Sempat Demam, Dokter Beri Donald Trump Steroid untuk Lawan Covid-19

Reza Gunadha | Arief Apriadi | Suara.com

Senin, 05 Oktober 2020 | 10:54 WIB
Sempat Demam, Dokter Beri Donald Trump Steroid untuk Lawan Covid-19
Presiden AS Donald Trump mengacungkan jempol saat ia turun dari Air Force One setibanya di Pangkalan Angkatan Udara Andrews di Maryland, Amerika Serikat pada 1 Oktober 2020. [MANDEL NGAN / AFP]

Suara.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mendapat penanganan ketat dari tim dokter setelah dirinya positif terinfeksi virus Corona.

Demi menjaga kondisi politikus 74 tahun itu, tim dokter telah memberikan dua dosis obat antiviral intravena Remdesivir selama lima hari terakhir.

Di samping itu, mereka juga mengatakan bahwa Donald Trump telah diberi steroid deksametason, obat yang biasa digunakan pada pasien Covid-19 dengan kondisi parah, sebagaimana dilaporkan Channel News Asia.

Pimpinan Dokter Kepresidenan AS Sean P. Conley mengakui bahwa kadar oksigen dalam darah Trump telah turun pada hari-hari sebelumnya dan dia mengalami demam tinggi pada Jumat (2/10/2020) pagi.

Conley mengatakan kondisi Presiden ke-45 AS itu mulai membaik pada Minggu (4/10/2020).

Dokter sempat memantau kondisi paru-parunya setelah dia menerima oksigen tambahan, beberapa jam sebelum menyapa pendukungnya di luar rumah sakit dengan iring-iringan mobil.

Ditanya tes apa yang mengungkapkan tentang kondisi paru-paru Trump, Conley menjawab: "Ada beberapa temuan yang diharapkan, tetapi tidak ada masalah klinis yang besar."

Tanggapan Conley menunjukkan bahwa sinar-X mengungkapkan beberapa tanda pneumonia, kata Dr Amesh Adalja, spesialis penyakit menular di Universitas Johns Hopkins.

“Temuan yang diharapkan, dia punya bukti pneumonia di rontgen. Kalau normal baru bilang normal,” kata Adalja.

Terkait pemberian steroid deksametason, Dr Brian Garibaldi mengatakan tim dokter kemungkinan akan menggunakan obat itu secara rutin untuk sang presiden.

"Dia menerima dosis pertamanya kemarin dan rencana kami adalah melanjutkannya untuk saat ini," kata Garibaldi.

Sebelum terinfeksi virus Corona, Donald Trump diketahui menjadi salah satu tokoh publik dan pemimpin dunia yang meremehkan risiko pandemi Covid-19.

Pada debat pertama calon presiden AS, Selasa (29/9/2020), Trump sempat kembali menegaskan bahwa pengunaan masker wajah tidaklah penting-penting amat untuk melawan pandemi Covid-19.

Dia juga mengolok-olok lawan politiknya, Joe Biden, yang dia sebut menggunakan masker terlalu besar di wajahnya.

Virus Corona telah menginfeksi sekitar 7,4 juta warga Amerika Serikat, di mana 209.000 orang telah meninggal dunia. Kondisi itu menyebabkan kemerosotan ekonomi dan membuat banyak orang kehilangan pekerjaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minggu Depan, Perda Wajib Pakai Masker Resmi Berlaku di Kabupaten Gowa

Minggu Depan, Perda Wajib Pakai Masker Resmi Berlaku di Kabupaten Gowa

Sulsel | Senin, 05 Oktober 2020 | 10:13 WIB

20 Kasus Baru Covid-19 Terdeteksi di China

20 Kasus Baru Covid-19 Terdeteksi di China

Sumut | Senin, 05 Oktober 2020 | 10:00 WIB

Dinkes Telusuri Video Viral Warga Buka Paksa Peti Mati Pasien Covid-19

Dinkes Telusuri Video Viral Warga Buka Paksa Peti Mati Pasien Covid-19

Jabar | Senin, 05 Oktober 2020 | 10:15 WIB

Tanggapi Soal "Mengcovidkan", Perhimpunan Rumah Sakit Jawab Ini

Tanggapi Soal "Mengcovidkan", Perhimpunan Rumah Sakit Jawab Ini

Riau | Senin, 05 Oktober 2020 | 10:05 WIB

Cerita Pendeta Thomas yang Terpapar Covid-19, Tapi Istrinya yang Meninggal

Cerita Pendeta Thomas yang Terpapar Covid-19, Tapi Istrinya yang Meninggal

Video | Senin, 05 Oktober 2020 | 10:00 WIB

Terkini

Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak

Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:47 WIB

Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita

Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:38 WIB

Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733

Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:30 WIB

DPR Ragukan Status Pesantren Predator Seks di Pati: Itu Hanya Kedok!

DPR Ragukan Status Pesantren Predator Seks di Pati: Itu Hanya Kedok!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:30 WIB

Erupsi Gunung Dukono: 3 Pendaki Masih Hilang, Tim SAR Berpacu dengan Waktu

Erupsi Gunung Dukono: 3 Pendaki Masih Hilang, Tim SAR Berpacu dengan Waktu

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:20 WIB

ABK Hilang Usai Kapal Ditabrak Kargo di Perairan Kalianda Belum Ditemukan

ABK Hilang Usai Kapal Ditabrak Kargo di Perairan Kalianda Belum Ditemukan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:01 WIB

Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi

Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:52 WIB

Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak

Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:49 WIB

Wanti-wanti Komisi X DPR: Kebijakan Guru Non-ASN Jangan Lumpuhkan Pendidikan

Wanti-wanti Komisi X DPR: Kebijakan Guru Non-ASN Jangan Lumpuhkan Pendidikan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:43 WIB

Fakta-fakta Pelarian Kiai Ashari Pati, Kabur ke Jakarta hingga Bogor dan Berakhir di Wonogiri

Fakta-fakta Pelarian Kiai Ashari Pati, Kabur ke Jakarta hingga Bogor dan Berakhir di Wonogiri

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:35 WIB