Kebanyakan Marah-marah, Begini 5 Akibatnya untuk Kesehatan

Arendya Nariswari | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 24 Desember 2020 | 17:04 WIB
Kebanyakan Marah-marah, Begini 5 Akibatnya untuk Kesehatan
Ilustrasi marah

Suara.com - Marah memang tidak ada salahnya saat dikelola dengan baik sebab bagaimanapun marah adalah bentuk luapan emosi alami seseorang.

Sayangnya amarah yang terjadi terus menerus dan tak rasional malah bisa berefek pada kesehatan fisik. Melansir dari Everyday Health, berikut adalah lima masalah kesehatan yang bisa disebabkan oleh rasa marah, antara lain:

1. Masalah Jantung

Marah bisa sangat berpengaruh pada kesehatan jantung.

"Dalam dua jam setelah ledakan amarah, kemungkinan terkena serangan jantung meningkat dua kali lipat," kata Chris Aiken, MD, instruktur psikiatri klinis di Fakultas Kedokteran Universitas Wake Forest dan direktur Pusat Perawatan Mood di Winston-Salem, Karolina utara.

Faktanya, satu penelitian menemukan bahwa orang dengan kecenderungan marah sebagai ciri kepribadian memiliki risiko dua kali lipat terkena penyakit jantung koroner.

"Kemarahan yang membangun adalah jenis marah di mana Anda berbicara langsung kepada orang yang membuat Anda marah dan menangani frustrasi dengan cara memecahkan masalah, ini tidak akan terkait dengan penyakit jantung," imbuhnya.

2. Meningkatkan Risiko Stroke

Menurut sebuah studi, dua jam orang setelah marah bisa mengalami stroke akibat bekuan darah ke otak atau pendarahan di dalam otak.

Bagi orang dengan aneurisma di salah satu arteri otak, ada risiko enam kali lebih tinggi untuk pecahnya aneurisma setelah ledakan amarah.

3. Melemahkan Sistem Kekebalan

Dalam sebuah penelitian, ilmuwan Universitas Harvard menemukan bahwa hanya dengan mengingat pengalaman marah dari masa lalu dapat menyebabkan penurunan tingkat antibodi imunoglobulin A, garis pertahanan pertama sel melawan infeksi.

4. Memperburuk Kecemasan

Dalam sebuah studi tahun 2012 yang diterbitkan dalam jurnal Cognitive Behavior Therapy, peneliti menemukan bahwa kemarahan dapat memperburuk gejala gangguan kecemasan umum (GAD). Kondisi ini ditandai dengan kekhawatiran berlebihan dan tidak terkendali yang mengganggu kehidupan sehari-hari seseorang.

5. Marah dan Depresi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selama Ini Diam Dihujat, Natasha Wilona Tiba-tiba Luapkan Emosinya

Selama Ini Diam Dihujat, Natasha Wilona Tiba-tiba Luapkan Emosinya

Lampung | Selasa, 22 Desember 2020 | 09:35 WIB

Tak Mau USG Saat Hamil, Ini Risiko Kesehatan yang Bisa Muncul

Tak Mau USG Saat Hamil, Ini Risiko Kesehatan yang Bisa Muncul

Health | Kamis, 08 Oktober 2020 | 06:09 WIB

Benarkah Jaringan 5G Timbukan Risiko Kesehatan? Begini Kata Ahli

Benarkah Jaringan 5G Timbukan Risiko Kesehatan? Begini Kata Ahli

Health | Senin, 05 Oktober 2020 | 13:18 WIB

Terkini

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Waspada Halusinasi Medis yang Berbahaya

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Waspada Halusinasi Medis yang Berbahaya

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB