Studi: Obat Steroid Bisa Meningkatkan Risiko Penyakit Kardiovaskular

Arendya Nariswari | Rosiana Chozanah | Suara.com

Rabu, 27 Januari 2021 | 06:49 WIB
Studi: Obat Steroid Bisa Meningkatkan Risiko Penyakit Kardiovaskular
Ilustrasi obat steroid (Pexels)

Suara.com - Sebuah studi baru yang terbit dalam jurnal PLOS Medicine menemukan bahwa glukokortikoid, sejenis obat steroid, meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular pada beberapa orang.

Berdasarkan temuan yang dipublikasikan pada 3 Desember 2020, risiko masalah kardiovaskular hampir dua kali lipat pada pasien yang menggunakan steroid dosis rendah dan meningkat pada pasien yang menggunakan dosis tinggi dalam jangka waktu lama.

Melansir Verywell Health, peneliti meninjau 87.794 rekam medis dari Inggris antara 1998 dan 2017. Usia subjek rata-rata adalah 56 tahun, dan 34% adalah laki-laki.

Dalam data, pasien menerima steroid untuk setidaknya satu dari kondisi seperti polymyalgia rheumatica, penyakit radang usus, lupus, rheumatoid arthritis, atau vaskulitis.

Ilustrasi obat-obatan (pixabay)
Ilustrasi obat-obatan (pixabay)

Beberapa kejadian terkait kardiovaskular yang dialami pasien meliputi:

Glukokortikoid adalah sejenis steroid yang digunakan untuk mengobati kondisi yang berhubungan dengan peradangan.

Banyak penerima transplantasi menggunakan obat ini untuk mencegah penolakan organ atau jaringan.

Penggunaan glukokortikoid dalam jangka pendek umumnya digunakan oleh penderita reaksi alergi, asma, dan peningkatan COPD. Obat inimembantu mengatur proses metabolisme, kekebalan, dan peradangan dalam tubuh.

Untuk pasien yang kondisinya memerlukan penggunaan steroid jangka panjang, penting untuk berbicara dengan dokter tentang risiko perawatan.

"Pasien dan dokter harus berdiskusi. Tanyakan 'berapa lama saya harus menggunakan obat ini? Apakah ada waktunya saya menurunkan dosis?'. Penting bagi pasien untuk memahami mengapa steroid diperlukan dan memantau respons obat terhadapnya," jelas Sonal Chandra, MD, ahli jantung bersertifikat dan asisten profesor di departemen penyakit dalam di Rush Medical College di Illinois.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Deksametason, Obat Steroid yang Diberikan pada Donald Trump!

Mengenal Deksametason, Obat Steroid yang Diberikan pada Donald Trump!

Health | Senin, 05 Oktober 2020 | 15:05 WIB

Sempat Demam, Dokter Beri Donald Trump Steroid untuk Lawan Covid-19

Sempat Demam, Dokter Beri Donald Trump Steroid untuk Lawan Covid-19

News | Senin, 05 Oktober 2020 | 10:54 WIB

Setelah Kosmetik Bermerkuri, Waspadai Steroid dan Hidrokuinon

Setelah Kosmetik Bermerkuri, Waspadai Steroid dan Hidrokuinon

Lifestyle | Rabu, 16 September 2020 | 14:28 WIB

Terkini

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB