Tim Investigasi WHO Telah Tiba di Wuhan, Apa yang Dicari?

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 15 Januari 2021 | 16:50 WIB
Tim Investigasi WHO Telah Tiba di Wuhan, Apa yang Dicari?
Laboratorium P4 di Wuhan, China. [Hector RETAMAL/AFP]

Suara.com - Tim peneliti internasional WHO yang tiba di kota Wuhan, China pada Kamis berharap menemukan petunjuk tentang asal muasal pandemi Covid-19.

Kunjungan tersebut telah dirahasiakan, baik China maupun WHO tidak mengungkapkan dengan tepat apa yang akan dilakukan tim atau ke mana tujuannya. Pencarian asal-usul kemungkinan akan menjadi upaya selama bertahun-tahun yang dapat membantu mencegah pandemi di masa depan.

Pusat industri dan transportasi di Sungai Yangtze adalah tempat pertama virus corona muncul di dunia. Ada kemungkinan virus datang ke Wuhan tanpa terdeteksi dari tempat lain, tetapi kota berpenduduk 11 juta itu adalah tempat yang logis untuk memulai misi.

Orang mulai jatuh sakit pada Desember 2019, banyak yang terkait dengan pasar makanan yang luas yang menjual hewan hidup. Jumlah pasien yang terus bertambah memicu alarm yang mendorong Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China untuk mengirim tim untuk menyelidiki.

Ilustrasi Covid-19 (Elements Envato)
Ilustrasi Covid-19 (Elements Envato)

Penyakit itu menyerang Wuhan sebelum dikendalikan pada Maret. Kota itu dikunci pada 23 Januari dengan sedikit atau tanpa peringatan. Kesulitan yang dialami dan nyawa yang hilang menjadi sumber kesedihan dan kebanggaan bagi penduduk setelah penutupan selama 76 hari dicabut pada 8 April. Lalu apa yang sebenarnya dilakukan WHO di sana?

Pertama, mereka harus dikarantina selama 14 hari, di mana mereka akan bekerja dengan mitra China melalui konferensi video. Kemungkinan kunjungan setelah karantina adalah Pasar Makanan Laut Huanan, lokasi kelompok kasus Desember 2019, dan Institut Virologi Wuhan.

Ilmuwan awalnya menduga virus tersebut berasal dari hewan liar yang dijual di pasaran. Pasar sejak saat itu sebagian besar dikesampingkan tetapi itu bisa memberikan petunjuk tentang bagaimana virus menyebar begitu luas.

Sampel dari pasar mungkin masih tersedia, bersama dengan kesaksian dari mereka yang terlibat dalam respons awal.

Institut Virologi Wuhan menyimpan arsip ekstensif urutan genetik virus corona kelelawar yang dibangun setelah pandemi SARS 2003, yang menyebar dari China ke banyak negara.

baca juga

Anggota tim WHO akan berharap bisa mengakses buku catatan dan data laboratorium, baik peneliti junior maupun senior dan protokol keselamatan untuk pengumpulan, penyimpanan, dan analisis sampel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imbau Warga Usai Divaksin Tetap Jalankan Prokes, Anies Sindir Raffi Ahmad?

Imbau Warga Usai Divaksin Tetap Jalankan Prokes, Anies Sindir Raffi Ahmad?

News | Jum'at, 15 Januari 2021 | 15:09 WIB

Keras! Rizal Ramli: Pemerintah Janjikan Angin Surga, Tapi Tiada Basisnya

Keras! Rizal Ramli: Pemerintah Janjikan Angin Surga, Tapi Tiada Basisnya

Hits | Jum'at, 15 Januari 2021 | 15:04 WIB

Agar Tak Termakan Hoaks, Ini Beberapa Fakta Tentang Vaksin Covid-19

Agar Tak Termakan Hoaks, Ini Beberapa Fakta Tentang Vaksin Covid-19

Health | Jum'at, 15 Januari 2021 | 15:10 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×