Studi AS: Covid-19 Memangkas Harapan Hidup Lebih dari Setahun

Yasinta Rahmawati

Minggu, 17 Januari 2021 | 08:54 WIB
Studi AS: Covid-19 Memangkas Harapan Hidup Lebih dari Setahun
Ilustrasi manula mengenakan masker. [Shutterstock]

Suara.com - Virus coronaCovid-19 telah memengaruhi berbagai aspek kehidupan. Sebuah studi baru-baru ini memperkirakan harapan hidup rata-rata di Amerika Serikat (AS) turun lebih dari setahun pada 2020, dengan kematian akibat Covid-19.

Dipublikasikan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences, studi dilakukan oleh para peneliti dari Princeton dan University of Southern California. Studi tersebut menawarkan empat proyeksi berdasarkan perkiraan total kematian akibat virus korona AS hingga 31 Desember, yang berasal dari Institute for Health Metrics and Evaluation.

"Penurunan harapan hidup tahun 2020 di AS diproyeksikan melebihi sebagian besar negara berpenghasilan tinggi lainnya, yang menunjukkan bahwa Amerika Serikat, yang telah memiliki harapan hidup di bawah semua negara maju berpenghasilan tinggi sebelum pandemi, akan melihat harapan hidupnya jatuh lebih jauh di belakang rekan-rekannya," tulis para peneliti dalam penelitian tersebut.

Dalam retrospeksi, AS hampir memenuhi skenario kematian yang lebih tinggi, yang menurut penulis studi menunjukkan 348.000 kematian pada akhir tahun lalu. Demikian dilansir dari Fox News. 

Ilustrasi angka harapan hidup. (Shutterstock)
Ilustrasi angka harapan hidup. (Shutterstock)

Menurut data dari Universitas Johns Hopkins, ada sekitar 345.900 kematian yang dilaporkan akibat virus corona Covid-19 pada 31 Desember. Angka kematian sejak itu membengkak menjadi setidaknya 388.692 pada Jumat pagi, dengan negara melaporkan 3.928 kematian tambahan pada hari terakhir.

Jika pandemi tidak terjadi, penulis studi mencatat bahwa seseorang yang lahir pada tahun 2020, rata-rata, akan hidup sampai sekitar 79 tahun. Meskipun para peneliti memproyeksikan kematian suram yang disebabkan oleh virus itu berkurang hampir 1,22 tahun dari rata-rata rentang hidup.

Populasi kulit hitam dan Latin Amerika diproyeksikan mengalami penurunan harapan hidup yang jauh lebih besar dibandingkan dengan populasi kulit putih. Di sini para peneliti mengutip "ketidaksetaraan struktural yang bertahan lama" yang meningkatkan risiko kematian dan paparan Covid-19 .

Faktanya, penurunan harapan hidup di antara minoritas ini diproyeksikan menjadi sekitar tiga kali lipat dari populasi kulit putih.

Di bawah skenario kematian yang lebih tinggi, harapan hidup diproyeksikan menjadi 0,73 (tahun) lebih rendah untuk populasi kulit putih, 2,26 (tahun) lebih rendah untuk populasi kulit hitam, dan 3,28 (tahun) lebih rendah untuk populasi Latino.

baca juga

Para peneliti mengatakan jumlah korban yang lebih besar mungkin terkait dengan pekerjaan bergaji rendah, kehilangan pekerjaan dan masalah asuransi kesehatan. Selain itu juga eksposur risiko tinggi di antara pekerja penting, perumahan yang ramai dan ketergantungan pada transportasi umum, di antara faktor-faktor lainnya.

"Korban yang lebih besar untuk populasi kulit hitam dan Latin muncul karena tingkat kematian Covid-19 yang lebih tinggi dan kerentanan yang lebih besar terhadap Covid-19 pada usia yang lebih muda di antara kelompok-kelompok ini dibandingkan dengan orang kulit putih," demikian pernyataan penulis penelitian.

Sebagai catatan, tim memeriksa kesenjangan dalam harapan hidup antara kelompok ras, menemukan sekitar 39% pelebaran dalam "kesenjangan harapan hidup Kulit Hitam-Putih," dari 3,6 menjadi lebih dari lima tahun, yang menurut para peneliti berjalan mundur dari kemajuan yang terlihat dalam 15 terakhir tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Pertama pada Primata, Gorila di Amerika Positif Covid-19

Kasus Pertama pada Primata, Gorila di Amerika Positif Covid-19

Health | Minggu, 17 Januari 2021 | 07:42 WIB

Salut, Yordania Masukkan Semua Pengungsi ke Daftar Penerima Vaksin Covid-19

Salut, Yordania Masukkan Semua Pengungsi ke Daftar Penerima Vaksin Covid-19

Health | Minggu, 17 Januari 2021 | 07:08 WIB

Kasus Covid-19 Melonjak, China Bangun RS 1500 Kamar dalam 5 Hari

Kasus Covid-19 Melonjak, China Bangun RS 1500 Kamar dalam 5 Hari

Health | Minggu, 17 Januari 2021 | 07:25 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×