Gawat, Pasien Covid-19 Juga Bisa Kena Pneumonia Baru

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Kamis, 21 Januari 2021 | 18:15 WIB
Gawat, Pasien Covid-19 Juga Bisa Kena Pneumonia Baru
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Seseorang yang terinfeksi covid-19 bisa mengalami pneumonia atau radang paru. Menurut dokter spesialis paru Dr. dr. Agus Dwi Susanto. Sp.P(K)., pneumonia Covid-19 terjadi pada orang mulai dari gejala sedang, berat, dan kritis. 

Ia menjelaskan bahwa terdapat lima derajat tingkatan pada infeksi Covid-19. Paling rendah adalah orang yang tidak mengalami gejala apa pun. Kemudian derajat ringan yang ditandai dengan gejala seperti batuk, pilek, sakit tenggorokan, pegal-pegal, dan demam. 

"Derajat sedang itu kalau sudah muncul pneumonia. Gejala berat kalau sudah muncul pneumonia disertai hipoksemia atau kekurangan oksigen, saturasi kurang dari 93. Sedangkan kritis kalau pneumonia sudah berat sehingga menimbulkan gagal pernapasan. Kalau dilihat dari derajat itu maka kalau sudah derajat sedang, berat, kritis, maka sudah pneumonia," jelasnya dalam webinar virtual Satgas Penanganan Covid-19, Kamis (21/1/2021). 

Ketua Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FKUI RS Persahabatan itu menjelaskan bahwa secara umum, pneumonia merupakan kondisi di mana paru mengalami peradangan yang disebabkan infeksi baik oleh bakteri, virus, atau jamur. 

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Sementara itu, dinamakan pneumonia Covid-19 karena radang paru disebabkan oleh infeksi SARS Cov-2 yang jadi penyebab Covid-19. Dokter Agus menjelaskan, pasien Covid yang mengalami pneumonia berpotensi terjadi peradangan luas. 

"Artinya ada pembengkakan, ada infeksi juga akan ada gangguan proses pertukaran oksigen. Oksigennya masuk terganggu karena ada peradangan yang disebabkan infeksi itu. Kedua terjadi gangguan perkembangan paru. Karena paru-paru gak bisa berkembang maksimal. Kondisi itu akhirnya akan bisa jadi lebih berat," paparnya.

Tetapi yang juga perlu diketahui bahwa pneumonia tidak hanya disebabkan karena infeksi Covid-19. 

"Sebelum ada covid sudah ada pneumonia, sudah banyak. Penyebabnya bisa bakteri atau bisa jamur. Atau kasus flu burung itu juga sebabkan pneumonia. Jadi itu sebuah terminologi yang menjelaskan terjadinya peradangan akibat mikroorganisme," jelas dokter Agus.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemprov DKI Buka Lahan Pemakaman Baru Covid-19 di TPU Bambu Apus

Pemprov DKI Buka Lahan Pemakaman Baru Covid-19 di TPU Bambu Apus

News | Kamis, 21 Januari 2021 | 16:50 WIB

Satgas Covid-19 Metro Larang Warga Gelar Pesta atau Hajatan

Satgas Covid-19 Metro Larang Warga Gelar Pesta atau Hajatan

Lampung | Kamis, 21 Januari 2021 | 16:50 WIB

Misteri Sosok Madam di Korupsi Bansos COVID-19, Madam Bansos Trending Topic

Misteri Sosok Madam di Korupsi Bansos COVID-19, Madam Bansos Trending Topic

Bogor | Kamis, 21 Januari 2021 | 16:47 WIB

Terkini

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

News | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

×