sentuhan dari ibu tetap bisa dilakukan selama proses pertumbuhan anak.

Ilustrasi. (Shutterstock)
Ilustrasi menyusi. (Shutterstock)

"Jadi proses belajar pada anak itu seumur hidup, memang sejak di dalam kandungan dan dua tahun pertama kehidupan sangat penting. Tapi bukan berarti prosesnya terus berhenti, meski tidak sempat distimulasi sejak dini," ujar dr. Herbowo dalam peluncuran Sentuhan Ibu Nivea, Kamis (10/12/2020).

Menurut dr. Herbowo saat ibu tidak bisa melakukan IMD, maka jangan menyerah dan jangan berhenti tetaplah mengejar ketertinggalan sehingga simulasi lebih optimal

"Tetap berusaha untuk mendekati secara optimal, kalau terlambat jangan menyerah gitu aja. Ada cara-cara mendekati optimal, tapi prinsipnya terlambat lebih baik daripada tidak sama sekali," jelas dr. Herbowo.

Cara mengejar ketertinggalan, apabila bayi masih bisa dipeluk dan ditimang. Melakukan pelukan kangguru bisa membantu, mengayun bayi lewat pelukan, atau melakukan pijatan pada bayi.

"Faktanya menurut penelitian metode pelukan kangguru, menempelkan bayi di dada, skin to skin bisa menyelamatkan nyawa bayi prematur," paparnya.

baca juga

Bahkan ada juga penelitian yang menyebutkan jika kuman di kulit sang ibu bisa meningkatkan imunitas atau kekebalan tubuh pada anak.

"Penelitian tentang skin to skin ini cukup banyak dan hasilnya rata-rata selalu baik," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisakah Alergi Menular Kepada Anak Melalui ASI?

Bisakah Alergi Menular Kepada Anak Melalui ASI?

Health | Kamis, 10 Desember 2020 | 15:56 WIB

Apa Itu Hewan Vertebrata, Lengkap dengan Ciri-ciri dan Klasifikasinya

Apa Itu Hewan Vertebrata, Lengkap dengan Ciri-ciri dan Klasifikasinya

Tekno | Senin, 07 Desember 2020 | 08:58 WIB

Asosiasi Ibu Menyusui Surati Kemenkumham Terkait Vanessa Angel

Asosiasi Ibu Menyusui Surati Kemenkumham Terkait Vanessa Angel

Riau | Kamis, 03 Desember 2020 | 15:03 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×