Walau Umumnya Aman, Anda Harus Tahu Kapan Waktu yang Tepat Memeriksa IUD

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 26 Januari 2021 | 16:03 WIB
Walau Umumnya Aman, Anda Harus Tahu Kapan Waktu yang Tepat Memeriksa IUD
Alat kontrasepsi spiral (Shutterstock).

Suara.com - Ada banyak macam alat kontrasepsi, salah satunya alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) atau intrauterine (IUD). Di Indonesia, alat kontrasepsi ini lebih dikenal sebagai KB Spiral.

Berdasarkan Planned Parenthood, AKDR efektif mencegah wanita dari kehamilan selama 12 tahun hanya dengan satu alat kontrasepsi.

Umumnya, AKDR aman digunakan. Namun ada beberapa kondisi ketika alat ini harus diperiksa untuk memastikan tali masih terpasang pada alat. Tidak hanya tali, AKDR yang terlepas pun bisa saja tidak menimbulkan gejala.

Selain itu, pada kasus yang jarang terjadi, AKDR dapat hilang saat adanya perforasi rahim, kondisi ketika lubang terbentuk di rahim. Karenanya, melakukan pengecekan untuk memastikan semua ini tidak terjadi adalah hal penting.

Menurut laman NHS Inggris, dokter akan memeriksanya kembali pada minggu keenam setelah pemasangan. Apabila pada pengecekan ini tidak ada masalah, dan pemakai dapat merasakan talinya, maka tidak perlu melakukan pengecekan rutin.

Ilustrasi kontrasepsi IUD. (Shutterstock)
Ilustrasi kontrasepsi IUD. (Shutterstock)

Sedangkan melansir Very Well Health, waktu terbaik untuk memeriksanya adalah beberapa kali seminggu selama bulan-bulan pertama setelah pemasangan.

Kemudian, memeriksa tali sebulan sekali di antara periode menstruasi. Sebab, ada kemungkinan besar AKDR terlepas selama haid.

Kemungkinan alat akan bergeser dari tempatnya dalam beberapa bulan pertama setelah pemasangan atau masa menstruasi.

Saat memeriksa tali, cuci tangan terlebih dahulu. Kemudian sambil duduk atau jongkok, masukkan jari telunjuk atau jari tengah ke dalam vagina sampai menyentuh leher rahim, yang akan terasa kencang dan kenyal, seperti ujung hidung.

baca juga

Rasakan ujung tali yang seharusnya masuk melalui serviks. Jika merasakan talinya, maka alat sudah terpasang dan seharusnya berfungsi.

Jika tali terasa lebih panjang atau lebih pendek dari terakhir kali pemeriksaan, atau jika merasakan bagian keras dari alat ada di serviks, kemungkinan AKDR telah bergeser.

Dalam hal ini, alat perlu dipasang kembali oleh dokter. Jangan mencoba untuk mendorong atau menarik talinya, karena dapat menyebabkan alat terlepas.

NHS mengimbau untuk segera mengunjungi dokter apabila mengalami:

  • Tidak bisa merasakan tali IUD, terlebih jika biasanya dapat merasakannya setiap bulan.
  • Demam dalam minggu-minggu awal pemasangan
  • Mengalami rasa sakit tidak normal di bagian perut
  • Tidak menstruasi
  • Pendarahan di antara periode menstruasi
  • Mengalami keputihan abnormal

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alami Kencing Berdarah, Ternyata IUD Wanita Ini Berpindah ke Kandung Kemih

Alami Kencing Berdarah, Ternyata IUD Wanita Ini Berpindah ke Kandung Kemih

Health | Selasa, 26 Januari 2021 | 15:14 WIB

Kejadian Langka, Bayi Ini Lahir Sambil Pegang IUD Milik Ibunya

Kejadian Langka, Bayi Ini Lahir Sambil Pegang IUD Milik Ibunya

Lifestyle | Selasa, 07 Juli 2020 | 09:28 WIB

Menggunakan Spiral atau IUD juga Bisa Gagal, Lho! Ketahui Penyebabnya

Menggunakan Spiral atau IUD juga Bisa Gagal, Lho! Ketahui Penyebabnya

Health | Jum'at, 29 November 2019 | 14:12 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×