Sering Tersedak Saat Makan? Bisa Jadi Tanda Disfagia

Risna Halidi

Jum'at, 15 Januari 2021 | 13:29 WIB
Sering Tersedak Saat Makan? Bisa Jadi Tanda Disfagia
ilustrasi tersedak.

Suara.com - Tersedak saat makan adalah pengalaman yang tidak menyenangkan. Tersedak biasanya terjadi saat menelan makanan dalam kondisi terlalu besar hingga tersangkut di tenggorokan.

Dalam beberapa kasus, tersedak bisa sangat membahayakan. Hal itu karena makanan yang tersangkut bisa menutup jalur pernapasan hingga menyebabkan kematian.

Dikutip dari Health Harvard, tersedak dalam bahasa medis dikenal sebagai disfagia atau kondisi melemahnya kekuatan otot tubuh bagian tenggorokan yang juga biasa terjadi pada orang tua.

Orang yang lebih tua bisa mengalami kesulitan mengunyah yang menyebabkan menelan lebih banyak makanan dan berisiko lebih mudah tersangkut.

Disfagia yang lebih serius bisa terjadi akibat stroke, kondisi neurologis, seperti penyakit parkinson, kanker mulut atau tenggorokan cedera leher, atau masalah pernapasan.

Tanda peringatan disfagia biasanya batuk dan tersedak saat makan, infeksi paru-paru berulang, dan sesak napas saat makan.

Dokter biasanya menyarankan beberapa resep untuk mengatasi disfagia. Obat yang biasa dipakai dalam pengobatan disfagia seperti, obat untuk asam lambung, dan obat untuk melemaskan otot kerongkongan sehingga mudah untuk menelan makanan.

Selain itu, disfagia dalam dikurangi dengan mengubah kebiasaan yang dapat meningkatkan risiko terdedak saat makan. Beberapa kebiasaan tersebut dapat dilakukan dengan beberapa cara, antara lain:

  1. Jangan menyuap makanan dalam bentuk besar. Selain itu, kunyah makanan sampai halus agar tidak tersangkut saat menelan.
  2. Jangan bicara saat makan. Berbicara saat makan dapat meningkatkan risiko tersedak.
  3. Bantu dengan cairan saat menelan. Hal itu dapat mendorong makanan.
  4. Dalam kasus disfagia yang cukup parah, menelan adalah hal yang sulit. Hal ini dapat dikurangi dengan menempelkan dagu ke dada saat menelan. Melakukan ini bertujuan untuk melindungi jalan napas agar tidak tertutup dan membuat sesak saat menelan.
  5. Sesuaikan jenis makanan yang makan. Hindari makanan yang membuat diri semakin sulit untuk menelan, seperti makanan yang renyah dan lengket. 

(Penulis: Fajar Ramadhan)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Memberi Minum, Ini yang Perlu Dilakukan Jika Teman Tersedak!

Bukan Memberi Minum, Ini yang Perlu Dilakukan Jika Teman Tersedak!

Riau | Selasa, 08 Desember 2020 | 08:02 WIB

Jangan Memberi Minum, Lakukan Hal Ini Ketika Temanmu Tersedak!

Jangan Memberi Minum, Lakukan Hal Ini Ketika Temanmu Tersedak!

Health | Senin, 07 Desember 2020 | 20:57 WIB

Pilu, Tersedak Susu, Bayi 1 Tahun Meninggal

Pilu, Tersedak Susu, Bayi 1 Tahun Meninggal

Batam | Sabtu, 05 Desember 2020 | 18:23 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×