Teh dan Kopi Mengandung Kafein, Mana yang Baik Dikonsumsi di Pagi Hari?

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 29 Januari 2021 | 13:52 WIB
Teh dan Kopi Mengandung Kafein, Mana yang Baik Dikonsumsi di Pagi Hari?
Ilustrasi wanita minum segelas air (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Kopi dan teh, minuman berkafein yang menjadi favorit hampir semua orang, memang paling nikmat dikonsumsi sebelum memulai aktivitas.

Jika dikaitkan dengan kesehatan, mana sebenarnya yang lebih baik untuk di konsumsi di pagi hari?

"Tergantung pada orangnya," kata Tamar Samuels, ahli diet dan salah satu pendiri Culina Health.

Samuels menjelaskan bahwa preferensi seseorang tergantung pada reaksi tubuh terhadap setiap minuman yang akan dikonsumsinya.

Baik kopi maupun teh mengandung kafein, efeknya dapat dialami dalam waktu 45 menit setelah dikonsumsi dan dapat berlangsung antara tiga hingga 10 jam, tergantung pada metabolisme orang tersebut.

Ilustrasi Kopi (Unsplash @nate_dumlao)
Ilustrasi Kopi (Unsplash @nate_dumlao)

Efek kafein terhadap tubuh dan pikiran di pagi hari

Huffingtn Post melaporkan bahwa kadar kafein secangkir kopi hitam 226,7 gram sekitar 95 miligram, sedangkan teh hitam dalam jumlah yang sama mengandung 48 miligram. Dari penjelasan ini, kopi hitamlah yang memiliki efek kafein paling mudah dirasakan.

"Kita memetabolisme kafein di dalam hati, dan beberapa orang mengalami mutasi genetik yang membuat mereka mempercepat atau memperlambat metabolisme kafein," sambungnya.

Kafein dimetabolisme oleh enzim di hati yang dikodekan oleh gen CYP1A2. Sekitar setengah dari populasi dunia memiliki varian gen yang menyebabkan lambatnya proses stimulan, dan ini sulit untuk mengujinya secara genetik.

"Cara terbaik menilai toleransi kafein adalah dengan memantau gejala setelah mengonsumsinya dan menanyakannya ke ahli gizi," tuturnya lagi.

Sebagai aturan praktis, jika tubuh merasa gelisah, sulit tidur, dan detak jantung menjadi cepat setelah asupan kafein, cobalah untuk tidak mengonsumsinya terlalu banyak.

Ilustrasi teh kombucha. (Unsplash/Megumi Nachev)
Ilustrasi teh kombucha. (Unsplash/Megumi Nachev)

Tingkat stres juga dapat memengaruhi cara tubuh menangani kafein. Sebab, kafein dan stres dapat meningkatkan kadar kortisol, yang berdampak buruk bagi tubuh dalam jangka panjang.

Efek yang ditimbulkan dari stres kronis terhadap kafein adalah insomnia, masalah pencernaan, kecemasan, dan tekanan darah tinggi.

Namun, penting untuk dicatat bahwa hanya sejumlah besar kafein yang cukup meningkatkan kadar kortisol pemicu efek negatif, sedangkan stimulan dalam jumlah kecil hingga sedang dapat memberi manfaat kesehatan.

Di sisi lain, tubuh manusia secara alami akan mengeluarkan kadar hormon kortisol tinggi di pagi hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hati-hati, Ini Bahaya Minum Kopi Setiap Hari

Hati-hati, Ini Bahaya Minum Kopi Setiap Hari

Video | Kamis, 28 Januari 2021 | 07:00 WIB

Penjual Kopi di Serangan Viral, Emak-emak Was-was Suami Mancing ke Sana

Penjual Kopi di Serangan Viral, Emak-emak Was-was Suami Mancing ke Sana

Bali | Rabu, 27 Januari 2021 | 14:17 WIB

Lansia Harus Lebih Banyak Minum Teh, Ini Efeknya Pada Tubuh!

Lansia Harus Lebih Banyak Minum Teh, Ini Efeknya Pada Tubuh!

Health | Rabu, 27 Januari 2021 | 14:26 WIB

Terkini

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB