alexametrics

Pria Bisa Kena Kanker Payudara, Kenali Gejala dan Faktor Risikonya

Angga Roni Priambodo | Fita Nofiana
Pria Bisa Kena Kanker Payudara, Kenali Gejala dan Faktor Risikonya
Ilustrasi pria sakit mata. (Unsplash/christopher lemercier)

Tak hanya perempuan, pria juga memiliki potensi mengembangkan kanker payudara.

Suara.com - Kanker payudara bukan hanya menyerang perempuan, namun juga bisa menyerang pria. Hal ini disebabkan karena pria juga memiliki sel dan jaringan payudara.

"Ini bukan penyakit yang hanya terjadi pada wanita. Pasien pria sering tidak menyadari hal ini dan dapat menyebabkan keterlambatan diagnosis," kata Abisola Olulade, MD, seorang dokter pengobatan keluarga di Sharp Rees-Stealy Downtown di San Diego, California seperti yang dikutip dari Insider.

Melansir dari Insider, penyebabnya mungkin bisa keturunan termasuk pembawa mutasi BRCA2, mutasi PTEN (sindrom Cowden), dan pembawa mutasi CHEK2. Meskipun setiap orang memiliki gen BRCA1 dan BRCA2, beberapa orang mewarisi mutasi gen pada salah satu atau kedua gen ini. Mutasi ini meningkatkan risiko terkena kanker payudara.

Faktor tambahan yang dapat meningkatkan risiko seseorang adalah obat-obatan seperti antidepresan, mariyuana, dan radiasi dari pengobatan kanker.

Baca Juga: Menyehatkan, Simak 5 Makanan untuk Mencegah Kanker Payudara

Kanker payudara pria menyebar dengan cara yang sama seperti kanker payudara wanita menyebar melalui limfatik dan pembuluh darah. Diperkirakan 520 pria per tahunnya meninggal akibat kanker payudara.

Gejala Kanker Payudara Pria

- Benjolan atau bengkak di bawah puting (seringkali tidak menimbulkan rasa sakit)
- Keluarnya cairan dari puting
- Ruam atau kemerahan pada puting
- Puting masuk ke dalam
- Ulserasi puting.

Meskipun menemukan benjolan di salah satu atau kedua payudara tidak selalu berarti kanker payudara. Bisa jadi ginekomastia atau jaringan payudara yang membesar.

Ginekomastia seringkali jinak dan sembuh dengan sendirinya. Meskipun demikian, sebaiknya temui dokter jika Anda melihat ada benjolan atau perubahan pada payudara. 

Baca Juga: Pengguna Telemedicine untuk Pasien Kanker Payudara Meningkat Saat Pandemi

Ilustrasi pria takut terhadap cermin atau catoptrophobia (Pexels)
Ilustrasi sakit (Pexels)

Faktor Risiko

Ada beberapa faktor risiko yang menyebabkan kanker payudara pada pria, antara lain:

- Penuaan
- Riwayat keluarga kanker payudara
- Mutasi gen yang diturunkan (BRCA2, CHEK2, PTEN, dan PALB2)
- Sindrom Klinefelter
- Paparan radiasi
- Alkohol
- Penyakit hati
- Perawatan estrogen
- Kegemukan
- Kondisi testis (testis tidak turun atau orchiectomy).

"Sayangnya, tidak ada yang dapat Anda lakukan untuk mencegah kanker payudara pria," kata Nicholas Jones, MD, FACS.

"Namun, Anda dapat menurunkan risikonya dengan menjadi aktif beraktivitas fisik dan membatasi konsumsi alkohol," imbuhnya.