Maia Estianty Klaim Sembuh dari Covid-19 Pakai Obat Ini, Benarkah?

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Minggu, 10 Januari 2021 | 12:45 WIB
Maia Estianty Klaim Sembuh dari Covid-19 Pakai Obat Ini, Benarkah?
Ekspresi Maia Estianty ketika menyaksikan musisi lain tampil bernyanyi saat perilisan album barunya bertajuk 'Masterpiece' di Kawasan Kemanag, Jakarta Selatan, Selasa (24/11). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) prof. Zubairi Djoerban menyampaikan bahwa obat Azithromycin sebenarnya tidak bisa mematikan virus corona dalam tubuh manusia. 

Jenis obat tersebut belakangan ramai diperbincangkan publik pasca musisi Maia Estianty membagikan obat-obatan dan vitamin yang dikonsumsi saat positif Covid-19, Desember 2020. Maia mengatakan ia meminum sepuluh obat dan vitamin selama terinfeksi, dua di antaranya merupakan Azithromycin dan Tamiflu.

Zubairi menjelaskan bahwa Azithromycin memang efektif untuk mengatasi infeksi saluran napas. Tetapi, infeksi yang disebabkan oleh bakteri, bukan virus. Sedangkan penyebab infeksi Covid-19 adalah virus corona SARS Cov-2. 

"Catat, bukan virus. Jadi, Azithromycin ini tidak bisa mematikan virus korona," tulis Zubairi dikutip dari cuitannya, Minggu (10/1/2021).

Penyanyi Maia Estianty saat perilisan album barunya bertajuk 'Masterpiece' di Kawasan Kemanag, Jakarta Selatan, Selasa (24/11). [Suara.com/Alfian Winanto]
Penyanyi Maia Estianty saat perilisan album barunya bertajuk 'Masterpiece' di Kawasan Kemanag, Jakarta Selatan, Selasa (24/11). [Suara.com/Alfian Winanto]

Sementara Tamiflu, obat tersebut dipergunakan untuk influenza. Menurut prof Zubairi, jenis ibat itu memang banyak dikonsumsi masyarakat. Tetapi evidence based medicine (EBM) dari Tamiflu tidak bahkan tidak menjadi standar di Amerika atau Inggris. EBM merupakan pemanfaatan bukti ilmiah secara saksama dari produk kimia kesehatan.

Zubairi menjelaskan bahwa dasar menentukan efektivitas obat tetap harus berdasarkan evidence based. Jika hanya satu atau dua orang yang bersaksi obat tertentu ampuh menyembuhkan suatu penyakit tetap tidak bisa jadi rujukan bagi orang lain untuk mengonsumsi obat yang sama.

"Pesan saya, jangan mudah terharu dan asal ikuti. Karena bukan begitu cara bekerja evidence based medicine (EBM). Ada kesaksian satu orang pakai obat tertentu, kemudian ditiru. Kecuali ada lima ribu pasien dikasih obat yang sama di rumah sakit, lalu sembuh," tutut Zubairi.

"Tapi harus diteliti juga bahwa obat yang sama itu juga punya khasiat yang sama di rumah sakit lain, di kota lain, dan negara lain. Jadi bukan hanya sekadar kesaksian lalu diikuti masyarakat. Tidak begitu," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imbas Pandemi Covid-19, Jumlah Penumpang KA di Sumut Cuma 1,4  Juta

Imbas Pandemi Covid-19, Jumlah Penumpang KA di Sumut Cuma 1,4 Juta

Sumut | Minggu, 10 Januari 2021 | 12:12 WIB

Vaksin Pfizer, Moderna dan Oxford, Manakah yang Paling Efektif?

Vaksin Pfizer, Moderna dan Oxford, Manakah yang Paling Efektif?

Health | Minggu, 10 Januari 2021 | 11:48 WIB

Soroti Model Face Shield para Artis, dr Tirta: Enggak Ngefek dan Percuma

Soroti Model Face Shield para Artis, dr Tirta: Enggak Ngefek dan Percuma

Jogja | Minggu, 10 Januari 2021 | 12:13 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB