5 Potensi Prestasi Anak yang Bisa Diraih di Masa Tumbuh Kembangnya

Vania Rossa, Lilis Varwati

Kamis, 17 Desember 2020 | 20:24 WIB
5 Potensi Prestasi Anak yang Bisa Diraih di Masa Tumbuh Kembangnya
Ilustrasi potensi prestasi anak. (shutterstock)

Suara.com - Secara psikologis, anak-anak usia balita memiliki lima potensi prestasi dalam masa tumbuh kembangnya. Psikolog anak dan keluarga Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Psi. menjelaskan kelima potensi prestasi anak mencakup dalam kemampuan kognitif bahasa, emosi sosial, dan fisik motorik.

"Kognitif bahasa itu tentang bagaimana anak berpikir, juga kemampuan bahasa dan berbicara. Emosi sosial, bagaimana anak bisa kendalikan emosi juga berinteraksi dengan orang lain. Lalu fisik motorik bukan hanya tentang bertumbuh tinggi, tapi juga fungsinya berkembang dengan optimal," jelas Anna dalam webinar bersama Danone Indonesia, Kamis (17/12/2020).

Adapun lima potensi prestasi yang tumbuh dan berkembang pada anak di antaranya:

1. Mampu berpikir cepat
Menurut Anna, kemampuan berpikir cepat bukan sekadar anak mampu menjawab dengan cepat, tetapi asal, ketika ditanya sesuatu. Berpikir cepat justru tentang kemampuan anak untuk mengolah informasi secara mendalam, kritis, cerdas, dan kreatif. Kemampuan itu bisa membuat anak tidak mudah terperdaya dengan hoaks.

"Kalau daya berpikir cepat tercapai, maka anak bisa fokus ketika perhatikan sesuatu, daya ingat baik, lancar, berpikir kritis, dan kreatif. Namun kalau berpikir cepat tidak tercapai, maka anak cenderung mudah terdistraksi, mudah teralihkan, pelupa, lambat paham, mudah tertipu, pikiran tertutup jadi tidak mau terbuka dengan ide lain," jelasnya.

2. Tumbuh tinggi
Bukan hanya tinggi secara fisik, namun anak juga harus kuat, sigap, lincah, fleksibel, dan terampil. Menurut Anna, anak harus memiliki koordinasi motorik kasarnya yaitu dengan menggerakan tangan dan kaki secara baik. Begitu juga gerakan yang dilakukan dengan jari-jarinya yang menjadi bagian dari motorik halus.

"Jika tumbuh tinggi tercapai, maka anak bisa lincah, kuat, koordinasi motorik baik, bisa seimbang. Seimbang itu awal kemampuan konsentrasi. Tapi kalau tidak tercapai, maka anak gerakannya kaku atau justru terlalu lemas. Mudah capek, canggung, konsentrasi juga bermasalah," ujar Anna.

3. Percaya diri
Anna menyampaikan bahwa aspek percaya diri bukan mengenai anak yang suka tampil di hadapan banyak orang. Tetapi tentang rasa percaya anak terhadap dirinya sendiri. Artinya keyakinan anak tentang kemampuan dirinya. Juga tentang bagaimana anak mengatur emosi agar tidak meledak-ledak saat marah, sedih, ataupun bahagia.

"Percaya diri kalau tercapai, anak jadi lebih berani mencoba, lebih santai, lebih bahagia. Kalau tidak tercapai bisa jadi pencemas, ragu, banyak terhambat," ucapnya.

4. Aktif sosialisasi
Aspek itu menunjukan kemampuan anak untuk berinteraksi dengan orang lain dan menampilkan keterampilan sosial. Menurut Anna, keterampilan sosial ada banyak, di antaranya mampu berkenalan dengan orang lain, tertib saat mengantri, bisa berbagi, atau ketika punya permasalahan dengan teman tahu cara menyelesaikannya.

"Kalau aktif sosialisasi banyak teman, banyak dukungan, kesempatan terbuka. Kalau tidak tercapai bisa minder, kesepian, sulit adaptasi," kata Anna.

5. Tangguh
Aspek terakhir ini, menurut Anna, penting untuk dicermati orangtua, terutama saat masa pandemi Covid-19. Tangguh merupakan cerminan kemampuan anak dalam mengatasi stres saat situasi menantang. Ketika anak mengalami stres sehingga tetap bisa menunjukan perilaku baik, artinya anak telah tumbuh dan berkembang menjadi tangguh.

"Ketika anak bisa mencapai ketangguhannya, anak bisa termotivasi, banyak alami keberhasilan, lebih berprestasi. Karena cukup tangguh untuk mencoba. Sebaliknya, jika tidak tercapai maka ada banyak masalah tidak terselesaikan. Banyak alami kegagalan dan makin banyak hambatan," paparnya.

Jadi, pastikan anak bisa mencapai semua potensi prestasi ini, ya!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Ayah Nasional 2020, ini Pentingnya Peran Ayah pada Tumbuh Kembang Anak

Hari Ayah Nasional 2020, ini Pentingnya Peran Ayah pada Tumbuh Kembang Anak

Health | Kamis, 12 November 2020 | 10:14 WIB

Wow! Sakit Sariawan Ternyata Bisa Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Wow! Sakit Sariawan Ternyata Bisa Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2020 | 17:30 WIB

Orangtua, Ini Cara Memilih Mainan yang Aman Untuk Anak

Orangtua, Ini Cara Memilih Mainan yang Aman Untuk Anak

Health | Selasa, 22 September 2020 | 19:46 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB