Vaksin Sinovac Resmi Digunakan, Bagaimana Cara Kerjanya di Dalam Tubuh?

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 12 Januari 2021 | 12:18 WIB
Vaksin Sinovac Resmi Digunakan, Bagaimana Cara Kerjanya di Dalam Tubuh?
Ujicoba vaksin COVID-19 buatan Sinovac, China di Bandung (Foto: Antara)

Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengizinkan penggunaan vaksin Covid-19 buatan Sinovac, yaitu CoronaVac, di Indonesia.

Hasil uji klinis di PT Bio Farma, Bandung, menunjukkan bahwa vaksin asal China tersebut aman digunakan dan memiliki khasiat atau efikasi mencapai 65,3%.

Efek samping ringan dari vaksin ini berupa nyeri, iritasi, pembengkakan, nyeri otot, fatigue, hingga demam. Sementara efek berat termasuk sakit kepala, diare, serta gangguan kulit.

Namun, dampak buruk level berat tersebut jarang terjadi, dilaporkan hanya sekitar 0,1% hingga 1%.

"Efek samping tersebut merupakan efek samping yang tidak berbahaya dan dapat pulih kembali," jelas Kepala BPOM, Penny K. Lukito, dalam jumpa pers daring, Senin (11/1/2021).

Vaksin Sinovac dalam bentuk curah yang dikemas dalam kemasan berpendingin khsusus sebelum dikirimkan ke Indonesia. (ANTARA/HO-KBRI Beijing/mii)
Vaksin Sinovac dalam bentuk curah yang dikemas dalam kemasan berpendingin khsusus sebelum dikirimkan ke Indonesia. (ANTARA/HO-KBRI Beijing/mii)

Lalu, bagaimana cara kerja vaksin Sinovac ini?

Berdasarkan New York Times, CoronaVac bekerja dengan 'mengajarkan' sistem kekebalan tubuh untuk membuat antibodi yang dapat melawan virus corona Covid-19.

Antibodi ini akan menempel pada protein virus, yakni protein lonjakan, yang menempel pada permukaannya.

Dalam pembuatannya, Sinovac mengambil sampel virus dari pasien di China, Inggris, Italia, Spanyol, dan Swiss. Satu sampel dari China yang akhirnya menjadi dasar pembuatan vaksin.

baca juga

Peneliti memperbanyak virus corona di sel ginjal monyet. Kemudian, mereka 'menyiram' virus dengan bahan kimia beta-propiolactone.

Senyawa tersebut menonaktifkan atau mematikan virus corona agar tidak lagi terikat dengan gennya.

Virus corona yang tidak lagi aktif ini tidak bisa lagi bereplikasi di dalam tubuh manusia. Namun, protein mereka, termasuk protein lonjakan, akan tetap utuh.

Setelah itu, peneliti mengambil virus tidak aktif ini dan mencampurkannya dengan sejumlah senyawa berbasis aluminium, disebut adjuvan. Fungsinya, merangsang sistem kekebalan untuk meningkatkan respons terhadap vaksin.

Karena virus corona dalam CoronaVac sudah tidak lagi aktif, maka saat disuntikkan ke tubuh virus tidak akan menyebabkan Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

15 Juta Bahan Baku Vaksin Sinovac Sedang Dalam Perjalanan ke Indonesia

15 Juta Bahan Baku Vaksin Sinovac Sedang Dalam Perjalanan ke Indonesia

Surakarta | Selasa, 12 Januari 2021 | 11:03 WIB

15 Juta Bahan Baku Vaksin Sinovac Tiba di Indonesia Siang Ini

15 Juta Bahan Baku Vaksin Sinovac Tiba di Indonesia Siang Ini

Jawa Tengah | Selasa, 12 Januari 2021 | 10:52 WIB

Efikasi Vaksin Sinovac di Indonesia Hanya 65,3 Persen, Ini Kata Dokter

Efikasi Vaksin Sinovac di Indonesia Hanya 65,3 Persen, Ini Kata Dokter

Hits | Selasa, 12 Januari 2021 | 11:12 WIB

Terkini

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:23 WIB

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:13 WIB

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:00 WIB

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Banten | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:55 WIB

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:45 WIB

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Jabar | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:04 WIB

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:03 WIB

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:59 WIB

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:57 WIB

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:56 WIB

×