Update Covid-19 Global: Kasus Tembus 90 Juta, Tokoh Dunia Serukan Vaksinasi

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Minggu, 10 Januari 2021 | 11:02 WIB
Update Covid-19 Global: Kasus Tembus 90 Juta, Tokoh Dunia Serukan Vaksinasi
Vaksin Covid-19. [AFP/Norberto Duarte]

Suara.com - Vaksinasi Covid-19 tengah gencar dilaksanakan oleh banyak negara untuk mengatasi pandemi. Untuk mendorong masyarakat dunia mau divaksinasi, tokoh publik ikut turun tangan lakukan kampanye.

Paus Fransiskus dan Ratu Elizabeth dari Inggris menjadi tokoh terkenal terbaru yang bergabung dengan kampanye vaksinasi global melawan virus corona. Salah satu penyebabnya karena Inggris melaporkan telah melampaui lebih dari 3 juta kasus Covid-19. 

Data pada worldometers.info, per Minggu (10/1/2021) pukul 08.45 WIB tercatat bahwa di Inggris terdapat 59.937 orang baru infeksi virus corona dalam 24 jam terakhir. Negara itu kini memiliki total kasus Covid-19 sebanyak 3.017.409 infeksi. 

Sedangkan infeksi virus corona di seluruh dunia telah tercatat 90.058.503 kasus tersebar di 220 negara. Juga lebih dari 1,9 juta orang dilaporkan meninggal akibat Covid-19 sejak awal wabah terjadi akhir 2019 lalu. 

Paus Fransiskus yang mengenakan masker menghadiri upacara perdamaian dengan perwakilan dari berbagai agama di Alun-alun Campidoglio di Roma pada 20 Oktober 2020 [AFP/Andreas Solaro].
Paus Fransiskus.  [AFP/Andreas Solaro].

Paus Fransiskus mendesak orang-orang untuk mendapatkan vaksinasi. Menurutnya, menolak vaksin berarti penyangkalan atas bunuh diri. Ia sendiri mengatakan akan disuntik vaksin pada minggu depan ketika Vatikan akan memulai kampanyenya.

"Ada penyangkalan bunuh diri yang tidak bisa saya jelaskan, tapi hari ini kami harus divaksinasi," kata Paus dalam segmen wawancara dengan Canale 5.

Sedangkan Ratu Inggris Elizabeth II dan suaminya, Pangeran Philip, menerima vaksinasi Covid-19 pada Sabtu (9/1) waktu setempat, Istana Buckingham.

Sebuah sumber mengatakan kepada kantor berita Asosiasi Pers domestik bahwa ratu dan Philip diberi suntikan oleh seorang dokter keluarga kerajaan di Kastil Windsor.

Lebih dari 1,5 juta orang di Inggris sejauh ini telah menerima suntikan virus, karena program imunisasi terbesar dalam sejarah telah diluncurkan. Prioritas vaksin diberikan kepada orang tua, pengasuh, dan petugas kesehatan Inggris. Inggris sejauh ini telah memberikan dua jenis vaksin, Pfizer-Biontech dan Moderna. 

Negara-negara di seluruh dunia juga telah melakukan hal serupa, termasuk Indonesia. Presiden Joko Widodo bahkan telah menyatakan diri akan menjadi salah satu orang yang disuntik pertama pada Rabu, 13 Januari mendatang. 

Saat ini Indonesia baru memiliki pasokan 3 juta dosis vaksin Covid-19 buatan Sinovac, China. Baru-baru ini vaksin tersebut telah dinyatakan halal dan suci oleh Majelis Ulama Indonesia. Namun masih menunggu izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization dari Badan Pengawas Obat dan Makanan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemasukan Berkurang karena Corona, Sania Takut Buka Usaha

Pemasukan Berkurang karena Corona, Sania Takut Buka Usaha

Entertainment | Minggu, 10 Januari 2021 | 09:05 WIB

Videografis: Tips Sehat untuk Penyintas Covid-19

Videografis: Tips Sehat untuk Penyintas Covid-19

Video | Minggu, 10 Januari 2021 | 10:00 WIB

Benarkah Covid-19 Pengaruhi Perubahan Iklim?

Benarkah Covid-19 Pengaruhi Perubahan Iklim?

Video | Minggu, 10 Januari 2021 | 11:00 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB