YAICI: Tanpa Disadari Anak-Anak Bisa Konsumsi Gula Seperempat Kilo Sehari

Rauhanda Riyantama, Fita Nofiana

Senin, 21 Desember 2020 | 20:18 WIB
YAICI: Tanpa Disadari Anak-Anak Bisa Konsumsi Gula Seperempat Kilo Sehari
Ilustrasi anak konsumsi gula.

Suara.com - Asupan gula pada anak sering kali diabaikan. Padahal asupan gula berlebih pada anak bisa menyebabkan karies, obesitas bahkan diabetes.

"Bila dihitung, dalam satu hari anak-anak bahkan bisa mengkonsumsi gula hingga seperempay kologram," ujar Arif Hidayat SE., MM, Ketua Harian Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YIACI) dalam ebinar yang diselenggarakan Himpunan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) bersama YAICI, Senin (21/12/2020).

Gula yang dimaksud bukan hanya gula bukan hanya yang berbentuk gula, namun juga gula yang dikandung dalam berbagai makanan dan minuman anak.

"Gula itu adalah glukosa yang terkandung dalam makanan yang dikonsumsi anak, coklat, permen, kue, snack belum lagi jika anak diberi susunya susu kental manis. Anak memang mengatakan kenyang, tapi bukan kenyang yang sesungguhnya. Karena itu anak menjadi terbiasa mengkonsumsi makanan manis,” jelas Ketua Umum PP HIMPAUDI, Prof Dr Netti Herawati.

Dalam hal ini, Dr. Moretta Damayanti SpA(K), M.Kes anggota Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengatakan bahwa kebiasaan konsumsi makanan manis pada anak dapat berdampak buruk pada tumbuh kembang anak.

“Gula menyebabkan anak menjadi kenyang dan efek lanjutannya tumbuh kembangnya terhambat. Apalagi pada anak yang mengkonsumsi kental manis," ujar dokter Moretta.

Ilustrasi anak obesitas atau kegemukan. (Shutterstock)
Ilustrasi anak obesitas atau kegemukan. (Shutterstock)

"Bila orang tua merasa dengan susu saja sudah cukup, maka anak berisiko kurang gizi. Namun bila anak yang mengkonsumsi kental manis masih suka makan dan ngemil, bahayanya adalah obesitas,” imbuhnya.

Oleh karena itu, dokter Moretta menekankan bahwa pemberian pendidikan pada orangtua dan anak soal gizi sangat diperlukan.

"Memberikan asupan gizi untuk anak bukan sekedar anak menjadi kenyang, tapi juga harus ada lemak dan proteinnya, karena ini penting untuk tumbuh kembang anak,” jelas dokter Moretta.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saat Tantrum, Mengapa Anak Tidak Mau Mendengarkan Orang Tua?

Saat Tantrum, Mengapa Anak Tidak Mau Mendengarkan Orang Tua?

Health | Minggu, 20 Desember 2020 | 13:35 WIB

Libatkan Anak-anak, Kelompok Ini Sandingkan Pembunuh Anggota FPI dengan PKI

Libatkan Anak-anak, Kelompok Ini Sandingkan Pembunuh Anggota FPI dengan PKI

News | Kamis, 17 Desember 2020 | 10:42 WIB

Penelitian Vaksin Covid-19 AstraZeneca Tak Libatkan Anak-anak, Kenapa?

Penelitian Vaksin Covid-19 AstraZeneca Tak Libatkan Anak-anak, Kenapa?

Jatim | Selasa, 15 Desember 2020 | 18:05 WIB

Terkini

Indonesia Tumbang dari Kazakhstan, Tim Voli Putra Tutup Asian Games 2026 di Peringkat 12

Indonesia Tumbang dari Kazakhstan, Tim Voli Putra Tutup Asian Games 2026 di Peringkat 12

Sport | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Dave Laksono: Reshuffle Kabinet Bagian dari Evaluasi dan Penataan

Dave Laksono: Reshuffle Kabinet Bagian dari Evaluasi dan Penataan

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Direstui Pemerintah, Warga Bunuh 23 Ekor Gajah, Dagingnya Jadi Jamuan HUT Kemerdekaan

Direstui Pemerintah, Warga Bunuh 23 Ekor Gajah, Dagingnya Jadi Jamuan HUT Kemerdekaan

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Samsung Galaxy Tab S12 Ultra Punya Layar 14,6 Inci, AI Jadi Andalan Baru

Samsung Galaxy Tab S12 Ultra Punya Layar 14,6 Inci, AI Jadi Andalan Baru

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:21 WIB

The Assassin(s) Batalkan Seluruh Agenda BIFF 2026 di Tengah Kontroversi

The Assassin(s) Batalkan Seluruh Agenda BIFF 2026 di Tengah Kontroversi

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:20 WIB

5 Rekomendasi Kompor Gas Dua Tungku Terbaik, Api Besar dan Hemat Gas

5 Rekomendasi Kompor Gas Dua Tungku Terbaik, Api Besar dan Hemat Gas

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Kenapa Cushion Tidak Menempel di Wajah? Ini 5 Tipsnya agar Makeup Lebih Menyatu

Kenapa Cushion Tidak Menempel di Wajah? Ini 5 Tipsnya agar Makeup Lebih Menyatu

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Soroti Pergantian Menlu ke Diplomat Karir, Pakar Kritik Lemahnya Artikulasi Diplomasi Era Sugiono

Soroti Pergantian Menlu ke Diplomat Karir, Pakar Kritik Lemahnya Artikulasi Diplomasi Era Sugiono

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:10 WIB

Belanda Untung Rp11 Triliun Lebih dari Perbudakan, Indonesia Pernah Jadi Korban

Belanda Untung Rp11 Triliun Lebih dari Perbudakan, Indonesia Pernah Jadi Korban

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Suporter Singapura Duga Ada Kejanggalan Usai Malaysia Menang Mudah 6-0, Bongkar Fakta Ini

Suporter Singapura Duga Ada Kejanggalan Usai Malaysia Menang Mudah 6-0, Bongkar Fakta Ini

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:00 WIB

×