Menderita Gluten Ataksia, Pria Ini Tidak Bisa Konsumsi Roti atau Pasta

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Selasa, 15 Desember 2020 | 08:45 WIB
Menderita Gluten Ataksia, Pria Ini Tidak Bisa Konsumsi Roti atau Pasta
Ilustrasi pasta (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Pada beberapa orang, mengonsumsi roti dan pasta dapat merusak otak mereka. Ini disebabkan oleh reaksi negatif terhadap gluten sehingga orang tersebut akan merasa sakit kepala.

Kondisi ini disebut sebagai gluten ataksia atau gluten ataxia. Gluten ataksia terjadi ketika sistem kekebalan bereaksi buruk terhadap gluten yang ditemukan dalam roti, pasta, bir, dan sereal.

Penyakit ini dapat membuat sistem kekebalan menyerang bagian otak. Pada kasus parah, penderita bisa mengalami gejala mirip stroke, seperti kesulitan berjalan, berbicara, dan kelumpuhan.

Apabila tidak ditangani, kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan otak permanen.

Lorraine, pria 65 tahun, merupakan salah satu orang yang menderita gluten ataksia. Ia merasa penyakitnya itu menyebabkan dirinya seolah kehilangan akal sehat. Dokter pun cukup sulit mendiagnosis kondisinya.

Makan roti pakai margarin. (Pixabay/congerdesign)
Makan roti. (Pixabay/congerdesign)

"Ketika aku pertama kali pergi ke dokter pada 2008, aku diberi tahu bahwa itu adalah menopause. Aku dirujuk ke ahli saraf, yang menduga aku terkena stroke, tetapi hasilnya normal," kenangnya, dilansir Daily Star.

Rasa sakitnya semakin memburuk hingga akhirnya ia memeriksakan diri ke ahli saraf Marios Hadjivassiliou di Sheflied Ataxia Center.

Hadjivassiliou berhasil mendiagnosis kondisinya dan mengatakan pengobatan untuk penyakit Lorraine bisa dibilang sederhana, yaitu pola makan bebas gluten.

Sayangnya, Lorraine sudah mengalami efek jangka panjang. Salah satunya, berbicara cadel.

baca juga

Hadjivassiliou mengatakan gluten ataksia berkaitan dengan penyakit celiac. Penderitanya 16 kali lebih mungkin mengembangkan gluten ataksia karena kesalahan genetik yang sama.

Sang dokter megklaim masalah utama dari pengobatan Lorraine adalah kenyataan bahwa pasien bersangkutan dirujuk kepadanya setelah menderita terlalu lama. Akibatnya, Lorraine mengalami beberapa kerusakan permanen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gluten Free, Mie Korea Arirang Hadirkan 3 Varian Baru dan Halal Loh!

Gluten Free, Mie Korea Arirang Hadirkan 3 Varian Baru dan Halal Loh!

Press Release | Jum'at, 11 Desember 2020 | 11:54 WIB

Bebas Gluten, 5 Bahan Alternatif Pengganti Tepung Tapioka

Bebas Gluten, 5 Bahan Alternatif Pengganti Tepung Tapioka

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2020 | 07:45 WIB

Anak Bungsu Anji Tidak Boleh Konsumsi Gluten, Apa Dampaknya pada Autisme?

Anak Bungsu Anji Tidak Boleh Konsumsi Gluten, Apa Dampaknya pada Autisme?

Health | Rabu, 15 Januari 2020 | 14:23 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×