Ilmuwan Inggris: Mutasi Virus Corona Bisa Picu Risiko Serius pada Anak-Anak

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 23 Desember 2020 | 08:02 WIB
Ilmuwan Inggris: Mutasi Virus Corona Bisa Picu Risiko Serius pada Anak-Anak
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

Suara.com - Saat ini mutasi virus corona Covid-19 tengah menjadi perbincangan dan kekhawatiran semua orang di seluruh dunia. Varian baru virus corona Covid-19 ini ditemukan oleh para ilmuwan Inggris.

Para peneliti dan profesional medis telah berusaha mecari tahu penyebab mutasi virus corona. Beberapa melaporkan bahwa varian baru itu juga menimbulkan risiko besar bagi anak-anak, yang sebelumnya dianggap tidak terlalu rentan terhadap virus corona.

Menurut para ilmuwan Inggris, varian baru virus corona Covid-19 ini bernama VUI 202012/01, termasuk mutasi genetik pada protein yang bisa menjadi penyebab penyebaran virus corona secara cepat dan mudah di antara manusia.

Artinya dilansir dari Times of India, varian yang telah diidentifikasi di tenggara Inggris memiliki 17 mutasi yang memengaruhi bentuk virus corona, termasuk protein lonjakan.

Menurut Wendy Barclay, seorang profesor di New and Emerging Respiratory Virus Threats Advisory Group (NERVTAG) dan spesialis virologi di Imperial College of London, mutasi telah mempermudah virus untuk memasuki sel manusia dengan lebih mudah.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Oleh karena itu, anak-anak dianggap lebih rentan terinfeksi varian baru virus corona dan sama rentannya dengan orang dewasa.

"Karena itu anak-anak sama-sama rentan, mungkin terhadap virus ini seperti orang dewasa. Karena itu dengan pola pencampuran mereka, Anda akan melihat lebih banyak anak yang terinfeksi," jelas Wendy Barclay.

Sementara varian baru bisa memicu penyebaran virus corona Covid-19 sebesar 50 persen hingga 70 persen, analisis awal mengisyaratkan bahwa ia memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk menginfeksi anak-anak.

Menurut Neil Ferguson, seorang profesor dan ahli epidemiologi penyakit menular di Imperial College London dan juga anggota New and Emerging Respiratory Virus Threats Advisory Group (NERVTAG), telah mencoba mengidentifikasi sumber masalah.

baca juga

Mereka menemukan ada petunjuk bahwa mutasi virus corona memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk menginfeksi anak-anak.

"Kami belum menetapkan kausalitas apapun tentang itu. Tapi, kami bisa melihatnya melalui data. Kami perlu mengumpulkan lebih banyak data untuk melihat bagaimana perilakunya di mata mendatang," kata Ferguson.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tes Massal Cara Terbaik Cegah Penyebaran Virus Corona? Ini Kata Ahli!

Tes Massal Cara Terbaik Cegah Penyebaran Virus Corona? Ini Kata Ahli!

Health | Selasa, 22 Desember 2020 | 16:30 WIB

Mutasi Virus Corona Covid-19, Apakah Sebabkan Gejala yang Berbeda?

Mutasi Virus Corona Covid-19, Apakah Sebabkan Gejala yang Berbeda?

Health | Selasa, 22 Desember 2020 | 12:03 WIB

YAICI: Tanpa Disadari Anak-Anak Bisa Konsumsi Gula Seperempat Kilo Sehari

YAICI: Tanpa Disadari Anak-Anak Bisa Konsumsi Gula Seperempat Kilo Sehari

Health | Senin, 21 Desember 2020 | 20:18 WIB

Terkini

Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh

Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 22:40 WIB

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:06 WIB

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Health | Senin, 13 Juli 2026 | 14:59 WIB

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:41 WIB

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

×