Ingin Punya Anak Kembar? Ini Faktor yang Menentukan

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 12 Januari 2021 | 20:10 WIB
Ingin Punya Anak Kembar? Ini Faktor yang Menentukan
Ilustrasi bayi kembar.

Suara.com - Memiliki anak yang kembar adalah hal yang banyak diimpikan orang tua. Banyak orang tua yang berharap memiliki anak kembar walaupun dirinya tidak memiliki genetik tersebut. Lalu bisakah seseorang yang tidak memiliki keturunan kembar memiliki anak kembar?

Seseorang tanpa memiliki keturunan genetik bisa melahirkan anak kembar, tetapi peluang yang diberikan tidak begitu besar seperti mereka yang memiliki genetik. Dilansir dari Very Well Family,  di bawah ini terdapat penyebab seseorang melahirkan keturunan kembar. Beberapa hal tersebut antara lain:

1. Usia

Ilustrasi anak kembar. 

Perempuan di atas 30 tahun lebih cenderung mengandung anak kembar. Hal Ini karena hormon FSH meningkat seiring bertambahnya usia seorang perempuan. FSH, atau hormon perangsang folikel, bertanggung jawab atas perkembangan sel telur di dalam ovarium sebelum dilepaskan.

Peningkatan FSH biasanya disebabkan oleh penurunan kesuburan. Tapi terkadang, folikel bereaksi berlebihan terhadap kadar FSH yang lebih tinggi, dan dua atau lebih sel telur dilepaskan, sehingga terjadi kehamilan kembar.

2. Riwayat keturunan

Kembar terbagi menjadi dua, yaitu identik dan tidak identik.  Pengaruh ini juga sangat memengaruhi potensi memiliki anak kembar. Biasanya memiliki keturunan keluarga kembar tidak identik akan meningkatkan peluang memiliki anak kembar. Namun, seseorang yang tidak memiliki riwayat keturuan kembar bisa saja memiliki peluang karena perkembangan hormon. Namun, peluang tersebut tidak sebesar mereka yang memiliki riwayat keturunan kembar.

3. Berat badan

ILUSTRASI. Timbangan berat badan saat WFH. (Shutterstock)
ILUSTRASI. Timbangan berat badan saat WFH. (Shutterstock)

Perempuan yang mengalami obesitas dengan indeks massa tubuh di atas 30 lebih cenderung hamil kembar dibandingkan perempuan dengan yang lebih sehat. Lemak ekstra menyebabkan peningkatan kadar estrogen. Tingkat estrogen yang lebih tinggi dapat menyebabkan stimulasi berlebihan pada ovarium. Oleh karena itu, ia tidak hanya melepaskan satu sel telur saat ovulasi, tetapi bisa melepaskan dua atau lebih.

baca juga

4.  Tinggi badan

Perempuan dengan tinggi yang melebihi rata-rata cenderung memiliki anak kembar. Studi menemukan, perempuan dengan tinggi rata-rata 164,8 cm lebih mungkin untuk hamil kembar daripada perempuan dengan rata-rata 162,8 cm. Belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai hal ini. Namun, dari hasil studi perempuan yang lebih tinggi memiliki peluang yang lebih besar.

5. Perempuan menyusui

Setelah melahirkan biasanya terdapat perempuan yang menyusui anaknya dan tidak. Perempuan yang menyusui dapat menekan kesuburan pada tubuh. Satu studi menemukan, tingkat kembar menjadi 11,4 persen di antara perempuan menyusui, dibandingkan dengan hanya 1,1 persen pada perempuan yang tidak menyusui.

6. Diet

Rupanya diet dapat menjadi salah satu hal yang memberi peluang seseorang perempuan hamil anak kembar. Hal ini karena saat diet perempuan lebih banyak mengonsumsi makanan yang terbuat dari produk susu. 

Salah satu teori mengatakan, hormon pertumbuhan yang diberikan pada sapi mempengaruhi kadar hormon pada manusia. Hal itu yang menyebabkan peluang perempuan yang diet lebih besar memiliki anak kembar./ Fajar Ramadhan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Kembar Identik Tidak Selalu Memiliki Genetik yang Sama

Anak Kembar Identik Tidak Selalu Memiliki Genetik yang Sama

Health | Selasa, 12 Januari 2021 | 10:13 WIB

Bayi Kembar Tiga Lahir di RS Graha Medika Banyuwangi

Bayi Kembar Tiga Lahir di RS Graha Medika Banyuwangi

Malang | Selasa, 12 Januari 2021 | 06:30 WIB

Geger Saudara Kembar Jatuh Cinta Hingga Hamil, Berakhir Dibuang Keluarga

Geger Saudara Kembar Jatuh Cinta Hingga Hamil, Berakhir Dibuang Keluarga

Jatim | Minggu, 10 Januari 2021 | 19:15 WIB

Terkini

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Jakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:26 WIB

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:10 WIB

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog

Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Bekaci | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:32 WIB

Shio Monyet Tanah Tahun Berapa? Ini Karakteristik, Peruntungan, dan Kecocokannya

Shio Monyet Tanah Tahun Berapa? Ini Karakteristik, Peruntungan, dan Kecocokannya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT

Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:23 WIB

×